Sabtu, Februari 28, 2026

Perkuat Solidaritas Ramadan, YPJI Silaturahmi ke Kediaman Nina Nugroho

Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kepedulian dan solidaritas antarinsan pers. Bertepatan dengan 8 Ramadan 1447 H atau 26 Februari 2026, jajaran pengurus Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman desainer nasional Nina Nugroho di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Umum YPJI Andi Arif bersama Sekretaris Umum Indrawan Ibonk dan sejumlah pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai penguatan sinergi antara yayasan dan Nina Nugroho yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pembina.

Dalam kesempatan itu, Andi Arif menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Nina terhadap berbagai kegiatan sosial dan penguatan kapasitas jurnalis. Menurutnya, peran Dewan Pembina sangat penting dalam menjaga arah organisasi agar tetap fokus pada misi kemanusiaan dan solidaritas profesi.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat nyata, khususnya bagi jurnalis di wilayah Jakarta dan Jabodetabek yang membutuhkan dukungan, baik dalam situasi sosial, kemanusiaan, maupun pengembangan profesional.

Silaturahmi Ramadan tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis jaket seragam pengurus YPJI yang dirancang langsung oleh Nina Nugroho. Desain jaket mengusung konsep profesional dan elegan, mencerminkan karakter jurnalis yang dinamis, tangguh, serta menjunjung tinggi integritas.

Bagi Nina, seragam tersebut bukan sekadar atribut organisasi, melainkan simbol kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. Ia menilai identitas visual yang kuat dapat memperkuat rasa memiliki sekaligus membangun solidaritas di dalam organisasi.

Dalam pemaparannya, Nina yang memiliki nama lengkap Nina Septiana juga menceritakan awal keterlibatannya di YPJI. Hubungan tersebut bermula dari pertemuan informal dalam sebuah acara di kawasan Kemayoran yang kemudian berlanjut menjadi diskusi lebih mendalam di butiknya. Dari komunikasi yang terjalin, ia akhirnya menerima amanah sebagai pembina.

Menurutnya, makna kepedulian sudah tercermin dari nama organisasi. Ia menegaskan bahwa fokus utama YPJI adalah hadir bagi jurnalis, terutama ketika menghadapi situasi sulit. Komitmen tersebut, kata Nina, dilandasi oleh niat tulus untuk saling membantu, bukan hubungan yang bersifat transaksional.

Ia juga menekankan pentingnya ketulusan dan kesamaan visi dalam membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas jurnalis. Hubungan tersebut, menurutnya, telah terjalin sejak sekitar 2015 dan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan ruang kebersamaan dan dukungan sosial bagi profesi ini.

Sebagai pelaku industri kreatif sekaligus pimpinan perusahaan, Nina menyatakan kesiapannya mendukung berbagai program YPJI, baik dalam bentuk kolaborasi kegiatan, diskusi, maupun pemanfaatan fasilitas untuk penguatan program kerja organisasi. Ia menilai perbedaan latar belakang dan pendekatan justru dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi selama memiliki tujuan yang sama.

Saat ini, Nina juga tengah menempuh studi doktoral di bidang komunikasi. Ia berharap ilmu yang diperolehnya dapat berkontribusi dalam memperkuat kapasitas organisasi serta meningkatkan kualitas dukungan bagi para jurnalis di masa depan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama di kediamannya. Suasana hangat yang terbangun sepanjang pertemuan menjadi simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap insan pers.

Silaturahmi Ramadan ini tidak hanya menjadi agenda kebersamaan, tetapi juga menegaskan bahwa kolaborasi antara komunitas jurnalis dan pelaku industri kreatif dapat menjadi kekuatan sosial yang mendorong terciptanya ekosistem pers yang lebih peduli, solid, dan berkelanjutan. XPOSEINDONESIA/IHSAN

Must Read

Related Articles