Diva Ismayana Podium di Thailand Motocross 2026, Ducati MX Team Indonesia Bersinar

Diva Ismayana Podium Thailand Motocross 2026 menjadi kabar membanggakan bagi dunia balap motor Indonesia. Pembalap Ducati MX Team Indonesia itu sukses finis di posisi ketiga pada putaran ketujuh FMSCT Thailand Motocross Championship 2026 yang berlangsung di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand, Minggu (31/5/2026).

Di tengah ketatnya persaingan yang didominasi pembalap tuan rumah dan rider internasional, Diva Ismayana tampil sebagai satu-satunya pembalap Indonesia yang berhasil menembus podium di kelas utama MX1. Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti konsistensi Ducati MX Team Indonesia dalam bersaing di level internasional.

Sejak awal balapan, pembalap asal Bali tersebut menunjukkan performa impresif. Memulai race dari posisi kedua, Diva langsung menjaga ritme dan terus menempel ketat pemimpin lomba. Selama hampir 20 menit balapan berlangsung, ia mampu mempertahankan posisinya sambil menjaga jarak aman dari para pesaing yang berada di belakang.

Peluang meraih posisi runner-up sebenarnya terbuka lebar. Namun, ketika balapan memasuki fase krusial, insiden tak terduga terjadi. Tiga hingga empat lap menjelang finis, Diva terjatuh di tikungan kedua. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan pembalap Thailand, Jiraj Wannalak, untuk merebut posisi kedua.

Meski kehilangan satu posisi, Diva berhasil bangkit dan melanjutkan balapan hingga garis finis. Podium ketiga yang diraihnya menjadi hasil penting bagi Ducati MX Team Indonesia sekaligus menjaga asa Merah Putih di ajang motocross bergengsi Asia Tenggara tersebut.

“Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua saya, dan juga Ducati MX Team Indonesia. Berkat tim, putaran kali ini saya bisa balapan tanpa beban dan tanpa khawatir dengan masalah teknis motor. Hanya saja ada sedikit kesalahan dari saya di akhir balapan yang membuat saya kehilangan posisi kedua,” ujar Diva Ismayana.

Sementara itu, rekan setimnya, M Zidane, juga menunjukkan performa menjanjikan pada awal balapan. Start yang baik membuatnya mampu bersaing di kelompok terdepan dan sempat berada tepat di belakang Diva pada beberapa lap pertama.

Namun karakter lintasan Silver Rock Bike Park yang keras dan menuntut kondisi fisik prima menjadi tantangan tersendiri. Memasuki pertengahan balapan, Zidane mulai kehilangan ritme setelah harus bekerja ekstra mengendalikan Ducati Desmo450 MX.

“Balapan kali ini benar-benar menguras energi. Saya sempat berada di posisi ketiga di belakang Diva setelah start. Namun di pertengahan balapan ada kendala pada suspensi yang membuat tenaga terkuras karena harus menahan karakter motor yang lebih liar,” kata Zidane.

Kondisi tersebut membuat pembalap muda Indonesia itu kehilangan beberapa posisi sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di peringkat kedelapan.

Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, mengapresiasi perjuangan kedua pembalapnya. Menurutnya, podium yang diraih Diva menjadi hasil penting mengingat ketatnya persaingan pada kejuaraan motocross Thailand musim ini.

“Kami bersyukur masih bisa membawa pulang podium melalui Diva Ismayana. Secara performa, dia menunjukkan kecepatan yang sangat baik sepanjang balapan dan hampir mengamankan posisi kedua. Meski kehilangan satu posisi akibat kesalahan kecil, hasil ini tetap sangat penting bagi tim,” ujar Johny.

Ia juga menjelaskan bahwa performa Zidane masih membutuhkan proses adaptasi. Pembalap tersebut baru kembali dari rangkaian kompetisi di Eropa yang memiliki karakter lintasan berbeda dengan Thailand.

“Zidane baru kembali dari Eropa sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi dengan trek tanah keras. Sementara sebagian besar lintasan yang ia hadapi di Eropa berkarakter pasir. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi seri berikutnya,” tambahnya.

Keberhasilan Ducati MX Team Indonesia meraih podium semakin menarik karena kompetisi motocross Asia Tenggara saat ini semakin kompetitif. Banyak tim dan pembalap mulai mengadopsi teknologi terbaru pada motor balap serta meningkatkan program latihan fisik dan teknik untuk menghadapi karakter trek yang beragam.

Dengan hasil putaran ketujuh ini, M Zidane menempati posisi ke-10 klasemen sementara pembalap dengan koleksi 46 poin. Sementara Diva Ismayana berada di posisi ke-12 dengan raihan 30 poin.

Meski masih menyisakan pekerjaan rumah untuk memperbaiki posisi klasemen, podium di Thailand menjadi sinyal positif bahwa Ducati MX Team Indonesia memiliki daya saing kuat untuk terus bersaing dengan para pembalap terbaik Asia Tenggara.

Dengan performa yang terus meningkat dan pengalaman bertanding di berbagai negara, Ducati MX Team Indonesia optimistis dapat meraih hasil lebih baik pada seri-seri berikutnya. Podium yang diraih Diva Ismayana menjadi modal berharga untuk menjaga momentum sekaligus mengharumkan nama Indonesia di pentas motocross internasional. XPOSEINDONESIA/IHSAN

Must Read

Related Articles