25 C
Jakarta
Thursday, April 15, 2021

Gema Citra Nusantara Harumkan Indonesia di Jalan Sunyi

Keunggulan Indonesia di mata dunia adalah kesenian tradisinya. Sanggar Seni Gema Citra Nusantara (GCN) mempelajari bahkan memodernisir seni tradisi. Bekerjasama dengan Kiny Tours yang memiliki lisensi Internasional, kolaborasi ini membawa nama Indonesia ke  Pentas Seni Dunia.

Kebanggaan Indonesia

Tak ada satu negara pun di dunia yang memiliki kekayaan produk seni dan  budaya seperti Indonesia, di bidang musik, tari, kesenian tradisi, produk fashion,  peninggalan budaya seperti candi, dan banyak lainnya. Ribuan jumlahnya, bisa jadi destinasi wisata, “ kata etnomusikolog Franki Raden, yang pernah bekerjasama dengan GCN  ambil bagianpada  Jeonju International  Arts Festival, Korea, Oktober 2014. Salah satu festival seni terbesar di Asia.

“Yang dimiliki Indonesia di bidang seni tradisi itu, unggul di persaingan global. Gema Citra Nusantara yang punya misi melestarikan dan mengembangkan seni tradisi,  memberi edukasi pada masyarakat luas, ternyata lewat seni pun bisa memperkuat NKRI, “ sambung Rully Chairul Azwar, mantan Ketua Komisi X DPR  Pak Rully aslinya ‘seniman banget’, karena pernah memiliki album rekaman, salah satu lagu ciptaannya dinyanyikan Nicky Astria.

Ketua Umum GCN, Mira Marina Arismunandar menjelaskan, “Visi GCN, menjadikan generasi muda sebagai individu yang berbudaya, misinya menggelar berbagai kegiatan yang didalamnya mencakup nilai-nilai budaya Indonesia, misalnya tari, musik, dan kostum daerah.

GCN juga mengadakan kegiatan pengajaran di sekolah-sekolah, di komunitas anak muda yang interes di bidang seni budaya, secara gratis, Tapi, jika mendapat undangan pementasan maupun kompetisi, terutama di luar negeri, orang tua siswa harus ikut membiayai, sehingga kami tidak harus disibukkan cari sponsor yang besar,”

Sebagai Sanggar Seni, GCN memiliki nomor tari yang menjadi unggulannya dalam pentas di Indonesia dan LN, antaralain dari Aceh, Sumatera Barat, Melayu, Betawi, Jawa Barat, Bali, Kalimantan, Sumatera Selatan, dan beberapa tarian yang menjadi beda, setelah dimodivikasi oleh koreografernya, Mira Arismunandar, misalnya Tari Kipas atau tari asal Aceh. Mira adalah Alumni Sospol Unpad, puteri mantan Rektor ITB dan Mendikbud Wiranto Arismundandar

Untuk melatih tari Aceh, Mira biasanya mengajak sang Guru tari  Aceh, Marzuki atau biasa disebut Pak Juki.  “Kalau kita membawa kesenian ke  luar negeri  selalu mendapat  tanggapan hebat. Jika kita ikut festival tari, dipastikan menang dan mengharumkan nama bangsa. Namun,  di negerinya sendiri, tarian  kurang mendapat dukungan,” ungkap Pak Juki dengan tercekat dalam oress conference GCN di Jakarta Selatan, 29/06.

Untuk sampai ke LN, GCN dapat rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (waktu kabinet SBY), Kemendikbud, Djarum Bakti Budaya, dan tak kalah menarik, kerjasama GCN dengan Kiny Tours, perusahaan travel agent yang juga memiliki interes di bidang seni budaya.

“Kiny Tours punya visi dan misi yang sama dengan GCN, mengangkat budaya Indonesia ke pentas dunia. Untuk sampai pada tingkat dunia macam itu, Kiny Tours mengurus sendiri untuk menjadi member International Organization of Folk Art dan member European Association of Folklore Festival.

Untuk menjadi anggota dari organisasi ini, persetujuannya datang dari UNESCO. Dengan begitu, jika ada undangan tampil di LN untuk GCN  atau Kiny Tours diminta menyiapkan penari atau pemusik buat tampil di festival seni di LN, Kiny Tours dan GCN mudah bekerjasama. Ini amat membanggakan Indonesia, karena rombongan artis yang dibawa GCN dan Kiny Tour, sering menang dalam kompetisi di luar negeri, “ kata  Kiki Puspita Sari, Direktur Kiny Tours.

Galang Budaya Nusantara

Sanggar Gema Citra Nusantara ( GCN ) didirikan tahun 2004 oleh Mira Arismunandar, Dicky S, Andini Karissa, Indah Alamanda dan Karina  Laksminingrum, memiliki kegiatan Galang Budaya Nusantara, yakni aktivitas melestarikan kebudayaan tradisi dan menanamkan  rasa cinta pada nilai budaya Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah, dari SD sampai SMA sederajad  atau kelompok masyarakat yang interes di bidang seni, khususnya tari. Team kreatif GCM, menghubungi sekolah-sekolah, mengajar tari, musik, sampai mengantarnya mengikuti festival atau kompetisi seni di luar negeri.

