31.3 C
Jakarta
Thursday, August 11, 2022

Achmad Albar, Ian Antono & Blue Fire Project, Bawakan Dangdut di Gunung Bromo

Muhamad Ihsan Menulis dari Gunung Bromo Jawa Timur

- Advertisement -
- Advertisement -

Blue Fire Project (BFP) pimpinan Bintang Indiranto yang memadukan jazz dengan musik tradisional Banyuwangi tampil mengesankan di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (22/7/2022) malam

BFP mengeksplorasi musik jazz dan musik etnik khas Banyuwangi yang kental. Lagu yang tersaji terasa unik, karena memadukanan jazz dengan rock bahkan juga metal dengan angklung Banyuwangi. Nuansa etnik terdengar kental menyeruak udara.

“Dua lagu pertama adalah penghormatan kepada almarhum Djaduk dan semua teman-teman kita yang telah mendahului kita. Perpisahan memang menyakitkan. Tapi, kita yakin, suatu hari nanti kita akan bertemu lagi,” kata Bintang Indrianto.

Setelah itu, Bintang mengundang Achmad Albar dan Ian Antono ke panggung. Dua pentolan God Bless ini akan bermain diiringi BFP

- Advertisement -

Sebagai pembuka, lagu “Panggung Sandiwara” langsung berkumandang dan disambut meriah penonton.

Panggung Sandiwara” merupakan lagu legendaris karya Achmad Albar bisa dipanggil Iyek. Dan menjadi sangat identik dengan suara Achmad Albar.

Lagu ini dirilis pertama kali pada 1973, lewat album keempat Duo Kribo bertajuk Duo Kribo Original Soundtrack.

“Sudah 2 tahun vakum akhirnya bisa ketemu lagi Terima kasih sudah dapat kesempatan main di Jazz Gunung oleh Pak Sigit dan main sama Blue Fire,” kata Iyek menyapa penonton.

Kemudian Iyek membawakan lagu Semut Hitam yang sontak membuat penonton ikut bergoyang bersama.

Baca Juga :  Michael Learns To Rock Tetap Bertahan Setelah 25 Tahun

Lagu “Semut Hitam” merupakan judul lagu sekaligus judul Album God Bless yang dirilis pada tahun 1988. Lagu ciptaan Donny Fatah dan Jockie Suryoprayogo ini meledak di pasaran dan menjadi bagian sejarah yang membuat album ini jadi album terlaris God Bless sepanjang sejarah.

Panggung kemudian terdengar menyuarakan atmosfer musik Timur Tengah dipadu sentuhan musik rock. Menarik.

Ini salah satu lagu Iyek yang bercorak dangdut, dan ditata Ian Antono menjadi dangdut yang tidak serampangan.

Lagu ini termuat dalam album solo Achmad Albar yang dirilis di bawah bendera Sky Record pada tahun 1979.

“Zakia belum pernah dibawakan di panggung. Ini ciptaan Ian Antono dan saya, kami hadirkan malam ini special untuk Anda,“ ucap Iyek.

“Terima kasih untuk semua. Kita jumpa lagi lain waktu sampai jumpa! Anda semua luar biasa rumah kita di Indonesia,” ucap Iyek memberikan salam perpisahan.

Panggung hari pertama Jazz Gunung Bromo 2022 pun usai. Waktu sudah menunjukan pukul 22.00 malam. Dingin dan suhu di gunung Bromo makin mengigit tulang. Namun ada perasaan riang juga hangat di dalam hati. Ada Zakia yang masih terus terngiang-ngiang…. XPOSEINDONESIA Foto : Muhamad Ihsan

ahmad albar 01
ahmad albar 01
ahmad albar ian antono dan blue fire project
ahmad albar ian antono dan blue fire project
denny chasmala ian antono ahmad albar
denny chasmala ian antono ahmad albar
denny chasmala ian antono bintang indrianto
denny chasmala ian antono bintang indrianto
- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -