Seksi Infotainment & Lifestyle (SIWIL) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya kembali sukses menggelar festival musik tahunan, Jakarta Rocktober 2026, di Amethyst Club Jakarta, Kamis malam (29/10/2026). Perhelatan tahun ini menyuguhkan konsep kolaborasi musisi lintas generasi dengan perpaduan musik rock dan electronic dance music (EDM).
Bintang utama yang menjadi sorotan adalah Rocknroll Theatre. Supergroup ini mempertemukan sejumlah musisi dari band-band ikonik Indonesia dalam satu panggung, di antaranya Ferdy Element (vokal), Jarwo Naif (gitar), Edo Voodoo (gitar), Bimo eks Netral/Juliette (drum), Tony Bunga (vokal), Eza Yayang DOT (drum dan vokal), Gugun Blues Shelter (gitar dan vokal), serta Bongky BIP (bas).
Penampilan mereka membangun suasana nostalgia melalui lagu-lagu populer seperti “Rahasia Hati” dan “Cinta Sejati” dari Element, “Kasih Jangan Kau Pergi” dari Bunga, serta “Mobil Balap” dan “Benci Untuk Mencinta” dari Naif.
Antusiasme penonton semakin terasa ketika Rocknroll Theatre membawakan lagu mancanegara, yakni “Don’t Let Me Down” milik The Beatles dan “Wind of Change” dari Scorpions. Lagu “Zulaikha” juga mendapat sambutan meriah, dengan penonton ikut bernyanyi bersama.
Ketua Panitia Jakarta Rocktober 2026, Yazid Nasution, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih dinamis dengan menghadirkan kolaborasi musisi lintas generasi.
“Berkaca dari kesuksesan tahun lalu, kami mengusung konsep yang lebih meriah dengan menghadirkan supergroup yang mempertemukan legenda musik Indonesia,” ujar Yazid yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua SIWIL PWI Jaya.
Selain Rocknroll Theatre, panggung Jakarta Rocktober 2026 juga dimeriahkan Man Sinner, Briana, Hyper Rock, Hans Sinjal dari Grassrock, Eca Sukma dari Ecapede, Rizuka, dan D.B.D. Perhelatan kemudian dilanjutkan dengan sesi EDM yang menghadirkan DJ Andy Pitch, FDJ Amelles, dan DJ Wigy Ryandra.


Ruang Silaturahmi Musisi dan Insan Pers
Jakarta Rocktober bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri musik, komunitas, insan pers, dan penikmat musik di Jakarta.
Ketua SIWIL PWI Jaya, Aditia Saputra, berharap festival ini terus berkembang dan dapat diselenggarakan secara konsisten sebagai agenda tahunan setiap Oktober.
Harapan tersebut sejalan dengan apresiasi Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, terhadap kerja panitia dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Menurut Kesit, Jakarta Rocktober membuktikan bahwa wartawan tidak hanya memiliki kemampuan dalam menulis dan menyampaikan informasi, tetapi juga mempunyai kreativitas serta bakat di bidang seni, khususnya musik.
Kesit berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun dan menjadi wadah bagi wartawan untuk mengembangkan kreativitas di luar profesi jurnalistik.
Dukungan terhadap keberadaan panggung musik seperti Jakarta Rocktober juga disampaikan Seno M. Hardjo. Ia menilai ruang bagi musik rock dan musik keras perlu terus dijaga agar komunitas serta band-band yang berkembang tetap memiliki tempat untuk tampil.
Seno mengajak para pelaku musik dan insan media untuk terus bergandengan tangan mendukung kegiatan serupa. Ia juga mengingat pengalamannya ketika terlibat dalam produksi musik band seperti Koil, Abu, dan Kubik yang turut tumbuh melalui panggung komunitas.
Sementara itu, Ncex Gaul menilai Jakarta Rocktober sebagai ajang silaturahmi yang mempertemukan insan media dengan musisi senior maupun generasi baru.
“Ini acara yang sebenarnya bagus banget buat ajang silaturahmi teman-teman media. Udah gitu mendekatkan kita sama teman-teman senior dan junior juga,” ujar Cek Gaul.
Ia berharap Jakarta Rocktober dapat berkembang menjadi festival yang lebih besar dan memiliki jangkauan lebih luas. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga berpotensi menjadi ruang untuk mendukung musisi yang sedang membangun eksistensinya.
Dalam sambutannya, Kesit turut menyampaikan apresiasi kepada SIWIL PWI Jaya atas konsistensi penyelenggaraan Jakarta Rocktober. Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan Amethyst Club yang menjadi lokasi kegiatan tahun ini.
Melalui Jakarta Rocktober 2026, SIWIL PWI Jaya memperlihatkan bahwa insan pers memiliki ruang untuk berkarya dan berkontribusi dalam industri hiburan. Perpaduan musisi lintas generasi, musik rock, dan EDM diharapkan menjadi fondasi bagi penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Penyelenggara turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan tahun ini, di antaranya Amethyst Club, BW Hotel, dan Moru Management. XPOSEINDONESIA/IHSAN




