Delapan tahun bukan sekadar penanda usia bagi Primaya Hospital Bekasi Timur, melainkan refleksi perjalanan panjang sebuah institusi kesehatan dalam menjaga mutu layanan, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat. Momentum tersebut dirayakan melalui Doctor’s Award, sebuah rangkaian apresiasi bagi para dokter yang digelar selama enam hari, mulai 19 hingga 24 Januari 2026, sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan pengabdian tenaga medis yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan.
Sebagai rumah sakit yang telah meraih akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Primaya Hospital Bekasi Timur secara konsisten menerapkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit dengan pendekatan PRIMA—mengutamakan mutu layanan dan keselamatan pasien. Dengan kapasitas 200 tempat tidur, rumah sakit ini didukung tenaga kesehatan profesional serta fasilitas pelayanan kesehatan yang komprehensif, menjadikannya salah satu rujukan layanan medis terpadu di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Komitmen tersebut tercermin dari pengembangan berbagai layanan unggulan yang terus diperkuat. Primaya Hospital Bekasi Timur menghadirkan sport clinic & orthopedic center, layanan tumbuh kembang anak, serta Brain and Spine Center yang didukung teknologi BESS, EEG, EMG, TCD, pembacaan gelombang otak melalui BISS, hingga Intraoperative Monitoring (IOM). Layanan neurointervensi seperti DSA dan thrombectomy turut melengkapi fasilitas, bersama spesialisasi cardiovascular melalui EVLA, cathlab, dan ICCU, serta layanan urologi seperti ESWL dan hemodialisa. Seluruh layanan ini terintegrasi dengan jaringan Primaya Hospital lainnya, memastikan kesinambungan diagnosis, tindakan, terapi, hingga rehabilitasi pasien.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin, MM., MBA, FisQua, menyampaikan bahwa pengembangan layanan yang berkelanjutan memberikan dampak nyata bagi kinerja rumah sakit. Sepanjang tahun terakhir, Primaya Hospital Bekasi Timur mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebuah capaian yang menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan. Pada 2025, rumah sakit ini juga membuka berbagai layanan baru seperti Brain and Spine Center, Cardiovascular Center yang dilengkapi cathlab dan ICCU, serta pengembangan Primaya Sport Center and Orthopedic Clinic (PSCOC). Berbagai teknologi terpadu seperti EMG untuk skrining saraf dan otot, TCCD untuk pemeriksaan pembuluh darah, mikroskop bedah saraf, hingga tindakan minimal invasif di bidang ortopedi dan bedah saraf terus dikembangkan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin paripurna.
Doctor’s Award yang digelar dalam rangka ulang tahun ke-8 ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi internal, tetapi juga ruang interaksi dengan masyarakat luas. Selama enam hari penyelenggaraan, Primaya Hospital Bekasi Timur menghadirkan rangkaian talkshow kesehatan yang melibatkan berbagai komunitas, dengan topik lintas spesialisasi mulai dari obstetri dan ginekologi, kesehatan mata, endokrin, metabolik dan diabetes, ortopedi, hingga bedah saraf. Selain itu, bazar kolaboratif turut dihadirkan, memungkinkan pengunjung rumah sakit mendapatkan berbagai produk yang dapat menjadi buah tangan bagi pasien maupun keluarga.
Head of Marketing Primaya Hospital Bekasi Timur, Winku Fahran Ramadhan, menjelaskan bahwa Doctor’s Award merupakan bentuk apresiasi atas pelayanan para dokter yang dilakukan dengan cinta dan empati. Melalui rangkaian acara ini, Primaya Hospital Bekasi Timur juga ingin menunjukkan keterbukaannya terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari brand, komunitas, perusahaan, asuransi, hingga lembaga pemerintahan. Harapannya, kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung ekosistem layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut turut tercermin dari partisipasi mitra industri kesehatan, salah satunya PT Oculus Indonesia (bagian dari Menicon Group). Country Manager PT Oculus Indonesia, Benny Tjahjadi, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Doctor’s Award. Menurutnya, MIRU Softlens sebagai produk yang mengedepankan higienitas dan kemudahan penggunaan, sejalan dengan nilai pelayanan kesehatan yang dijunjung tinggi oleh para dokter. Dikembangkan oleh Menicon dengan teknologi Smart Touch, MIRU memastikan pengguna hanya menyentuh sisi luar lensa sehingga lebih higienis dan praktis, menawarkan solusi penglihatan yang relevan dengan gaya hidup modern.
Rangkaian Doctor’s Award ditutup dengan penampilan spesial fashion show bertajuk “CINTA”, yang melibatkan 45 dokter dan jajaran manajemen rumah sakit. Mereka tampil membawakan koleksi dari ALLEIRA, KAMIIDEA, SIMPLYVVEEWEE, dan BIGBOYLOOKSGOOD, dengan tata rias dan rambut dari WARDAH. Penutup ini menjadi simbol bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya tentang kompetensi medis, tetapi juga tentang empati, kebersamaan, dan dedikasi yang dilakukan sepenuh hati.
Melalui perayaan delapan tahun ini, Primaya Hospital Bekasi Timur menegaskan posisinya sebagai institusi layanan kesehatan yang terus bertumbuh, adaptif terhadap perkembangan teknologi medis, serta terbuka terhadap kolaborasi demi memberikan pelayanan terbaik dan paripurna bagi masyarakat. XPOSEINDONESIA/IHSAN




