27.7 C
Jakarta
Wednesday, July 6, 2022

Sambut KTT G20, Labuan Bajo Siapkan Destinasi Waterfront City

- Advertisement -
- Advertisement -

Manggarai Barat – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kawasan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur siap menjadi tempat kegiatan internasional seperti konferensi G20 2022 dan ASEAN Summit 2023. 

Sebagai persiapan Labuan Bajo untuk G20 dan ASEAN Summit 2023, saya nyatakan hari ini Labuan Bajo siap,” kata Sandiaga, usai ia meninjau pembangunan Waterfront City Labuan Bajo pada Januari 2022. 

Waterfront City merupakan bagian dari program penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo. Kelebihannya, wisatawan dapat menikmati keindahan laut dengan fasilitas yang memadai sekaligus estetik, seperti pelabuhan, jalur pedestrian dan panggung kesenian.

Menurut Sandiaga, di sana terjadi lalu lintas penumpang dan banyak kegiatan pariwisata ekonomi kreatif ruang publik, termasuk konser dan aktivitas untuk menikmati pemandangan indah Labuan Bajo. 

- Advertisement -

Ia pun menyebut Waterfront City Labuan Bajo akan menjadi pusat pariwisata atau titik nol pariwisata Labuan Bajo.

Sandiaga juga ingin pengelolaan Waterfront City melibatkan masyarakat agar berdampak pada kebangkitan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Waterfront City juga harus melibatkan kearifan lokal, seperti pengembangan produk kebudayaan seperti tari-tarian, kuliner, serta fashion.

Di sisi bahari, Labuan Bajo menyimpan lanskap pemandangan bawah laut yang sempurna. Di laut Bajo, hidup ribuan bahkan jutaan spesies ikan dan terumbu karang. Manta, spesies ikan pari terbesar di dunia, juga kerap ditemukan di tengah lautan Labuan Bajo.

Pada bidang sejarah, tak jauh dari Labuan Bajo terdapat situs sejarah purba, Warloka yang memendam kisah sejarah masa lalu orang Flores. Karena potensinya yang besar, pemerintah telah menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas pada 2018.

Untuk menikmati Sunset, Bukit Sylvia titik paling sempurna melihat indahnya matahari terbenam. Bukit Sylvia yang berada di ketinggian pantai Waecicu ini menjadi salah satu spot terindah untuk memandang pantai Labuan Bajo. Selain aksesable, kondisi jalannya pun sudah bagus, serta memiliki area parkir yang lumayan cukup luas.

Dari atas bukit Sylvia, kalian dapat menikmati matahari terbit dan matahari terbenam dalam satu tempat. Matahari terbit akan terlihat dari balik bukit di sebelah timur. Sementara untuk sunset kalian dapat menyaksikan begitu jelas tanpa ada penghalang bukit atau pohon.

Sambut KTT G20, Labuan Bajo Siapkan Destinasi Waterfront City

Baca Juga :  Sandiaga Uno : Pemudik harus Jadi Duta & Beri Contoh Protokol Kesehatan

Manggarai Barat – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kawasan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur siap menjadi tempat kegiatan internasional seperti konferensi G20 2022 dan ASEAN Summit 2023. 

Sebagai persiapan Labuan Bajo untuk G20 dan ASEAN Summit 2023, saya nyatakan hari ini Labuan Bajo siap,” kata Sandiaga, usai ia meninjau pembangunan Waterfront City Labuan Bajo pada Januari 2022. 

Waterfront City merupakan bagian dari program penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo. Kelebihannya, wisatawan dapat menikmati keindahan laut dengan fasilitas yang memadai sekaligus estetik, seperti pelabuhan, jalur pedestrian dan panggung kesenian.

Menurut Sandiaga, di sana terjadi lalu lintas penumpang dan banyak kegiatan pariwisata ekonomi kreatif ruang publik, termasuk konser dan aktivitas untuk menikmati pemandangan indah Labuan Bajo. 

Ia pun menyebut Waterfront City Labuan Bajo akan menjadi pusat pariwisata atau titik nol pariwisata Labuan Bajo.

Sandiaga juga ingin pengelolaan Waterfront City melibatkan masyarakat agar berdampak pada kebangkitan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Waterfront City juga harus melibatkan kearifan lokal, seperti pengembangan produk kebudayaan seperti tari-tarian, kuliner, serta fashion.

Di sisi bahari, Labuan Bajo menyimpan lanskap pemandangan bawah laut yang sempurna. Di laut Bajo, hidup ribuan bahkan jutaan spesies ikan dan terumbu karang. Manta, spesies ikan pari terbesar di dunia, juga kerap ditemukan di tengah lautan Labuan Bajo.

Pada bidang sejarah, tak jauh dari Labuan Bajo terdapat situs sejarah purba, Warloka yang memendam kisah sejarah masa lalu orang Flores. Karena potensinya yang besar, pemerintah telah menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas pada 2018.

Untuk menikmati Sunset, Bukit Sylvia titik paling sempurna melihat indahnya matahari terbenam. Bukit Sylvia yang berada di ketinggian pantai Waecicu ini menjadi salah satu spot terindah untuk memandang pantai Labuan Bajo. Selain aksesable, kondisi jalannya pun sudah bagus, serta memiliki area parkir yang lumayan cukup luas.

Dari atas bukit Sylvia, kalian dapat menikmati matahari terbit dan matahari terbenam dalam satu tempat. Matahari terbit akan terlihat dari balik bukit di sebelah timur. Sementara untuk sunset kalian dapat menyaksikan begitu jelas tanpa ada penghalang bukit atau pohon. XPOSEINDONESIA Foto : Dokumentasi

keindahan laut dengan fasilitas memadai sekaligus estetik 2
keindahan laut dengan fasilitas memadai sekaligus estetik 2
labuan bajo siapkan destinasi waterfront city 1
labuan bajo siapkan destinasi waterfront city 1
labuan bajo 1
labuan bajo 1

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -