Dramatis di Silverstone! Aprilia Borong Podium, Fernández Keluar sebagai Juara

Aprilia Racing menutup akhir pekan British GP 2026 dengan hasil impresif di Silverstone Circuit. Pabrikan asal Noale tersebut kembali menunjukkan dominasinya dengan mengamankan dua posisi podium melalui Jorge Martín dan Marco Bezzecchi, sementara kemenangan diraih Raúl Fernández dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team.

Hasil tersebut menjadi Grand Prix lockout ketiga Aprilia pada musim MotoGP 2026 setelah sebelumnya terjadi di Le Mans dan Assen. Tiga pembalap Aprilia menguasai posisi teratas dan memperkuat dominasi pabrikan Italia tersebut dalam persaingan musim ini.

Jorge Martín yang memulai balapan dari pole position sempat kehilangan beberapa posisi setelah melakukan start yang kurang ideal. Pembalap asal Spanyol itu kemudian perlahan bangkit dan kembali masuk ke persaingan posisi terdepan hingga akhirnya melewati garis finis di posisi kedua.

Podium di Silverstone menjadi podium keenam Martín musim ini sekaligus podium ke-38 sepanjang kariernya di kelas premier. Tambahan poin tersebut juga membuat Martín tetap berada di puncak klasemen sementara MotoGP dengan koleksi 240 poin.

“Saya sangat senang. Ini adalah pace yang selama ini kami cari, dan saya rasa hari ini kami berhasil keluar dari periode ketika kami sedikit kehilangan arah,” ujar Martín.

Menurutnya, performa di Silverstone menunjukkan bahwa Aprilia kembali menemukan arah yang tepat setelah sempat mengalami periode sulit. Namun, Martín mengakui kesalahan pada awal balapan menjadi salah satu faktor yang membuatnya kehilangan peluang untuk memperebutkan kemenangan.

“Kesalahan saya dalam race ini adalah saat start. Saya tidak melakukan start dengan baik dan di Turn 1, saya terlalu optimistis saat berusaha mempertahankan posisi. Akibatnya, saya tidak melakukan braking dengan cukup kuat, ride-height device tidak kembali ke posisinya, dan saya kehilangan beberapa posisi,” katanya.

Meski demikian, Martín menilai kemampuan untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan menjadi sinyal positif bagi dirinya dan tim.

“Hal positifnya adalah saya bisa fight untuk kemenangan, dan hal itu yang membuat saya percaya diri,” lanjutnya.

Sementara itu, Marco Bezzecchi melengkapi kesuksesan Aprilia dengan finis di posisi ketiga. Berangkat dari posisi kelima di grid, pembalap Italia tersebut melakukan start dengan baik dan langsung bergabung dengan rombongan pembalap terdepan.

Dalam kondisi masih menjalani pemulihan dari cedera yang dialaminya di Sachsenring, Bezzecchi mampu mempertahankan kecepatannya sepanjang balapan hingga akhirnya mengamankan podium.

Hasil tersebut menjadi podium ketujuh Bezzecchi musim ini dan podium ke-25 di kelas premier. Tambahan poin di Silverstone juga membawanya kembali ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 209 poin.

“Saya sangat menginginkan hasil ini sampai saya tidak bisa menyerah. Setelah semua kerja keras yang telah dilakukan tim dan seluruh usaha yang saya lakukan selama summer break. Rasanya luar biasa, dan saya sangat menikmatinya,” kata Bezzecchi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota tim Aprilia yang terus memberikan dukungan sepanjang musim.

“Tim memainkan peran yang sangat penting, begitu juga semua orang yang selalu ada untuk saya. Saya rasa mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan bukan hanya akhir pekan ini: semua orang di Noale juga sangat luar biasa,” ujarnya.

Di balik keberhasilan Aprilia tersebut, Raúl Fernández menjadi pembalap yang mencuri perhatian. Rider asal Spanyol dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team tersebut tampil dominan sejak awal balapan dan menjadi pembalap pertama yang melintasi garis finis.

Fernández langsung memimpin sejak tikungan pertama dan mampu mempertahankan posisi tersebut hingga lap terakhir untuk mengamankan kemenangan di Silverstone.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen penting bagi Aprilia. Dengan keberhasilan Fernández, seluruh pembalap Aprilia yang berlaga di grid MotoGP musim ini kini telah meraih setidaknya satu kemenangan Grand Prix.

Hasil di British GP juga semakin memperkuat catatan Aprilia di kelas premier. Pabrikan asal Noale tersebut kini telah mengoleksi 309 kemenangan World Championship.

Persaingan di klasemen sementara juga semakin menarik. Para pembalap Aprilia masih menguasai tiga posisi teratas dengan Jorge Martín di posisi pertama, Marco Bezzecchi di posisi kedua, dan Ai Ogura di posisi ketiga.

Direktur Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut hasil di Silverstone sebagai akhir pekan yang nyaris sempurna bagi tim.

“Ini adalah akhir pekan yang hampir sempurna di circuit yang selalu memberikan hasil baik bagi kami. Selamat kepada Raúl, Justin Marks, dan SuperFile Trackhouse MotoGP Team yang terus mendukung kami dalam mengembangkan MotoGP project,” ujar Rivola.

Menurut Rivola, kemenangan Fernández sekaligus menunjukkan kuatnya ambisi seluruh bagian Aprilia untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi MotoGP.

“Sangat menyenangkan melihat bahwa keinginan untuk meraih kemenangan di Noale tidak pernah surut — kami juga membawa pembaruan teknis ke sini,” katanya.

Rivola juga memberikan apresiasi khusus kepada Martín dan Bezzecchi. Menurutnya, Martín mampu tampil dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat baik, sementara Bezzecchi berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya meski masih berada dalam proses pemulihan cedera.

“Sangat luar biasa melihat Jorge riding dengan begitu nyaman dan percaya diri, serta apresiasi besar untuk Marco yang mampu mengeluarkan cadangan energi yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujar Rivola.

Hasil British GP 2026 membuat Aprilia semakin percaya diri menghadapi seri berikutnya. Meski persaingan diprediksi semakin ketat, terutama karena balapan berikutnya akan berlangsung di wilayah yang menjadi kekuatan Marc Márquez, Aprilia memastikan akan terus berupaya mempertahankan daya saingnya.

“Kami tahu race berikutnya akan berlangsung di teritori Marc Márquez, tetapi kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk tetap kompetitif,” tutup Rivola.

Dengan dua pembalap di podium dan satu kemenangan melalui Fernández, Silverstone menjadi salah satu akhir pekan terbaik Aprilia musim ini. Selain memperkuat posisi mereka di klasemen, hasil tersebut juga menunjukkan bahwa persaingan MotoGP 2026 semakin terbuka dan Aprilia kini menjadi salah satu kekuatan utama dalam perebutan gelar juara dunia. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles