Honda Racing Indonesia Buka MFoS 2026 dengan Kemenangan dan Debut Menjanjikan

Euforia awal musim Honda Racing Indonesia MFoS 2026 langsung terasa panas sejak seri pembuka di Sirkuit Mandalika, Lombok. Datang dengan status juara bertahan, tim balap pabrikan ini tak butuh waktu lama untuk kembali menunjukkan dominasinya, menyapu kemenangan di beberapa kelas sekaligus membuka musim dengan sinyal kuat: mereka masih tim yang harus dikalahkan.

Balapan yang berlangsung pada 13–14 Juni 2026 itu menjadi panggung pembuktian konsistensi Honda Racing Indonesia (HRI), sekaligus momentum penting lahirnya wajah baru dalam regenerasi pembalap nasional.

Sejak lap pertama di seri pembuka Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026, ritme balap sudah dikendalikan oleh para pembalap HRI. Di kelas ITCR 1.200 Seeded A, Andri Abirezky tampil solid dan berhasil mengamankan kemenangan pada seri pertama dengan catatan waktu 26 menit 13,260 detik untuk 12 lap. Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi debutnya di kelas Seeded A setelah naik level musim ini. Tak hanya itu, dominasi Honda semakin lengkap dengan finisnya Avila Bahar di posisi kedua.

Persaingan berlanjut lebih sengit pada seri kedua sehari setelahnya. Kali ini giliran Avila Bahar yang mengambil alih panggung dengan kemenangan di kelas yang sama, mencatatkan waktu total 26 menit 26,825 detik. Sementara Andri tetap konsisten di barisan depan dengan finis di posisi ketiga, menunjukkan kekuatan kolektif tim yang merata.

Dominasi Honda Racing Indonesia tidak berhenti di situ. Di kelas ISTCR Seeded A, nama Alvin Bahar kembali menjadi sorotan. Mengendarai Honda Civic Type R FL5, Alvin tampil tanpa cela dengan meraih kemenangan di dua seri sekaligus. Pada seri pertama, ia mencatatkan waktu total 24 menit 47,263 detik dan bahkan menorehkan fastest lap 1 menit 52,857 detik di lap terakhir—sebuah penegasan bahwa pengalaman dan kualitasnya masih menjadi tolok ukur di kelas touring nasional.

Namun, cerita menarik dari Honda Racing Indonesia MFoS 2026 bukan hanya soal kemenangan. Seri pembuka ini juga menandai debut penting bagi HRI Team Management melalui kehadiran Rachel Cia di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS. Untuk pertama kalinya turun di ajang balap touring nasional, Rachel berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian balapan. Meski belum berbicara soal podium, performanya menjadi langkah awal penting dalam proses adaptasi dan pembinaan pembalap muda.

Langkah ini memperlihatkan arah strategis Honda yang tidak hanya fokus pada prestasi jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pengembangan talenta. Program HRI Team Management menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut, menghadirkan jalur pembinaan yang lebih terstruktur bagi pembalap muda Indonesia.

Yusak Billy, Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, menilai hasil seri pembuka ini sebagai awal yang sangat positif. Tidak hanya karena kemenangan yang diraih, tetapi juga karena keberhasilan program pengembangan pembalap yang mulai menunjukkan hasil nyata. Debut Rachel, menurutnya, menjadi bagian penting dari upaya regenerasi motorsport nasional yang terus didorong Honda.

Hal senada juga disampaikan Alvin Bahar yang menjalankan peran ganda sebagai pembalap sekaligus direktur tim. Ia menegaskan bahwa konsistensi performa menjadi kunci utama menghadapi musim panjang MFoS 2026. Di sisi lain, ia juga menaruh perhatian besar pada perkembangan pembalap muda yang dinilai akan menjadi fondasi masa depan tim.

Jika melihat tren yang lebih luas, kehadiran MFoS sebagai ajang balap nasional memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem motorsport Indonesia tetap hidup. Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi ruang pembinaan, pengujian teknologi, sekaligus panggung bagi brand otomotif untuk menunjukkan performa produknya.

Hasil positif di Mandalika menjadi modal awal yang sangat kuat bagi Honda Racing Indonesia MFoS 2026 untuk mempertahankan tradisi juara mereka. Dengan kombinasi pembalap berpengalaman seperti Alvin Bahar, talenta kompetitif seperti Andri dan Avila, serta regenerasi melalui Rachel Cia, HRI tampak memiliki paket lengkap untuk bersaing sepanjang musim.

Persaingan sendiri dipastikan akan semakin ketat di seri berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026, kembali di Sirkuit Mandalika. Dengan performa yang sudah ditunjukkan di awal musim, Honda Racing Indonesia kini berada di posisi ideal untuk menjaga momentum—sekaligus membuktikan bahwa status juara bukan sekadar label, tetapi standar yang terus mereka pertahankan. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Must Read

Related Articles