Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Cara manusia bekerja sudah berubah, dan kebutuhan terhadap keterampilan baru pun semakin mendesak. Memasuki tahun pertamanya, Kodinggo menangkap perubahan tersebut dengan melakukan rebranding dan memperkuat positioning sebagai AI & Technology Academy melalui identitas baru, Kodinggo by Ocean.
Perkembangan AI kini semakin terasa dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari mencari informasi, menyusun dokumen, melakukan analisis, hingga membantu pengembangan aplikasi. Perubahan ini membuat kemampuan beradaptasi terhadap teknologi menjadi semakin penting, bukan hanya bagi programmer, tetapi juga bagi profesional dari berbagai bidang.
Kodinggo melihat kondisi tersebut sebagai momentum untuk menghadirkan pembelajaran teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Memasuki babak baru perjalanannya, Kodinggo memperluas fokusnya melalui program pelatihan AI dan teknologi bagi individu maupun perusahaan.
CEO Kodinggo, Khalif Radhian, mengatakan perkembangan AI tidak berarti semua orang harus menjadi ahli teknologi. Namun, memahami dan mampu memanfaatkan teknologi menjadi kemampuan yang semakin penting.
“AI mengubah cara orang bekerja. Kita tidak harus menjadi ahli AI, tetapi kita perlu tahu bagaimana memanfaatkannya. Karena teknologi terus berkembang, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi semakin penting,” ujar Khalif Radhian.
Kodinggo menawarkan sejumlah program yang dirancang untuk programmer maupun non-programmer, di antaranya Vibe Coding & AI Agent, Python for Data Analyst, QA Automation Testing, Backend Golang, Full-stack JavaScript, hingga Project Management.
Berbeda dengan metode pembelajaran yang hanya berfokus pada teori, Kodinggo mengedepankan pengalaman belajar berbasis praktik. Lebih dari 80 persen proses pembelajaran dilakukan melalui hands-on coding, project, dan case study yang mengajak peserta memahami penerapan teknologi dalam situasi nyata.
Pendekatan tersebut didukung oleh pengajar dari kalangan praktisi berpengalaman. Peserta tidak hanya mempelajari tools atau teknologi tertentu, tetapi juga didorong memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan di dunia kerja.
Skill AI Tak Lagi Hanya Dibutuhkan Programmer
Perubahan dunia kerja akibat perkembangan AI turut menciptakan kebutuhan baru bagi perusahaan. Keterampilan teknologi kini tidak lagi terbatas pada profesi yang secara langsung berkaitan dengan coding.
Karena itu, Kodinggo memperluas pendekatannya dengan menyediakan pelatihan yang dapat menjangkau berbagai latar belakang. Mulai dari individu yang ingin meningkatkan kompetensi hingga perusahaan yang ingin mempersiapkan tim menghadapi transformasi digital.
“Pembelajaran teknologi saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan tools. Peserta juga perlu memahami bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menyelesaikan permasalahan nyata,” kata Khalif.
Pendekatan pembelajaran Kodinggo menggabungkan skill, praktik, project, dan studi kasus, sehingga peserta diharapkan tidak hanya memahami teknologi secara konseptual, tetapi juga memiliki pengalaman dalam menerapkannya.
Perkuat Corporate Training untuk Perusahaan
Tidak hanya menyasar individu, Kodinggo juga memperkuat layanan Business-to-Business (B2B) melalui program corporate training.
Program pelatihan untuk perusahaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, mulai dari assessment kemampuan peserta, penyusunan kurikulum, pelaksanaan training, hingga capstone project berbasis studi kasus.
Melalui pendekatan tersebut, proses pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kompetensi semata. Materi pembelajaran dapat dihubungkan dengan kebutuhan bisnis dan tantangan yang dihadapi perusahaan.
Kebutuhan perusahaan terhadap talenta yang mampu beradaptasi dengan perkembangan AI dan teknologi juga menjadi salah satu alasan Kodinggo memperkuat layanan ini.
Babak Baru Bersama Ocean Group
Momentum ulang tahun pertama sekaligus menjadi penanda perubahan besar bagi Kodinggo. Melalui PT Enam Samudra Teknologi, Kodinggo kini menjadi bagian dari ekosistem Ocean Group dan memperkenalkan identitas baru Kodinggo by Ocean.
Ocean Group secara resmi mengambil alih kembali brand Kodinggo dari PT Menuju Karir Gemilang. Rebranding tersebut menjadi langkah untuk memperkuat peran Kodinggo dalam ekosistem yang menghubungkan pengembangan talenta, pelatihan, teknologi, dan solusi digital.
Dengan bergabung dalam ekosistem Ocean Group, Kodinggo tidak hanya berperan sebagai lembaga pelatihan. Kodinggo diharapkan dapat menjadi bagian dari rantai pengembangan kompetensi yang melengkapi solusi teknologi dan digital.
Sinergi ini membuka peluang untuk menghubungkan kebutuhan training dengan kebutuhan industri dan project. Individu dapat mengembangkan kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi, sementara perusahaan dapat memperoleh solusi pengembangan talenta yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
“Setelah menjadi bagian dari pengembangan layanan Ocean Group, Kodinggo ingin memperluas akses training AI dan teknologi, memperkuat layanan B2B, serta membantu lebih banyak perusahaan meningkatkan kemampuan timnya sesuai kebutuhan industri,” jelas Khalif.
Menurutnya, peluang besar saat ini terletak pada kemampuan menghubungkan training, talenta, dan kebutuhan project dalam satu ekosistem.
Dengan identitas baru Kodinggo by Ocean, perusahaan ini memasuki fase berikutnya dengan positioning sebagai AI & Technology Academy yang ingin membantu individu dan perusahaan menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
Di tengah perkembangan AI yang terus bergerak, tantangannya bukan lagi sekadar siapa yang menguasai teknologi paling canggih. Kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan menerapkan teknologi dalam kehidupan serta pekerjaan justru menjadi keterampilan yang semakin menentukan.
Kodinggo by Ocean membawa semangat tersebut melalui satu pesan: Learn. Build. Transform. XPOSEINDONESIA/IHSAN



