
“Ini memang rejeki kami yang membuat rekaman album Sujud, belum genap sebulan album dirilis, kini sudah terjual duaribu seratus CD, yang mengapresiasi karya kami ini beragam. Pangdam Pattimura, Bupati Masohi, Lions Club, GMI Bandung, Granat, teman temannya Ratih Sang, Majelis Islam Ambon juga Cordova, “ kata Renny Djajoesman. ….
Jadi? Tidak ada yang tidak mungkin melego fisik album, apalagi jika dikaitkan dengan ‘momentum puasa’ yang cuma satu bulan. Musik religi Islami tepat jika dititip jual melalui biro Perjalanan Umroh dan Haji. Uang Rp. 30.000 – Rp. 50.000,- / CD tidak ada artinya jika ‘disisipkan’ sebagai gift ongkos Haji /Umroh yang rata-rata berharga di atas Rp. 25 juta. Lalu, manfaatkan juga pertemanan. Kita bermain dari sisi logika…..Dan Renny Djajoesman telah membuktikannya. ‘Sujud’ menjadi laris-manis……..
Fenomena penjualan “direct selling” album ‘Sujud” dengan label “Digiwave ini dibahas lebih khusus oleh para sahabat Renny Djajoesman seperti Ivanka Slank, Willy Sket, Yudishtira A. Nugraha, Eva (puteri Chairil Anwar), Bens Leo, Jawa Maliq & D’Essentials, Dr. Ngatawi al-Zastrouw, Rummy Aziez, artis dan Musisi yang tergabung dalam I.Ki (Indonesia Kita) juga Krisna (Prambors) sebagai moderator, dalam sebuah acara ‘Bedah Album’ di Masjid Agung Pondok Indah Jakarta, 13 Juni 2016./XPOSEINDONESIA – Bens Leo Foto : Ihsan