Panggung pencarian bakat kembali dibuka, tetapi kali ini yang dicari bukan semata-mata penyanyi dengan suara paling tinggi atau teknik vokal paling mumpuni. Mastervokal bersama Cibinong City Mall tengah mencari talenta yang memiliki suara, karakter, mental, dan potensi untuk berkembang menjadi bagian dari industri musik Indonesia melalui City Mall Rising Stars 2026.
Ajang ini membuka kesempatan bagi penyanyi solo, duet, trio, hingga vocal group untuk memperkenalkan kemampuan mereka. Yang menarik, kompetisi tersebut tidak berhenti pada penentuan pemenang karena talenta yang terpilih akan mendapatkan kesempatan exclusive single recording sebagai salah satu langkah awal menuju perjalanan profesional.
Pendaftaran City Mall Rising Stars 2026 telah dibuka sejak 27 Agustus dan berlangsung hingga 11 September 2026. Kompetisi digelar di Cibinong City Mall, dengan harapan dapat menjangkau talenta-talenta yang mungkin selama ini memiliki kemampuan bernyanyi tetapi belum menemukan panggung yang tepat untuk memperkenalkan diri.
Bagi Haris The Brothers, Artistic Director City Mall Rising Stars 2026, pencarian talenta baru tersebut merupakan bagian dari keresahan yang ia temui selama menjadi pelatih vokal. Banyak penyanyi memiliki kemampuan, tetapi tidak semuanya mempunyai akses untuk berkembang dan memperlihatkan potensinya kepada publik.
“Kerinduan saya adalah mencari bakat baru, mencari artis baru, dan menemukan penyanyi baru. Karena selama saya menjadi pelatih vokal, saya selalu bertemu dengan banyak talenta yang sebenarnya memiliki potensi, tetapi belum mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk berkembang,” ujar Haris.
Menurut Haris, seorang penyanyi berbakat tidak selalu berada di panggung besar. Mereka bisa saja berada di rumah, kantor, komunitas, atau lingkungan lain tanpa pernah mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan publik.
“Kadang-kadang seorang penyanyi itu bisa saja berada di rumah, di kantor, atau di mana saja. Mereka punya kemampuan, tetapi belum pernah menunjukkan kebolehannya di depan publik. Kompetisi bisa menjadi salah satu cara untuk menjaring mereka sekaligus melatih mental agar siap menghadapi industri musik,” katanya.
Karena itu, City Mall Rising Stars 2026 dirancang untuk melihat peserta secara lebih utuh. Kemampuan vokal tetap menjadi dasar, tetapi karakter, mental tampil, identitas, serta potensi pengembangan seorang peserta juga menjadi bagian yang ingin ditemukan.
Tohpati dan Pongky Barata Tak Hanya Menilai Suara
Upaya mencari talenta yang benar-benar memiliki potensi untuk berkembang diperkuat dengan keterlibatan jajaran juri yang memiliki pengalaman panjang di industri musik. Pada babak grand final, para finalis akan dinilai oleh Tohpati, Pongky Barata, Helena Idol, dan Brenda Yivabelle.
Kehadiran mereka bukan sekadar untuk memberikan penilaian teknis terhadap kemampuan bernyanyi. Pengalaman di industri musik diharapkan dapat membantu melihat karakter dan kemungkinan perjalanan seorang peserta apabila nantinya benar-benar masuk ke dunia profesional.
Haris menilai pengalaman musisi dan produser seperti Tohpati dan Pongky Barata menjadi penting dalam proses tersebut. Seorang calon artis, menurutnya, perlu dilihat bukan hanya dari kualitas suara, tetapi juga dari karakter serta kemungkinan arah pengembangannya.
“Kami memilih orang-orang seperti Mas Tohpati dan Mas Pongky karena mereka memiliki latar belakang industri musik yang sangat kuat dan insting sebagai produser. Mereka bisa melihat apakah seseorang memiliki potensi untuk menjadi penyanyi berikutnya, bahkan melihat ke mana arah seorang artis bisa dikembangkan,” ungkap Haris.



Perspektif tersebut menjadi salah satu pembeda City Mall Rising Stars 2026. Kompetisi tidak hanya diharapkan menghasilkan pemenang, tetapi juga membuka kemungkinan lahirnya talent yang memiliki identitas dan karya untuk melanjutkan perjalanan setelah kompetisi selesai.
Haris bahkan berharap proses pencarian tersebut dapat berujung pada lahirnya karya baru. Jika memungkinkan, ia ingin ada lagu yang nantinya dapat dinyanyikan oleh artis yang ditemukan melalui ajang ini.
“Kami berharap mereka bisa berpartisipasi dalam mencari bintang baru. Kalau memungkinkan, tentu akan menjadi sebuah kesempatan yang sangat baik apabila nantinya ada karya atau lagu yang bisa dinyanyikan oleh artis yang lahir dari kompetisi ini,” tambahnya.
