Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 resmi menutup penyelenggaraannya pada Minggu (5/7/2026) di Hall 8, Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2. Selama tiga hari pelaksanaan, pameran hewan peliharaan terbesar ini berhasil menghadirkan pengalaman yang memadukan edukasi, hiburan, kompetisi, hingga interaksi langsung bersama ratusan jenis satwa. Antusiasme pengunjung yang tetap tinggi hingga hari terakhir menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap dunia hewan peliharaan terus meningkat, sekaligus memperlihatkan pentingnya edukasi mengenai kepemilikan hewan yang bertanggung jawab.
JIPS 2026 kembali menjadi ruang berkumpulnya pelaku industri, komunitas, dokter hewan, pet influencer, hingga keluarga yang ingin mengenal berbagai jenis satwa lebih dekat. Tahun ini, pameran menghadirkan lebih dari 120 exhibitor dengan berbagai produk mulai dari makanan hewan, layanan kesehatan, perlengkapan, aksesori, hingga berbagai aktivitas edukatif yang dapat dinikmati semua kalangan.
Salah satu agenda yang paling ramai di hari terakhir adalah sesi Meet and Greet bersama Dolce, anjing yang populer melalui berbagai konten kreatif di media sosial. Kehadirannya menarik perhatian ratusan pengunjung yang juga mengikuti talkshow How to Become a Petfluencer. Dalam sesi tersebut, pengunjung diajak memahami bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman memelihara hewan sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai kesejahteraan satwa.
Melalui sesi tersebut, para pet parent mendapatkan inspirasi bahwa konten digital tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya merawat hewan dengan baik serta menciptakan komunitas yang saling berbagi informasi positif.
Rangkaian edukasi berlanjut melalui program Animal Heroes in Society yang menghadirkan Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya, S.I.K. dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) bersama Floki. Pengunjung diperkenalkan pada berbagai tugas penting anjing kepolisian, mulai dari pencarian dan penyelamatan korban, pelacakan barang bukti, hingga mendukung pengamanan berbagai kegiatan nasional.
Tak hanya itu, pengunjung juga diajak mengenal berbagai satwa unik melalui Jagat Satwa Nusantara Animal Presentation bersama Fardhan Khan dan Dream Team Indonesia. Dalam sesi tersebut, burung Philippine Hornbill dan Kookaburra diperkenalkan lengkap dengan penjelasan mengenai karakteristik, habitat, serta pentingnya menjaga kelestarian dan kesejahteraan satwa melalui pendekatan yang ringan dan mudah dipahami.
Selama penyelenggaraan, JIPS 2026 menghadirkan lebih dari 200 jenis, ras, dan spesies hewan dari berbagai kategori. Mulai dari 42 ras anjing, 24 ras kucing, 33 jenis reptil, 30 jenis burung, 25 jenis serangga, 19 ras guinea pig, delapan ras ayam hias, tujuh jenis ikan hias, enam ras kelinci, empat jenis sugar glider, hingga lebih dari 20 satwa eksotis seperti Capybara, American Pygmy Goat, rakun, Chinchilla, dan kuda poni. Seluruh satwa tersebut diperkenalkan melalui berbagai zona edukasi sehingga pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai karakteristik dan cara perawatannya.
Kehadiran para JIPStar sepanjang penyelenggaraan juga memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Selain berinteraksi secara langsung, mereka berbagi cerita mengenai pentingnya membangun hubungan yang positif dengan hewan peliharaan melalui aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Program Ninja Dog Warrior kembali menjadi salah satu agenda paling diminati. Kompetisi ini memperlihatkan kekompakan antara pemilik dan anjing peliharaannya saat menaklukkan berbagai rintangan. Kehadiran Ryan Delon, Sharena Delon, Zoe Levana, Floki, dan Dolce membuat arena kompetisi dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan aksi para peserta.
Sharena Delon mengaku selalu menantikan program tersebut setiap tahunnya.
“Ramai banget hari ini, acaranya seru, booth-nya juga lengkap. Kalau Ninja Dog Warrior diadakan lagi, kami pasti ikut. Setiap tahun selalu ditunggu karena jadi ajang kumpul para dog lover dan pet lover.”
Ryan Delon menambahkan bahwa kegiatan tersebut mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih dekat dengan dunia hewan peliharaan.
Pada kompetisi tahun ini, Deva dan Olivia berhasil menjadi Juara 1 masing-masing pada kategori Male Class dan Female Class. Posisi kedua diraih Abi dan Cynthia, sedangkan Juara 3 ditempati Yosua dan Marcella.
Selain itu, komunitas pecinta reptil juga mendapatkan perhatian melalui kompetisi Morphvolution, ajang yang mempertemukan para penghobi gecko untuk menampilkan berbagai morph dengan warna dan pola unik. Kompetisi tersebut dimenangkan oleh BBS Pet Station sebagai Grand Champion.
Sementara itu, Merpati Hias Competition mempertemukan para penghobi merpati dari berbagai daerah dalam kompetisi yang mengedepankan kualitas, karakteristik, sekaligus menjadi ajang bertukar pengetahuan antarkomunitas. Itjang Wibisono berhasil meraih Juara 1, disusul Dony Jumhana sebagai Juara 2, dan Muhammad Baehaki di posisi ketiga.
Keseruan lain juga terlihat di berbagai area interaktif seperti Mini Zoo by deHakims, Jagat Satwa Nusantara, Animalium, Museum of Cats & Exotic Animal, Faunatic Interactive Mini Zoo, hingga layanan Vet Clinic Service bersama drh. Radhiyan yang memberikan edukasi mengenai kesehatan dan perawatan hewan peliharaan.
Project Director Jakarta International Pet Show 2026, Adhika Arthapaty, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi modal penting bagi pengembangan JIPS di masa mendatang.
“JIPS akan terus kami kembangkan sebagai rumah bagi ekosistem hewan peliharaan Indonesia—tempat edukasi, komunitas, dan pelaku industri bertemu. Yang pengunjung lihat hari ini adalah fondasi dari agenda jangka panjang yang lebih besar.”
Sementara itu, General Manager PT Mavic Dyandra Internasional, Bunga Swastika Putri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh exhibitor, sponsor, komunitas, narasumber, influencer, media, serta pengunjung yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan JIPS 2026.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi energi bagi penyelenggara untuk terus menghadirkan platform yang mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan masyarakat melalui edukasi, pengalaman positif, serta kolaborasi yang mendukung perkembangan ekosistem hewan peliharaan di Indonesia.
Kesuksesan JIPS 2026 memperlihatkan bahwa pameran hewan peliharaan kini tidak lagi sekadar menjadi tempat berbelanja kebutuhan satwa, tetapi juga berkembang menjadi ruang belajar, berbagi pengalaman, dan membangun budaya kepemilikan hewan yang bertanggung jawab. Penyelenggara pun memastikan Jakarta International Pet Show (JIPS) 2027 akan kembali digelar pada 2–4 Juli 2027, dengan konsep yang lebih besar dan lebih lengkap untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pecinta hewan di Indonesia. XPOSEINDONESiA/IHSAN



