CLBK: Saat Cinta Pertama Bertemu Lagi Setelah 50 Tahun, Bisakah Berakhir Bahagia?

Film drama romantis biasanya identik dengan kisah cinta anak muda yang sedang dimabuk asmara. Namun bagaimana jika kisah cinta yang belum selesai justru datang dari sepasang kakek dan nenek yang dipertemukan kembali setelah lebih dari setengah abad berpisah?

Premis unik itulah yang diangkat dalam film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) yang akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026. Mengusung genre komedi romantis keluarga, film produksi MIR Productions ini menawarkan cerita yang hangat, menghibur, sekaligus menyentuh tentang kesempatan kedua dalam cinta.

Di pusat cerita terdapat Akung Abi yang diperankan oleh Slamet Rahardjo dan Nin Sita yang dimainkan oleh Widyawati. Keduanya pernah saling mencintai di masa muda, namun hubungan tersebut berakhir meninggalkan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh.

Puluhan tahun berlalu, kehidupan mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang tak terduga. Pertemuan itu justru memicu konflik baru ketika cucu-cucu mereka, Raka dan Ambar, sedang mempersiapkan pernikahan.

Yang membuat film ini terasa segar adalah keberhasilannya memadukan dua kisah cinta dari generasi berbeda. Penonton diajak melihat perjalanan cinta Abi dan Sita saat muda melalui karakter yang diperankan Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah, sekaligus menyaksikan bagaimana masa lalu mereka memengaruhi hubungan Raka dan Ambar di masa kini.

Tak hanya menghadirkan cerita romantis yang manis, CLBK juga dibumbui humor ringan yang membuat alur film terasa lebih hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kehadiran para pemain seperti Sintya Marisca, Iskak Khivano, Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila semakin memperkaya dinamika cerita.

Sutradara sekaligus penulis film, Ivander Tedjasukmana, mengungkapkan bahwa CLBK merupakan proyek yang telah lama ia simpan sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk diproduksi.

“Film ini sudah lama tersimpan dalam library saya, hampir 10 tahun. Baru mendapat kesempatan diproduksi tahun lalu dan akhirnya bisa tayang pada 2026. Rasanya luar biasa,” ujar Ivander saat konferensi pers di Jakarta.

Menurutnya, bekerja bersama dua legenda perfilman Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“Mengarahkan dua senior dalam satu frame menjadi tantangan tersendiri. Tapi karena mereka sangat berpengalaman, cukup diberikan sedikit arahan dan langsung memahami apa yang diinginkan. Saya belajar banyak dari Pak Slamet Rahardjo dan Ibu Widyawati.”

Sementara itu, Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, menilai CLBK menawarkan cerita yang berbeda dibanding film romantis pada umumnya.

“Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman di dalamnya bisa saja terjadi pada siapa saja. Kita membutuhkan film-film seperti ini untuk dinikmati penonton Indonesia. Saya sangat puas dengan hasil akhirnya.”

Ia juga menegaskan bahwa CLBK bukan sekadar drama romantis.

“Walaupun bergenre drama romantis, film ini memiliki unsur komedi yang cukup kuat. Para pemain berhasil membawakan karakternya dengan sangat baik. Kalau ingin melihat adu akting lintas generasi yang menarik, film ini wajib ditonton di bioskop mulai 2 Juli nanti.”

Dalam film ini, kebahagiaan Raka dan Ambar yang sedang mempersiapkan pernikahan mendadak terganggu ketika Sita mengetahui bahwa kakek Ambar, Abi, adalah sosok yang pernah menghancurkan hatinya di masa muda. Keputusan Sita membatalkan acara keluarga memicu ketegangan yang perlahan merembet hingga ke hubungan Raka dan Ambar.

Upaya memperbaiki keadaan justru membawa Abi dan Sita kembali bertemu. Namun alih-alih berdamai dan melupakan masa lalu, keduanya malah menemukan kembali perasaan yang selama ini terpendam. Dari sinilah berbagai konflik, kejutan, dan momen mengharukan mulai bermunculan.

Dengan perpaduan drama keluarga, komedi, nostalgia, dan kisah cinta yang tidak biasa, CLBK menawarkan perspektif bahwa cinta tidak mengenal usia. Kadang, perasaan yang pernah hilang bisa kembali hadir ketika waktu memberikan kesempatan kedua. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles