Lalahuta kembali melanjutkan perjalanan LSIH (Lalahuta Sings Indonesian Hits) dengan menghadirkan interpretasi baru atas lagu “Cobalah Untuk Setia”, karya Rieka Roeslan yang sebelumnya dipopulerkan oleh Krisdayanti. Setelah membuka babak baru proyek tersebut lewat single “Hebat”, Lalahuta kini mencoba membawa salah satu lagu populer Indonesia itu lebih dekat dengan karakter musikal mereka.
Bagi Lalahuta, LSIH bukan sekadar proyek untuk menyanyikan kembali lagu-lagu yang pernah menjadi hit. Proyek ini menjadi ruang bagi mereka untuk merayakan karya penting dalam perjalanan musik Indonesia sekaligus memperkenalkannya kembali kepada pendengar lintas generasi.
“Cobalah Untuk Setia” dipilih karena memiliki tema yang dinilai tetap relevan hingga sekarang. Lagu ciptaan Rieka Roeslan tersebut berbicara mengenai komitmen, kepercayaan, dan keteguhan dalam sebuah hubungan, tema yang menurut Lalahuta masih dekat dengan kehidupan pendengar masa kini.
Lalahuta Beri Interpretasi Baru pada Lagu Rieka Roeslan
Alih-alih menghadirkan kembali “Cobalah Untuk Setia” dalam bentuk yang sama dengan versi sebelumnya, Lalahuta memilih memberikan sentuhan musikal yang lebih personal. Karakter pop rock yang menjadi warna band tersebut dipadukan dengan elemen orkestral sehingga menghasilkan atmosfer yang lebih luas dan sinematik.
Aransemen tersebut memberikan ruang baru bagi emosi yang terkandung dalam lagu. Meski mendapat pendekatan musikal berbeda, Lalahuta tetap berusaha mempertahankan esensi cerita dan kekuatan lirik yang membuat “Cobalah Untuk Setia” tetap dikenang oleh pendengarnya.
“Lewat LSIH, kami belajar bahwa lagu yang baik selalu punya ruang untuk tumbuh bersama pendengarnya. ‘Cobalah Untuk Setia’ adalah salah satu lagu yang menurut kami masih punya banyak cerita untuk disampaikan hari ini,” ujar Kevin Widaya, vokalis Lalahuta.
Proses produksi single ini kembali mempertemukan Lalahuta dengan Mecko Kaunang sebagai produser dan Boni Eko sebagai co-producer. Sentuhan orkestral diperkuat melalui permainan string oleh Ronald Stevens, sementara proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Rayendra Sunito.
Untuk semakin memperkuat karakter vokalnya, Lalahuta juga melibatkan Mohammed Kamga sebagai Vocal Director. Kolaborasi para musisi dan tim produksi tersebut membuat “Cobalah Untuk Setia” mendapatkan pendekatan baru tanpa harus kehilangan identitas lagu yang sudah melekat di ingatan pendengar.
Kehadiran single ini sekaligus menunjukkan bagaimana Lalahuta mencoba menjaga keseimbangan antara penghormatan terhadap karya asli dan kebebasan dalam memberikan interpretasi. Bagi mereka, lagu lama tidak harus berhenti pada satu versi karena setiap generasi dapat menemukan pengalaman dan makna yang berbeda ketika mendengarkannya.
LSIH Part II Masih Menyimpan Satu Kejutan
Perjalanan LSIH belum selesai setelah “Cobalah Untuk Setia”. Lalahuta mengungkapkan masih ada satu rilisan lagi yang akan melengkapi rangkaian LSIH Part II, dengan menghadirkan kolaborasi bersama seorang DJ dan produser musik ternama Indonesia.
Identitas kolaborator tersebut masih dirahasiakan. Namun, kolaborasi ini dipastikan akan membawa eksplorasi musikal yang berbeda karena mempertemukan karakter sebuah band dengan pendekatan produksi musik elektronik.
Bagi Lalahuta, eksplorasi tersebut tetap memiliki satu batas yang tidak boleh hilang, yakni esensi dari lagu Indonesia yang menjadi fondasi proyek LSIH. Mereka ingin memberikan warna baru tanpa menghilangkan cerita dan nilai yang membuat karya tersebut tetap memiliki tempat di hati pendengar.
Dengan tiga rilisan yang saling terhubung, LSIH Part II dijadwalkan hadir secara penuh pada tahun ini. Proyek tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan LSIH Part I yang telah dimulai Lalahuta pada 2024.
Lebih dari sekadar rangkaian reinterpretasi lagu populer, LSIH menjadi cara Lalahuta untuk ikut menjaga keberlanjutan cerita musik Indonesia. Melalui pendekatan musikal yang lebih segar, karya-karya para penulis lagu kembali diperkenalkan kepada pendengar masa kini sekaligus diberi kesempatan untuk menemukan generasi pendengar yang baru.
“Cobalah Untuk Setia” pada akhirnya bukan hanya tentang mengingat kembali sebuah lagu yang pernah populer. Bagi Lalahuta, single ini adalah tentang bagaimana sebuah karya dapat terus hidup, berubah, dan menemukan makna baru ketika berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. XPOSEINDONESIA/IHSAN


