Seratus unit alokasi awal habis dalam tiga hari. Alokasi ditambah, tetap terlampaui. Kini, sebelum satu pun unit sampai ke tangan konsumen, Honda Prelude sudah dipesan sebanyak 280 unit melampaui semua alokasi yang tersedia untuk 2026.
Menjelang pengiriman perdana yang dijadwalkan secara bertahap pada akhir Mei 2026, PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi mengumumkan harga Honda Prelude di Indonesia: Rp974.900.000. Angka ini sesuai dengan kisaran yang sebelumnya disampaikan HPM di bawah Rp1 miliar dan kini menjadi harga resmi yang mengikat.
Tingginya permintaan terhadap Honda Prelude mencerminkan sesuatu yang lebih dari sekadar antusiasme terhadap model baru. Sebaran pemesanan yang masuk tidak hanya datang dari kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi juga dari Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar sebuah indikasi bahwa minat terhadap kendaraan hybrid premium kini sudah merata ke berbagai wilayah Indonesia, bukan lagi eksklusif milik konsumen perkotaan.
Sejak pemesanan dibuka pada Januari 2026, ceritanya berjalan cepat. Alokasi awal 100 unit ludes dalam tiga hari. Honda kemudian menambah alokasi menjadi 150 unit untuk tahun 2026 dan angka pemesanan tetap terus bergerak hingga menembus 280 unit, jauh melampaui kuota yang tersedia.
Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor, menyebut penerimaan pasar ini melampaui ekspektasi internal perusahaan. “Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami,” ujarnya.
Kataoka juga menegaskan bahwa Honda Prelude bukan sekadar produk peluncuran semata, melainkan sinyal tentang arah pengembangan Honda ke depan. “Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan karakter Honda antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia,” tambahnya.
Kehadiran Honda Prelude di Indonesia memang membawa dimensi nostalgia tersendiri. Nama Prelude sudah lama absen dari lineup Honda global, dan kembalinya model ini dalam wujud hybrid menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh penggemar Honda yang sudah lama mengenal nama tersebut. Kali ini, ia hadir bukan hanya dengan warisan nama tapi dengan teknologi yang relevan untuk kebutuhan mobilitas masa kini.
Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan dilakukan secara bertahap mulai akhir Mei 2026. Bagi yang belum sempat memesan dan masih berminat, informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui dealer resmi Honda atau situs www.honda-indonesia.com.
Dengan 280 unit pesanan yang sudah terkunci sebelum satu unit pun dikirimkan, Honda Prelude memulai babak barunya di Indonesia dengan cara yang tidak bisa lebih meyakinkan. Pertanyaan berikutnya: apakah Honda akan menambah alokasi lagi untuk menjawab permintaan yang masih terus datang? XPOSEINDONESIA/IHSAN


