Dinosaurus memang telah lama punah, tetapi kisah tentang makhluk raksasa yang pernah hidup di bumi seolah tidak pernah kehilangan daya tarik. Rasa penasaran tentang bagaimana dinosaurus hidup, seberapa besar tubuhnya, hingga seperti apa kondisi bumi jutaan tahun lalu membuat dunia prasejarah selalu menarik untuk dipelajari.
Hal tersebut coba dihadirkan Jatim Park 3 Kota Batu, Jawa Timur, melalui Dino Park. Kawasan wisata edukasi ini menggabungkan pengetahuan tentang kehidupan prasejarah dengan teknologi hiburan, rekonstruksi lingkungan, audiovisual, serta berbagai wahana yang membawa pengunjung mengenal dunia dinosaurus dengan cara yang lebih interaktif.
Dino Park menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi keluarga karena pengalaman yang ditawarkan tidak hanya sebatas melihat replika dinosaurus. Pengunjung juga dapat mengenal sejarah bumi, melihat koleksi tulang makhluk purba, mengikuti perjalanan lintas zaman, hingga menikmati wahana yang memberikan perspektif berbeda tentang kehidupan dinosaurus.
Salah satu bagian penting di kawasan ini adalah Museum Dino. Area tersebut menghadirkan koleksi tulang-tulang berukuran besar yang membantu pengunjung memahami ukuran dan karakter makhluk purba sekaligus memberikan gambaran mengenai kehidupan prasejarah.
Museum Dino menjadi bagian edukasi yang memperkenalkan sejarah kehidupan di bumi kepada masyarakat luas. Koleksi dan informasi yang ditampilkan membantu pengunjung memahami bahwa dinosaurus merupakan bagian dari perjalanan panjang bumi sebelum akhirnya mengalami kepunahan.
XposeIndonesia berkesempatan mengunjungi Dino Park di Jatim Park 3, Kota Batu, pada 14 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung berbagai fasilitas dan wahana edukasi yang tersedia di kawasan bertema dinosaurus ini.
Salah satu wahana yang menjadi daya tarik adalah Kereta 5 Zaman. Wahana tersebut mengajak pengunjung melakukan perjalanan melewati lima periode prasejarah, mulai dari Permian hingga Ice Age.
Kereta berukuran besar ini memiliki kapasitas hingga 48 orang dan dilengkapi narasi informatif sepanjang perjalanan. Pengunjung diajak mengenal perubahan kehidupan dan lingkungan bumi dari satu periode ke periode lainnya melalui perpaduan cerita, visual, serta suasana yang dibangun di dalam wahana.
Sebelum perjalanan dimulai, pengunjung terlebih dahulu disuguhi film mengenai kehidupan dinosaurus. Elemen audiovisual tersebut menjadi pengantar untuk memberikan gambaran awal mengenai kehidupan makhluk purba sebelum pengunjung memasuki perjalanan lintas zaman.
Konsep Kereta 5 Zaman membuat pengalaman di Dino Park tidak sekadar menjadi wahana rekreasi. Ada unsur pembelajaran yang disisipkan sepanjang perjalanan sehingga anak-anak maupun orang dewasa dapat memperoleh informasi mengenai sejarah bumi dengan cara yang lebih menyenangkan.
Pengalaman melihat kawasan dinosaurus juga bisa dilakukan dari ketinggian melalui Jurassic Sky Ride. Wahana sepeda udara ini memberikan sudut pandang berbeda dengan membawa pengunjung melintasi kawasan dinosaurus dari atas.
Jurassic Sky Ride memiliki lintasan sekitar 350 meter dengan titik tertinggi mencapai 15 meter dan titik terendah sekitar 3 meter. Setiap gondola dapat menampung dua orang dengan batas berat maksimal 80 kilogram untuk masing-masing pengendara.
Sistem otomatis membuat pengunjung tidak perlu mengayuh secara manual selama perjalanan. Demi keselamatan, operasional Jurassic Sky Ride akan dihentikan ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan, seperti saat hujan atau angin kencang.
Selain Museum Dino dan Kereta 5 Zaman, Dino Park juga menghadirkan Dino Action. Atraksi ini mengambil konsep laboratorium kloning dinosaurus yang memadukan tema kehidupan prasejarah dengan gagasan mengenai teknologi kloning.
Melalui Dino Action, pengunjung diajak mengeksplorasi konsep ilmiah sekaligus imajinasi mengenai kemungkinan menghidupkan kembali makhluk purba. Perpaduan antara sains, teknologi, dan hiburan membuat tema dinosaurus dikemas dengan pendekatan yang lebih modern.
Kekuatan Dino Park terletak pada keberagaman pengalaman yang ditawarkan. Pengunjung dapat belajar melalui koleksi di Museum Dino, melakukan perjalanan lintas zaman dengan kereta, melihat kawasan dari ketinggian melalui Jurassic Sky Ride, hingga menikmati atraksi bertema teknologi dan kloning.
Konsep seperti ini membuat Dino Park cukup menarik untuk wisata keluarga. Anak-anak dapat mengenal sejarah bumi dan kehidupan prasejarah melalui pengalaman visual serta aktivitas langsung, sementara orang dewasa dapat menikmati sisi edukasi sekaligus teknologi yang digunakan untuk membangun suasana dunia dinosaurus.
Kehadiran Dino Park juga memperkuat konsep Jatim Park 3 sebagai kawasan wisata keluarga yang memadukan hiburan dan edukasi. Bagi wisatawan yang datang ke Kota Batu, kawasan ini dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan pengalaman liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengetahuan.
Dari Museum Dino hingga Kereta 5 Zaman, Jurassic Sky Ride hingga Dino Action, setiap bagian memiliki cara berbeda untuk mengenalkan dunia prasejarah. Pengunjung tidak hanya melihat dinosaurus dalam bentuk replika berukuran besar, tetapi juga diajak memahami lingkungan, zaman, dan perjalanan kehidupan yang pernah berlangsung jutaan tahun lalu.
Dino Park Jatim Park 3 menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal dunia dinosaurus melalui perpaduan edukasi dan hiburan. Di tengah rasa penasaran manusia terhadap kehidupan yang telah lama hilang dari bumi, kawasan ini menghadirkan pengalaman yang membuat cerita tentang dinosaurus terasa lebih dekat dan mudah dibayangkan.
Untuk wisatawan yang sedang merencanakan perjalanan ke Kota Batu, Dino Park dapat menjadi salah satu destinasi yang masuk dalam daftar kunjungan, khususnya bagi keluarga dengan anak-anak. Pengalaman menjelajah dunia dinosaurus dari Museum Dino hingga perjalanan lima zaman memberikan cara berbeda untuk mengenal sejarah bumi sambil menikmati suasana wisata yang interaktif. XPOSEINDONESIA/IHSAN




