Industri pameran dagang di Indonesia semakin dilirik pemain global. Di tengah pertumbuhan sektor MICE yang terus meningkat, Koelnmesse dan AMARA Expo jalin kemitraan baru melalui pembentukan PT Nine Koeln Indonesia untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan dan pameran regional di Asia Tenggara.
Langkah strategis ini diumumkan di Jakarta pada 12 Mei 2026. Kolaborasi antara Koelnmesse dan AMARA Expo menjadi fase baru kerja sama jangka panjang keduanya dalam mengembangkan industri pameran internasional di Indonesia.
Lewat perusahaan patungan bernama PT Nine Koeln Indonesia, kedua perusahaan akan fokus meningkatkan kualitas pameran dagang, memperluas partisipasi internasional, sekaligus membuka akses pasar global bagi pelaku industri nasional.
Kehadiran perusahaan baru ini dinilai tepat waktu. Indonesia saat ini menjadi salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan pertumbuhan stabil sekitar 5% per tahun. Selain itu, industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) juga sedang mengalami lonjakan signifikan dengan proyeksi pertumbuhan mencapai 15% pada 2026.
Momentum tersebut membuat Indonesia semakin dipandang sebagai hub baru pameran dan perdagangan internasional di kawasan regional.
Managing Director PT Nine Koeln Indonesia, Etty Anggraeni mengatakan kemitraan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kolaborasi kedua perusahaan.
Menurutnya, kerja sama yang dimulai sejak Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) pada 2017 telah menunjukkan hasil positif dan membuka peluang besar bagi pelaku bisnis Indonesia untuk menjangkau pasar global.
Sejak saat itu, kolaborasi keduanya terus berkembang lewat berbagai ajang internasional seperti interzum jakarta pada 2024 dan International Hardware Fair Indonesia pada 2025.
Tahun ini, kerja sama tersebut kembali diperluas melalui sejumlah pameran besar yang akan digelar pada September 2026, termasuk interzum jakarta, International Hardware Fair Indonesia, IFFINA+ yang didukung IMM Cologne, serta IFMAC WOODMAC.
Managing Director sekaligus Presiden Regional APAC Koelnmesse, Mathias Kuepper menyebut pembentukan PT Nine Koeln Indonesia menjadi bukti komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Indonesia.
Ia menilai Indonesia memiliki pasar yang dinamis dan potensial untuk dihubungkan dengan portofolio global Koelnmesse yang selama ini dikenal kuat di berbagai sektor industri.
Sebagai salah satu penyelenggara pameran dagang terbesar di dunia, Koelnmesse memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun. Perusahaan asal Jerman ini dikenal menangani berbagai sektor mulai dari makanan dan minuman, furnitur, kedokteran gigi, manufaktur, hingga perangkat keras.
Secara global, Koelnmesse memiliki lebih dari 80 pameran dagang dan berhasil menarik sekitar 49 ribu peserta pameran dari 129 negara dengan total pengunjung mencapai 2,5 juta orang.
Sementara itu, AMARA Expo dikenal memiliki pemahaman kuat terhadap pasar lokal Indonesia dan pengalaman operasional dalam mengelola berbagai pameran industri. Kombinasi pengalaman internasional Koelnmesse dan jaringan lokal AMARA Expo dinilai menjadi kekuatan utama PT Nine Koeln Indonesia.
Kemitraan ini juga diprediksi memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan industri MICE nasional yang belakangan semakin kompetitif. Selain mendatangkan investasi dan peluang bisnis, pameran internasional juga dinilai mampu meningkatkan transfer teknologi, memperluas jaringan perdagangan, hingga memperkuat daya saing produk lokal.
Dengan semakin banyaknya event global yang masuk ke Indonesia, posisi Jakarta dan kota-kota besar lainnya diperkirakan akan semakin kuat sebagai pusat pertemuan bisnis internasional di Asia Tenggara. Kehadiran PT Nine Koeln Indonesia pun diharapkan menjadi katalis baru yang mempercepat pertumbuhan industri pameran nasional sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk tampil di pasar global. XPOSEINDONESIA/IHSAN

