27.9 C
Jakarta
Thursday, December 2, 2021

Mayson : Menyanyi Sambil Kampanye Potong Tali Masker Bekas

- Advertisement -
- Advertisement -

Menyimak  akun Instagram  penyanyi anak-anak, Mayson Alfath Setiawan (9 tahun), seperti melihat gambaran anak remaja cerdas dan superaktif.  

Selain memajang aktvitas sehari-hari, pelajar kelas IV SD di Mentari Intercultural SchoolJakarta  ini juga memposting  tugas tugas sekolah, baik baik dalam bentuk presentasi  yang disampaikan dalam Bahasa Inggris mapun art project

“Di samping menyanyi,  pelajaran di sekolah yang saya sukai matematika dan menggambar. Di luar sekolah ikut les ngaji, les vocal, drum dan piano,’” kata Mayson yang baru merilis  lagu berbahasa Inggris berjudul “Dad”. Lagu ini telah diedarkan secara digital di semua platform musik.

“Dan musik video  dari lagu “Dad” sudah  diposting di Channel Youtube aku @Mayson Setiawan,” ungkap putra tunggal Minela Triani dan Barry Setiawan ini. “Bantu like dan subscribe ya!” katanya  pria muda ini seperti layaknya suara para Youtubers.

- Advertisement -

Dalam akun Youtube miliknya pula, Mayson juga memposting, ia sedang menyanyikan lagu berbahasa asing.  

“Ada lagu “Tomorrow” yang dulu terkenal dinyanyikan oleh Annie, dan “Love of My Life”  yang dinyanyikan Queen,” ungkap Mayson.

Memuja Papa dan NBA

Lagu “Dad” sendiri memang sengaja diciptakan secara khusus dan menjadi single perdana Mayson secara professional.

Lirik lagu itu menurut Mayson, punya arti yang sangat dalam. “Aku sampai nangis waktu Mama kasih tahu arti sesungguhnya,” kata pria cilik kelahiran Jakarta, 7 Mei 2011.

“Dad” adalah  sebuah lagu  yang  musik  dan liriknya digarap Aisyah  Adjani. Lagu itu berisi ekspresi cinta dan ucapan terima kasih seorang anak kepada ayahnya.

“Karena orang tua sudah memberikan  pengorbanan  yang besar untuk ankanya. They sacrifice a lot for us and we have to appreciate what they do to us,” kata Mayson.

Dalam keseharian, Mayson juga memuja sang Papa.  “Dad  saya adalah ayah yang selalu berusaha membuat keluarganya bahagia,” kata Mayson dalam barisan kata kata  cerdas.

“Saat yang paling menyenangkan bersama Dad, adalah ketika Dad pertama kali ngajarin main basket. Dan sampai sekarang, aku senang dengan basket dan menjadi big fans of NBA Team,” ujarnya dengan senyum.

Baca Juga :  KRAKATAU REUNION TOUR 2016

Single Kedua & Kampanye Lingkungan Hidup

Di tengah situasi pandemic yang berkepanjangan,  “Aku belum sempat membawakan lagu “Dad” secara live,’ kata  Mayson yang bergabung dalam kelompok Choir The Resonanz Children.

I feel like having my second family there,” kata Maysontentang Choir The Resonanz Children.

Bersama The Resonanz pula, Mayson pernah beberapa kali tampil dalam live konser.  Misalnya dalam pagelaran, “When you Wish Upon A Star”  (Desember 2019).  Dan juga dalam live virtual “Simfoni Untuk Bangsa” (2021).

Menurut Mayson, dua konser  itu  dirasakannya sangat berkesan.  Pada konser “When you Wish Upon A Star”, mereka membawakan lagu lagu Disney.  “Aku tampil   membawakan “It’s a Small World” dalam 3 bahasa sekaligus (Indonesia, English dan Mandarin),” kata Mayson yang memang aktif berbahasa asing di sekolah.

Sementara dalam konser virtual “Simfoni Untuk Bangsa” bersama Avip Priatna, Jakarta Concert Orchestra, Mayson merasa terkesan  karena  untuk pertama kalinya,  ia  bersama teman-teman naik panggung  mengenakan piyama. 

“Karena kita menyanyikan lagu bertema sebelum tidur.” ujar Mayson yang  kini sedang dalam proses merekam single keduanya  bertajuk “Bumi”.

“Nanti lagunya ditulis berbahasa Indonesia dengan beat-nya lebih lembut, tidak seperti lagu sebelumnya.  Isi liriknya  berupa pesan untuk anak Indonesia agar lebih mencintai alam kita,” kata Mayson yang ikut mengkampanyekan Potong Tali Elastis Masker sebelum dibuang di  dalam  akun Instagramnya.

Menurut Mayson, sampah masker yang dibuang sembarangan, telah mengganggu kehidupan  fauna di laut dan di darat. Burung-burung terjebak dengan masker tersangkut di kakinya.

“Yuk, potong tali elastis masker sebelum dibuang! Kita harus menyayangi semua makhluk yang tinggal bersama kita di planet ini. Teruskan, bagikan kepada yang lain dengan merepost postingan ini,” tulis Mayson.

Postingan yang memperlihatkan jutaan masker bekas  menumpuk  dan diambil dari laut dengan burung burung yang terjerat tali masker itu, diupload Mayson pada 3 September 2021.  

Dan hingga  tulisan ini dirilis,  postingan Mayson sudah mendapat like  lebih dari 1.030! Sebuah upaya kampanye  yang hebat dari bocah pintar yang  baru berumur 9 tahun! XPOSEINDONESIA. Foto Dok. Mayson

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -