25.8 C
Jakarta
Tuesday, July 27, 2021

FFWI 2021 Digelar Oktober. Bakal jadi Golden Globe ala Indonesia

Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke 11, bakal digelar di Jakarta pada bulan Oktober 2021.  

Peluncuran FFWI 2021 dilakukan melalui zoom meeting, diresmikan oleh Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Riset & Teknologi, Ahmad Mahendra, Rabu 7/7/2021.

“FFWI ke 11 ini akan memperlihatkan komitmen wartawan terhadap film Indonesia,” kata Ahmad Mahendra.

“Karakter wartawan yang independen, kritis, peka, sangat dibutuhkan dalam perkembangan industri perfilm Indonesia  dan peran itu telah terlihat  dari jaman ke jaman. Karena itu kami sangat mendukung terlaksananya festival ini!” lanjut Mahendra lagi.

Bukan Pertama, Tapi ke XI

- Advertisement -

Wina Armada Sukardi,  selaku Ketua Tim Tujuh yang menggagas FFWI ke 11 menyebut alasan festival ini dinamakan FFWI.  

“Karena keterlibatan wartawan dalam dunia perfilman Indonesia sudah berlangsung lama, atau hampir sama panjangnya dengan sejarah perfilman Indonesia itu sendiri.” ujar Wina.

“Sejarah mencatat  film Indonesia pertama, dalam artian seluruh pekerjanya terdiri dari orang Indonesia, dipelopori oleh Usmar Ismal, yang notabene juga seorang wartawan,”  lanjut Wina lagi.

Sementara tu, penyelenggaraan festival film di Indonesia,  memang bukan hal baru untuk para wartawan.

Sebut misal sejak Festival Film Indonesia (FFI) pertama tahun 1955, wartawan sudah ikut bahu membahu dengan para insan film dalam menyelenggarakan festival tahunan itu.

Tetapi penyelenggaraan festival film oleh juri yang seluruh wartawan, antara lain, baru tercatat pada tahun 1970 manakala PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menyelenggarakan Pemilihan The Best Actor dan The Best Actress selama enam tahun berturut-turut. 

Kemudian  lahir Festival Film Jakarta yang diadakan oleh dua tabloid berbeda dengan juri para wartawan film, masing-masing pada tahun 2006 dan 2007. Tradisi itu berlanjut pada tahun 2016 dan tahun 2017 dengan nama Usmar Ismail Awards (UIA).

“Nah, “semangat” dan ‘roh” penyelenggaraan festival film oleh wartawan itulah yang kemudian kami adopsi dan kami jadikan bagian dari sejarah tak terpisahkan dalam penyelenggaraan festival film oleh wartawan, termasuk penghormatan kami kepada para pendahulu wartawan yang telah melaksanakan festival film oleh para wartawan,” ungkap Wina lagi.

Berdasarkan data itulah, Tim Tujuh menyebut festival ini sebagai Festival Film Wartawan Indonesia, sekaligus dihitung merupakan FFWI XI, dan bukan yang pertama.

Bioskop & OTT Bersaing

Wina juga menyebut akan ada 40  orang wartawan dari seluruh Indonesia yang dipilih menjadi juri. “Nantinya penjurian akan diketuai pengamat film senior, Yan Wijaya!” kata Wina sambil menyebut FFWI dimaksudkan sebagai Golden Globe-nya Indonesia.

“Kriteria menjadi anggota dewan juri sendiri adalah meeka terbukti memang melakukan pekerjaan wartawan, memiliki kartu pers,  setidaknya memiliki 5 tulisan  tentang film dalam kurun waktu tahun 2020-2021. Soal umur tidak jadi masalah!”

Yan Wijaya  menyebut karena adanya pandemi Covid 19 yang membuat bioskop  sepanjang setahun ditutup, ia mencatat  sampai  September 2020,  ada sekitar 30 judul film Indonesia yang tayang di bioskop

Blessing  in disguise  bioskop ditutup, film Indonesia  bisa menayang di layanan OTT (Over The Top), secara streaming  lewat Netflix dan Disney. Di layanan OTT  tercatat sekitar 50 judul yang sudah menayang. Jadi total film yang  akan dinilai oleh juri FFWI adalah 80 judul!”  ungkap Yan

Menurut Yan, genre film Indonesia yang banyak diproduksi antara tahun 200-2021 adalah drama, komedi dan horror.

“Film laga sebetulnya ada yang dirilis, tapi jumlahnya belum memadai. Begitu  pula  film animasi dan dokemunter, jumlah benar benar sangat terbatas!” Ungkap Yan sambil menyebut ada sembilan kategori penilain Terbaik yang dinilai dewan juri, yakni film, sutradara, pemain utama, pemain pembantu, dan lain-lain.

“Karena juri didatangkan dari beberapa kota di Indonesia,  seperti Medan, Makassar, maka teknis  kerja  juri akan dilakukan secara online dan off line mulai 1 hingga 27 oktober,” ungkap Yan.

Malam puncak FFWI akan digelar pada 28 Oktober 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah pemuda, “Semua dewan juri akan dihadirkan!” ujar Yan

Aktor, sutradara dan politikus Deddy Mizwar yang ikut hadir dalam zoom meeting menyebut, sangat mendukung pelaksanaan FFWI.

Deddy juga mengusulkan, “Perlu dibuat peniaian tentang Penulisan Kritik Film seperti dulu. Saya juga berharap FFWI bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ungkap Deddy Mizwar. XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dokumentasi FFWI 2021

Story of Kale
Zoom Meeting FFWI 2021
Story of Kale
Melankolia
Mariposa

Latest news

Related news