Hadiah Bukan Hanya Uang, Ada Kesempatan Membuat Karya
Salah satu daya tarik utama City Mall Rising Stars 2026 adalah kesempatan bagi pemenang untuk mendapatkan hadiah uang tunai jutaan rupiah sekaligus exclusive single recording.
Bagi talenta baru, kesempatan memiliki rekaman single dapat menjadi modal penting. Sebab, perjalanan seorang penyanyi menuju industri musik tidak berhenti ketika ia memenangkan kompetisi. Mereka membutuhkan karya untuk diperkenalkan kepada publik dan menjadi bagian dari portofolio profesional.
“Pemenangnya akan kami orbitkan secara nasional. Kami memberikan kesempatan rekaman single agar mereka memiliki karya sebagai langkah awal untuk menjadi bintang baru,” ujar Haris.
Program ini juga didukung Kuya Music Entertainment sebagai partner. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi talenta yang terpilih untuk mengenal proses produksi dan perjalanan sebuah karya di industri musik.
Di sisi lain, penggunaan Cibinong City Mall sebagai lokasi pencarian bakat membawa kompetisi ini lebih dekat dengan masyarakat. Pusat perbelanjaan tidak hanya menjadi tempat berbelanja dan berkumpul, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk menemukan talenta yang selama ini belum tersorot.
“Siapa tahu, di antara pengunjung mal ada bakat baru yang selama ini belum pernah terlihat. Kita tidak pernah tahu dari mana seorang bintang bisa ditemukan. Karena itu, kami berharap ruang publik seperti mal bisa menjadi tempat bagi orang-orang untuk menaruh harapan dan menunjukkan kemampuan mereka,” kata Haris.
Harapan tersebut juga membuka kemungkinan agar City Mall Rising Stars tidak berhenti pada satu penyelenggaraan. Mastervokal melihat peluang menjadikan program ini sebagai agenda pencarian bakat yang berlangsung secara reguler, baik setiap enam bulan maupun satu tahun sekali.
Dengan pola tersebut, ajang ini dapat menjadi ruang berkelanjutan bagi penyanyi baru untuk memperkenalkan diri sekaligus mendapatkan pengalaman tampil dan berhadapan dengan orang-orang yang memahami industri musik.
Mencari Bintang, Bukan Sekadar Juara
Bagi Haris, ukuran keberhasilan sebuah kompetisi pencarian bakat bukan hanya siapa yang keluar sebagai juara. Tantangan yang lebih besar adalah menemukan peserta yang mempunyai sesuatu yang dapat dikembangkan setelah panggung kompetisi berakhir.
Seorang penyanyi mungkin memiliki suara yang bagus, tetapi belum tentu mempunyai karakter. Sebaliknya, seorang peserta dengan teknik yang masih dapat dikembangkan bisa saja memiliki identitas dan daya tarik yang kuat untuk dibentuk menjadi seorang artis.
“Ini bukan hanya sekadar kompetisi menyanyi. Ada hal-hal lain yang harus ditunjukkan oleh para peserta agar mereka bisa menjadi seorang bintang yang seutuhnya,” tuturnya.
Pandangan tersebut membuat City Mall Rising Stars 2026 tidak sekadar menawarkan panggung kompetisi. Ada kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, bertemu dengan pelaku industri, memperoleh penilaian dari musisi berpengalaman, hingga memiliki karya melalui exclusive single recording.
Pada akhirnya, ajang ini mencoba menjawab satu persoalan sederhana: bagaimana menemukan suara-suara baru sebelum mereka hilang karena tidak pernah mendapatkan kesempatan.


Pendaftaran City Mall Rising Stars 2026 dibuka mulai 27 Agustus hingga 11 September 2026 di Cibinong City Mall. Kompetisi terbuka bagi penyanyi solo, duet, trio, hingga vocal group. Babak grand final akan menghadirkan Tohpati, Pongky Barata, Helena Idol, dan Brenda Yivabelle sebagai juri.
Pemenang berkesempatan memperoleh hadiah uang tunai jutaan rupiah dan exclusive single recording, dengan dukungan Kuya Music Entertainment dan Cibinong City Mall sebagai partner. Pendaftaran dilakukan melalui QR Code yang tersedia pada poster resmi City Mall Rising Stars 2026.
Bagi penyanyi yang selama ini hanya bernyanyi di depan orang-orang terdekat, panggung ini bisa menjadi titik awal. Sebab, sebelum sebuah nama dikenal sebagai bintang, selalu ada satu kesempatan pertama ketika seseorang akhirnya berani menunjukkan suaranya. XPOSEINDONESIA/IHSAN




