


Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, geliat ekonomi masyarakat mulai terasa di berbagai pasar tradisional, salah satunya di Pasar Slipi. Aktivitas jual beli kue kering tampak semakin ramai seiring meningkatnya permintaan dari masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
Sejumlah pembeli terlihat memadati kios-kios penjual kue kering pada Senin (16/3/2026), memilih berbagai jenis sajian khas Lebaran seperti nastar, kastengel, hingga putri salju yang menjadi hidangan wajib saat hari raya. Tradisi menyajikan kue kering bagi tamu yang datang bersilaturahmi menjadi salah satu faktor utama meningkatnya permintaan setiap tahunnya.
Salah satu pelaku usaha di Pasar Slipi mengungkapkan bahwa penjualan kue kering mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan permintaan tercatat mencapai sekitar 30 persen, seiring meningkatnya daya beli masyarakat serta tingginya antusiasme menyambut Lebaran tahun ini.
Kue kering yang dijual di pasar tersebut dibanderol dengan harga sekitar Rp89 ribu per kilogram, tergolong stabil dan masih terjangkau bagi berbagai kalangan. Harga tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli yang ingin mendapatkan produk berkualitas dengan harga bersaing dibandingkan toko modern.
Peningkatan permintaan ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor kuliner. Momentum Ramadan hingga Lebaran menjadi periode krusial untuk meningkatkan pendapatan, bahkan bagi sebagian pedagang menjadi puncak penjualan dalam satu tahun.
Selain itu, banyak pedagang yang mulai menambah stok dan variasi produk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin tinggi. Tidak hanya kue kering klasik, beberapa penjual juga menghadirkan inovasi rasa dan kemasan yang lebih menarik guna menjangkau konsumen yang lebih luas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tradisi Lebaran tidak hanya memiliki nilai budaya dan religius, tetapi juga berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Pasar tradisional seperti Pasar Slipi pun kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang vital, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, permintaan kue kering diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan, seiring masyarakat yang mulai melengkapi berbagai kebutuhan untuk merayakan momen kebersamaan bersama keluarga. Foto:Xposeindonesia/ Dudut Suhendra Putra