“Dengan SMP Al Ikhlas, kami menjadi juara I di Superdance from Folk to Modern di St Petersburg, Rusia, ini kerjasama pertama dengan Kiny Tours, saya sebagai Art Director-nya, “ kata Mira Arismunandar. Ibu tiga  puteri yang juga penari : Karina, Karissa dan Kirana ini adalah isteri seorang Diplomat yang bertugas di KJRI Sydney, Dicky Soerjanatamihardja, MA. Dicky juga bertugas sebagai Anggota dewan Pembina GCN bersama Rully Chairul Azwar, TrIesna Jero Wacik dan Marzuki Hasan. Dengan SMP Al Ihlkas pula, Mira selaku Art Director memenangi XX International Dance Festival Gorzow, 2013, Polandia.

Dalam kelompok tari ini, ada seorang penyanyi dan penari yang populer lewat Swittins Girlband, yakni Cinta Swittins, puteri instruktur musik Elsa Sigar. Pada tahun 2012, dengan SD Islam Al Ikhlas, selaku Pelatih Tari, memenangi Juara I Grand Prix de Folklore 23, International Dance Festival for Children, di Damgarten, Jerman. 

Sekolah lain yang pernah membuka kerjasama degan GCN dengan Mira Arismunandar sebagai pelatih tari  adalah SMA Bakti Mulya, SMA I Pamijahan – Bogor, SMA Cendrawasih Jakarta, SMA 24, MTS Pamulang, Mira juga menjadi Staf Pengajar di Institut Musik Daya Indonesia

Bersama GCN dengan beberapa sekolah itu juga pernah tampil mengikuti Arts Festival atau mengisi acara di KBRI, KJRI di Itali, Inggris, Spanyol, Ryadh, Jepang, Swiss. Australia, Hungaria, Kanada, Belanda, Hongkong, China, Slovakia, Slovenia, Kenia,…….

Dengan kelangan artis / seniman diluar Franki Raden dan Cinta Swittins, GCN pernah membuka kerjasama dengan  Mario Ginanjar ‘Kahitna’ dalam pergelaran tari musik di Hongkong, dan Tompi tampil menyanyi lagu Aceh untuk mengisi musik pada tari Rapai Kipah, yang digelar di Kota Baru Parahyangan, Bandung, tahun 2012.

“Bagi kami, ini sebuah pengalaman luar biasa, sebelum tampil kembali di Inggris, China dan Jepang berturut-turut pada bulan Juli, Agustus dan Oktober 2015 nanti, “ kata Mira.

Kini Tours bersama GCN siap ke Inggris dan Jepang

Kiny Tours dibangun tahun 2006 oleh pasangan muda Kiki Puspita Sari (Direktur) dan Chicco Andalika (Direktur Oparasional) didukung oleh Argya Ganesha (Manajer Umum), dan Andi Syafruddin, SE, MM. (Commisioner ).

Awalnya hanya karena hobi travelling, tapi lama kelamaan menyukai  berbagai tantangan untuk mendatangi destinasi wisata dengan mengurus keperluannya sendiri dan orang terdekat. Karena suka pada dunia seni, Kiki dan Chicco menjumpai tantangan baru, tatkala mengantar team kesenian Indonesia yang bertugas ke luar negeri, untuk sebuah kompetisi, mengikuti festival seni budaya atau main untuk KBRI dan KJRI di luar negeri.

Pengalaman paling menarik memang waktu Kiny Tours bekerjasama dengan GCN dan SMP Al Ikhlas, mengikuti Super Dance Festival from Folk to Modern di Rusia, April 2014. Kecuali mendapatkan penghargaan, delegasi Indonesia juga bisa bermain di ruang terbuka, dengan  audiens yang heterogen.

Kerjasama kedua dengan GCN kami lakukan di Sea, Sun Lloret de Mar di Spanyol, Mei 2015, bersama SMP Islam Al Ikhlas, dapat Grand Prize, Tante  Mira sebagai Art Director-nya, “ kata Kiki, Sarjana Kedokteran UI  ini.

Setelah menjadi member dari International  Organization of Folk Art (IOV) dan anggota European Association of Folklore Festival di bawah naungan UNESCO,  tugas terdekat yang akan dilakukan Kiny Tours bersama GCN adalah mengikuti Llangolen Eistedfood 2015 yang akan digelar di Llangolen, Inggris, 3 – 8 Juli 2015.

Pada sekitar Oktober 2015, Kiny Tours dan GCN juga akan terbang ke Kyoto, Jepang ambil bagian pada Folk Ido Festival 2015.“Kiny Tours bangga bisa menjadi bagian dari promo wisata dan budaya Indonesia di luar negeri, dan Kiny Tours adalah travel resmi yang mendapat dukungan dari Direktorat Kesenian dan Perfilman Kemendikbud,“ ujar  Kiki  menutup percakapan. XPOSEINDONESIA/Bens Leo Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Latest news

Related news

Enable Notifications    OK No thanks