Dwangsa9 Indonesian Restaurant Hadirkan Pop Up Warung Jaksel, Sajikan Kuliner Nusantara Mulai Rp35 Ribu

Menyambut peringatan HUT ke-499 Jakarta menuju lima abad kota, Dwangsa9 Indonesian Restaurant di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa menghadirkan program kuliner bertajuk Pop Up Warung Jaksel: Rasa Kuliner Ibu Kota. Konsep ini mengangkat pengalaman menikmati hidangan Nusantara layaknya warung makan tradisional, namun dikemas lebih modern, nyaman, dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat urban.

Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman makan siang yang praktis sekaligus akrab bagi pekerja kantoran, keluarga, maupun anak muda yang ingin menikmati ragam cita rasa Indonesia dengan harga terjangkau.

General Manager THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Eva Rosdiana, mengatakan konsep Warung Jaksel berangkat dari kebiasaan masyarakat perkotaan yang lebih menyukai memilih langsung lauk sebelum bersantap.

“Anak-anak Jaksel sekarang sukanya melihat makanannya dulu, baru memilih apa yang ingin mereka makan. Kami menghadirkan pengalaman itu, tetapi dengan harga yang tetap terjangkau untuk pekerja kantoran,” ujar Eva.

Berbeda dengan konsep buffet, Warung Jaksel menawarkan sistem pemilihan lauk secara langsung seperti di warung makan tradisional. Pengunjung dapat menentukan sendiri menu sesuai selera dengan berbagai pilihan lauk Nusantara yang disiapkan setiap hari.

Paket Warung Jaksel tersedia mulai Rp35.000, terdiri dari nasi, sayur, telur, dan sambal sebagai pilihan praktis untuk makan siang. Sementara itu, Nasi Campur Nusantara dibanderol mulai Rp50.000 nett, sudah termasuk nasi, satu pilihan protein, sayur, sambal, gorengan, dan es teh manis. Bagi yang ingin menikmati lebih banyak lauk, tersedia pula pilihan protein tambahan.

Program Pop Up Warung Jaksel hanya tersedia pada jam makan siang, yakni setiap Senin hingga Jumat pukul 11.00–14.00 WIB, dan akan berlangsung hingga Agustus 2026. Menurut Eva, waktu operasional tersebut dipilih agar sesuai dengan jam istirahat pekerja di kawasan perkantoran sekitar Darmawangsa.

Tak hanya melayani makan di tempat, Dwangsa9 juga menyediakan layanan katering. Untuk area sekitar restoran, pemesanan mulai satu porsi sudah dapat diantar. Sementara untuk lokasi yang berjarak lebih dari lima kilometer, layanan katering tersedia dengan minimal pemesanan sebanyak 30 paket.

Sementara itu, Executive Chef THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Chef Yoel, menjelaskan bahwa Warung Jaksel bukan sekadar menghadirkan konsep warteg, melainkan memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara dalam satu pengalaman bersantap.

“Kami menghadirkan makanan Nusantara dalam satu wadah. Kalau warteg identik dengan makanan rumahan, kami mengemas berbagai cita rasa Nusantara dengan racikan khas Dwangsa9,” jelas Chef Yoel.

Ia menambahkan, menu yang disajikan akan terus berganti melalui sistem rotasi harian agar pengunjung selalu mendapatkan pengalaman berbeda. Meski demikian, beberapa menu favorit seperti tempe, telur balado, serta aneka sambal akan tetap tersedia setiap hari.

Sebagai pembuka program, Dwangsa9 mengangkat tema kuliner Betawi dengan menghadirkan berbagai hidangan khas, mulai dari Semur Tahu Jengkol, Sop Betawi, hingga Bir Pletok sebagai minuman tradisional khas Jakarta. Ke depannya, restoran ini juga akan menghadirkan tema kuliner dari berbagai daerah di Indonesia secara bergantian.

Selain paket Warung Jaksel, pengunjung tetap dapat menikmati berbagai menu andalan Dwangsa9, di antaranya Soto Betawi seharga Rp145.000 per porsi, Bir Pletok seharga Rp45.000 per gelas, serta Selendang Mayang sebagai hidangan penutup khas Betawi yang dibanderol Rp45.000 per porsi.

Melalui Pop Up Warung Jaksel, Dwangsa9 Indonesian Restaurant ingin menghadirkan suasana makan siang yang hangat, nyaman, dan penuh nostalgia, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan kuliner Nusantara yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jakarta. Program ini juga menjadi bentuk perayaan HUT Jakarta ke-499 dengan menghadirkan pengalaman bersantap yang mengangkat cita rasa Indonesia dalam balutan konsep modern yang dekat dengan keseharian masyarakat ibu kota. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles