Industri hospitality kini semakin dekat dengan dunia fashion dan seni. Tren hotel lifestyle yang berkembang di kota-kota besar membuat banyak hotel mulai menghadirkan pengalaman yang lebih artistik, personal, dan penuh identitas visual. Hal inilah yang coba ditampilkan ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta lewat perayaan anniversary keduanya bertajuk “GELORAFIED: The Continuum of the Second Chapter.”
Dalam perayaan tersebut, ARTOTEL Gelora Senayan menghadirkan THE EXPRESSION, sebuah fashion showcase eksklusif hasil kolaborasi bersama dua label fashion Indonesia, Danjyo Hiyoji dan Prazukyo. Acara yang digelar di area lobby hotel pada 18 Mei 2026 itu sekaligus menjadi peluncuran seragam baru karyawan dengan konsep yang memadukan budaya, fashion modern, dan identitas hospitality.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah berbeda yang dilakukan ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta dalam membangun branding hotel lifestyle modern di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan.
HRBP Manager ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, Budi Trisna, mengatakan tema “The Expression” dipilih sebagai representasi ekspresi identitas hotel melalui kreativitas, seni, dan pengalaman hospitality yang lebih personal.
“Ini bukan hanya sekadar membuat uniform. Kami ingin membangun hotel branding sekaligus employee branding. Kami ingin seluruh employee merasa bangga mengenakan seragam yang dibuat oleh desainer Indonesia,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, rangkaian anniversary tidak hanya berfokus pada acara selebrasi, tetapi juga diisi berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Mulai dari buka puasa bersama anak yatim, program Jumat Berkah, kolaborasi bersama yayasan sosial, hingga kegiatan plogging di kawasan GBK dilakukan sebagai bagian dari semangat kontribusi sosial ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta.

Menurut Budi, seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif hotel yang terus berkembang selama dua tahun terakhir.
Dalam showcase tersebut, Danjyo Hiyoji menghadirkan desain yang terinspirasi dari nilai kemenangan, oase, dan budaya. Elemen visual khas ARTOTEL Gelora Senayan diterjemahkan melalui siluet modern dan supergrafik hotel yang menginterpretasikan harmonisasi cincin Olimpiade dengan motif Batik Kawung.
Elstef dari Danjyo Hiyoji mengatakan inspirasi desain juga datang dari karakter kawasan Gelora Senayan yang dinamis, sporty, modern, dan penuh energi urban.
“Kami melihat bagaimana gaya hidup masyarakat di sekitar Senayan sangat ekspresif. Energi itu kemudian kami terjemahkan ke dalam desain seragam,” jelasnya.
Motif Batik Kawung dan sentuhan siluet kebaya modern sengaja dipilih untuk menghadirkan identitas budaya Indonesia yang tetap relevan dengan kebutuhan hospitality masa kini.
Sementara itu, Prazukyo menghadirkan koleksi dengan tekstur ekspresif dan pendekatan desain kontemporer yang menggabungkan profesionalisme dengan sentuhan budaya Indonesia.
Aurelie dari Prazukyo mengatakan desain yang dihadirkan mencoba menerjemahkan semangat kreatif ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta melalui detail elegan dan karakter urban modern.
“Kami memasukkan detail yang menggambarkan koneksi dan keterikatan, karena hospitality itu sangat erat dengan hubungan antara hotel dan tamu,” ujarnya.
Menurutnya, seragam hotel kini bukan lagi sekadar pakaian kerja, tetapi bagian dari identitas visual yang dapat membangun kesan pertama bagi pengunjung.




Fenomena kolaborasi fashion dengan industri hospitality sendiri kini memang semakin berkembang. Banyak hotel premium mulai menggandeng desainer untuk memperkuat identitas brand sekaligus menciptakan pengalaman visual yang lebih unik bagi tamu.
Hal itu pula yang ingin dihadirkan ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta lewat konsep immersive experience yang menggabungkan seni, budaya, fashion, dan pelayanan dalam satu ruang.
Selain fashion showcase, ARTOTEL juga menghadirkan instalasi art space yang menampilkan filosofi desain, detail material, hingga inspirasi visual dari kolaborasi bersama Danjyo Hiyoji dan Prazukyo. Instalasi tersebut dibuka untuk publik selama satu minggu.
General Manager ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, Yana Nuraga, mengatakan THE EXPRESSION menjadi refleksi perjalanan kreatif hotel yang terus berkembang sejak pertama kali hadir.
“Lebih dari sekadar peluncuran seragam baru, showcase ini memadukan fashion, seni, budaya, dan hospitality dalam satu pengalaman immersive yang merepresentasikan komitmen kami terhadap kreativitas, inovasi, dan kolaborasi yang bermakna,” kata Yana.
Lewat “The Expression”, ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta ingin menunjukkan bahwa identitas sebuah hotel tidak hanya dibangun melalui pelayanan, tetapi juga melalui detail visual, budaya, dan pengalaman artistik yang dapat dirasakan langsung oleh para tamu. XPOSEINDONESIA/IHSAN

