SIMPATI Woman Rally Team Siap Buktikan Potensi di Kejurnas Sprint Rally 2026 Semarang

SIMPATI Woman Rally Team (SWRT) menghadapi ujian penting dalam perjalanan mereka di ajang Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026. Tim yang diperkuat tiga pereli perempuan Indonesia, Diva Zahra, Patricia Revalina, dan Larasati, siap menjalani putaran kedua yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 6-7 Juni 2026.

Bukan sekadar tampil sebagai peserta, kehadiran SIMPATI Woman Rally Team menjadi simbol semakin terbukanya ruang bagi pereli perempuan untuk bersaing di level nasional. Di tengah dominasi pereli pria, ketiga pembalap muda ini datang dengan ambisi membuktikan bahwa kemampuan dan konsistensi mampu menjadi modal utama untuk bersaing di lintasan.

Tantangan yang menanti tidak bisa dianggap ringan. Sirkuit POJ City dikenal memiliki karakter cepat dengan panjang lintasan mencapai 4,6 kilometer dan lebar trek antara 6 hingga 10 meter. Kombinasi fast flowing stages, kondisi lintasan berdebu, serta rangkaian tikungan yang menuntut presisi tinggi menjadi faktor yang dapat menentukan hasil akhir lomba.

Selama dua hari perlombaan, para peserta akan menghadapi empat Special Stage (SS) yang menguji keberanian, akurasi, serta kemampuan menjaga ritme balap. Karakter lintasan seperti ini menuntut pembacaan racing line yang tepat sekaligus kemampuan mempertahankan kecepatan pada sektor-sektor panjang.

Bagi SIMPATI Woman Rally Team, putaran ini menjadi semakin menarik karena merupakan penampilan perdana mereka sebagai satu kesatuan tim. Selain mengejar hasil, ketiganya juga dituntut membangun chemistry dan koordinasi yang akan menjadi fondasi penting sepanjang musim kompetisi.

Situasi semakin menantang karena Patricia Revalina dan Larasati masih relatif baru menghadapi karakter lintasan POJ City maupun persaingan di Kelas F3. Kelas kendaraan 1.600 cc non-turbo tersebut dikenal sebagai salah satu kategori paling kompetitif di Kejurnas Sprint Rally sehingga kerap dijuluki sebagai “kelas neraka” oleh para pereli.

Meski demikian, pendiri SIMPATI Woman Rally Team, Rifat Sungkar, menegaskan bahwa fokus utama tim bukan hanya mengejar podium, tetapi membangun proses pembelajaran yang berkelanjutan bagi para pereli perempuan Indonesia.

“Tujuan utama kami adalah bagaimana para pereli perempuan ini bisa fokus berkompetisi dan berkembang di kejuaraan wanita. Saya ingin mereka bisa tampil kompetitif dan terus mengalami peningkatan dari putaran ke putaran,” ujar Rifat Sungkar.

Perkembangan positif mulai terlihat dari performa Diva Zahra. Pada sesi shakedown yang berlangsung Jumat (5/6), Diva mampu mencatatkan hasil impresif dengan menempati posisi keempat di Kelas F3. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa dirinya mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan yang mayoritas diisi pereli pria berpengalaman.

Menurut Rifat, pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan signifikan yang berhasil ditunjukkan Diva dalam beberapa musim terakhir.

“Performa Diva sejauh ini cukup bagus. Di kelas F3 yang bisa dibilang salah satu kelas ‘neraka’, dia mampu bersaing ketat dengan para pereli pria. Itu menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saat ini Diva sudah berada di papan tengah pereli nasional dan terus menunjukkan tren peningkatan performa,” jelasnya.

Melihat performa tersebut, target realistis yang dipasang tim untuk Diva adalah mampu mempertahankan konsistensi dan finis di posisi lima besar Kelas F3.

Sementara itu, Patricia Revalina dan Larasati diharapkan menjadikan putaran Semarang sebagai sarana meningkatkan pengalaman bertanding. Keduanya masih berada dalam tahap pengembangan kemampuan sehingga aspek konsistensi menjadi prioritas utama yang ingin dicapai tim.

“Goals bagi Larasati dan Patricia Revalina adalah tampil sebaik mungkin dan konsisten. Putaran ini menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk meningkatkan skill dan mental. Saat ini mereka memang masih dalam proses belajar, tetapi jika terus berlatih dan konsisten hasil yang baik pasti akan mengikuti,” tambah Rifat.

Sepanjang musim 2026, SWRT berharap Patricia dan Larasati mampu mengikuti jejak Diva dengan menembus lima besar klasemen Kejuaraan Wanita Nasional dan mempertahankan performa tersebut secara konsisten.

Dukungan dari SIMPATI sebagai salah satu brand unggulan Telkomsel menjadi elemen penting dalam perjalanan tim ini. Kehadiran SIMPATI tidak hanya menjadi sponsor, tetapi juga bagian dari upaya mendorong lebih banyak perempuan Indonesia berani menekuni dunia motorsport yang selama ini identik dengan laki-laki.

Tren keterlibatan perempuan dalam ajang motorsport nasional memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran tim khusus seperti SIMPATI Woman Rally Team dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi regenerasi atlet perempuan Indonesia di cabang olahraga rally.

Putaran kedua Kejurnas Sprint Rally 2026 di Semarang pun menjadi momentum penting bagi SWRT untuk menunjukkan perkembangan yang telah dibangun. Dengan semangat kompetitif, proses pembelajaran yang berkelanjutan, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, tim optimistis mampu menghadirkan hasil positif sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani mengejar prestasi di dunia motorsport.

Dengan persaingan yang semakin ketat dan level kompetisi yang terus meningkat, penampilan SIMPATI Woman Rally Team di Semarang menjadi salah satu cerita menarik yang layak dinantikan dalam perjalanan Kejurnas Sprint Rally 2026. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Must Read

Related Articles