Chaeroel, Musisi Asal Bekasi Selatan Gabung Label Sony Music dan Rilis Single Electrodut “Cinta Pertama”

Industri musik Indonesia kembali kedatangan talenta muda dengan warna musik yang berbeda. Musisi sekaligus produser asal Bekasi Selatan, Chaeroel, resmi memperkenalkan single terbarunya berjudul “Cinta Pertama” setelah bergabung dengan Floor Inc, sub-label dari Sony Music Entertainment Indonesia.

Kehadiran lagu ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Chaeroel yang selama ini konsisten mengembangkan genre Electrodut, perpaduan unik antara musik elektronik (EDM) dan dangdut yang menghadirkan suasana emosional sekaligus mengajak pendengarnya untuk bergoyang.

Pemilik nama lengkap Chairul Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa “Cinta Pertama” mengangkat kisah tentang seseorang yang berjuang memberikan cinta terbaiknya, namun justru tidak pernah mendapatkan perlakuan yang sama dari pasangannya.

“Lagu ini bercerita tentang seorang cowok yang tidak pernah diperlakukan spesial oleh pasangannya. Sebelum menjalin hubungan, pasangannya terus mengejar mantan yang tidak menghargainya. Namun saat bersama dirinya, yang tersisa hanya rasa sakit hingga akhirnya ketika ia menghilang, sang perempuan memilih untuk bersikap cuek dan tidak peduli lagi,” ujar Chaeroel.

Perpaduan EDM dan Dangdut dalam Balutan Electrodut

Dalam proses produksinya, Chaeroel menghabiskan waktu sekitar satu bulan untuk menyempurnakan lagu tersebut. Ia turut berkolaborasi dengan penyanyi muda Kaila atau yang akrab disapa Kailol.

Menurut Chaeroel, tantangan terbesar dalam menggarap “Cinta Pertama” terletak pada proses mixing antara vokal dan beat agar menghasilkan karakter suara yang seimbang dan nyaman didengar.

“Tantangan terbesar ada di proses mixing vocal dan beat. Saya harus memastikan semuanya benar-benar cocok sehingga harus mendengarkannya berulang-ulang sampai mendapatkan hasil yang pas,” jelasnya.

Melalui karya terbarunya ini, Chaeroel juga ingin menghadirkan kembali nuansa musik EDM yang sempat mendominasi industri musik global beberapa tahun lalu. Ia mengaku terinspirasi oleh musisi dunia seperti The Chainsmokers, Alan Walker, hingga Marshmello.

Namun berbeda dari musik EDM pada umumnya, Chaeroel menambahkan sentuhan dangdut yang menjadi ciri khas genre Electrodut.

“Saya merasa banyak orang masih rindu dengan era EDM seperti yang dibawakan Alan Walker atau The Chainsmokers. Tapi saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda dengan menggabungkannya bersama unsur dangdut. Dari situlah lahir konsep Electrodut,” katanya.

Menurutnya, Electrodut banyak menggunakan karakter instrumen yang identik dengan musik NCS (No Copyright Sound) yang populer di berbagai platform digital dan sering dikenal masyarakat sebagai musik latar atau intro video YouTube.

Bangga Bergabung dengan Label Sony Music

Bergabung bersama Floor Inc yang berada di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan karier musik Chaeroel.

Musisi kelahiran Bekasi, 9 November 2003 itu mengaku tidak menyangka bisa menjadi bagian dari label besar yang selama ini menaungi banyak musisi ternama Indonesia.

“Saya sangat senang dan masih tidak menyangka bisa bergabung dengan label ini. Perjalanannya tidak mudah dan membutuhkan banyak waktu, tenaga, serta proses yang panjang. Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini dan akan terus berusaha menghasilkan karya-karya terbaik untuk para pendengar,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadirannya di industri musik nasional dapat membantu memperkenalkan genre Electrodut kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dengan bergabung ke Floor Inc, saya berharap semakin banyak orang mengenal genre Electrodut karena saat ini masih sangat sedikit musisi yang fokus di jalur musik ini,” tambahnya.

Siap Hadirkan Karya Baru dan Ingin Berkolaborasi

Chaeroel memastikan bahwa “Cinta Pertama” bukan menjadi satu-satunya karya yang akan dirilis tahun ini. Ia berkomitmen untuk terus menghadirkan musik baru bagi para pendengarnya.

Hingga saat ini, ia mengaku masih sangat nyaman mengeksplorasi genre Electrodut karena dinilai memiliki energi yang menyenangkan dan mampu membuat pendengarnya tetap bergoyang meski sedang merasakan patah hati.

Ke depan, Chaeroel juga memiliki keinginan untuk berkolaborasi dengan sejumlah musisi muda yang tengah populer seperti Tenxi, Dia, dan Naykilla.

“Saya merasa mereka sangat cocok dengan genre Electrodut dan semoga suatu hari nanti bisa berkolaborasi bersama,” katanya.

Melalui lagu “Cinta Pertama”, Chaeroel ingin menyampaikan pesan sederhana kepada para pendengar bahwa kesedihan bukan alasan untuk berhenti menikmati hidup.

“Tetap joget segalau apa pun diri kita, karena mungkin itu salah satu cara terbaik untuk menyembuhkan patah hati,” tutupnya.

Single terbaru Chaeroel berjudul “Cinta Pertama” kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Must Read

Related Articles