Teknologi baterai menjadi salah satu faktor penting dalam memilih kendaraan listrik, terutama untuk menunjang kebutuhan perjalanan keluarga. Melalui The all-new Carens EV, Kia menghadirkan baterai lithium-ion berteknologi Nickel Manganese Cobalt (NMC) yang menawarkan kepadatan energi tinggi, dengan pilihan kapasitas 42 kWh dan 51,4 kWh.
MPV listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 404 km untuk varian Air dan 490 km pada varian Earth berdasarkan pengujian MIDC. Selain kemampuan jelajah, The all-new Carens EV juga menggabungkan konfigurasi kabin tiga baris, pilihan enam atau tujuh kursi, serta fleksibilitas ruang bagasi untuk menunjang aktivitas keluarga.
Head of Product Kia Sales Indonesia, Aviandra Pradipta, mengatakan pemilihan kendaraan listrik bagi keluarga tidak hanya berkaitan dengan kapasitas baterai, tetapi juga kebutuhan perjalanan dan ruang kabin.
“Untuk keluarga, pertimbangan memilih EV biasanya sangat dekat dengan kegiatan sehari-hari, mulai dari jarak perjalanan rutin sampai kebutuhan ruang bagi anggota keluarga. Melalui The all-new Carens EV, kami ingin konsumen memahami pilihan baterai, jarak tempuh, serta fitur yang mendukung aktivitas mereka setiap hari,” ujar Aviandra.
Kia menggunakan baterai NMC pada sejumlah model kendaraan listrik globalnya, termasuk EV3, EV4, EV5, EV6, EV9, dan PV5 untuk pasar Korea. Teknologi ini memiliki keunggulan berupa kepadatan energi tinggi, sehingga mampu menyimpan energi dalam paket baterai yang relatif ringkas.
Pada The all-new Carens EV Long Range dengan kapasitas 51,4 kWh, kepadatan energi volumetrik mencapai 228,4 Wh/L di tingkat paket baterai. Angka tersebut menunjukkan kemampuan penyimpanan energi sebesar 228,4 watt-hour untuk setiap liter volume paket baterai.
Kapasitas baterai dalam satuan kWh menunjukkan jumlah energi yang dapat disimpan, sedangkan kepadatan energi menggambarkan seberapa banyak energi yang dapat ditampung berdasarkan bobot atau volume tertentu. Kedua aspek ini menjadi pertimbangan dalam pengembangan kendaraan listrik karena berkaitan dengan kebutuhan jarak tempuh, ukuran, dan bobot baterai.
The all-new Carens EV tersedia dalam dua pilihan kapasitas. Varian Air menggunakan baterai 42 kWh dengan jarak tempuh hingga 404 km, sementara varian Earth mengandalkan baterai 51,4 kWh yang mampu menempuh hingga 490 km berdasarkan pengujian MIDC.
Meski demikian, jarak tempuh aktual dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti kecepatan kendaraan, kondisi jalan, jumlah muatan, gaya berkendara, serta penggunaan pendingin udara. Karena itu, kebutuhan perjalanan harian dan akses terhadap fasilitas pengisian daya tetap perlu menjadi pertimbangan pengguna.
Dari sisi performa, varian Earth dibekali motor listrik berdaya 126 kW, sedangkan Air menghasilkan tenaga 99 kW. Keduanya menggunakan sistem penggerak roda depan atau front-wheel drive (FWD) dengan torsi 255 Nm yang tersedia sejak awal.
Untuk pilihan Long Range, akselerasi 0–100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 8,4 detik. Sementara akselerasi 20–50 km/jam membutuhkan waktu 2,1 detik, yang memberikan gambaran respons kendaraan ketika menambah kecepatan dalam kondisi berkendara perkotaan.
Penempatan baterai di bawah lantai turut mendukung rancangan kabin tiga baris. Kia menyediakan pilihan enam kursi dengan captain seat pada baris kedua atau konfigurasi tujuh kursi. Ruang bagasi memiliki kapasitas 216 hingga 1.973 liter, bergantung pada konfigurasi kursi yang digunakan.
Kepraktisan kabin juga didukung One-Touch Easy Electric Tumble Seat untuk memudahkan akses menuju baris ketiga. Khusus varian Earth, tersedia Front Ventilated Seats, BOSE 8-Speaker Premium Sound System, serta Power Tailgate. Radius putar 5,3 meter turut mendukung kemudahan bermanuver di area perkotaan dan parkir.
Dalam penggunaan sehari-hari, efisiensi energi juga dipengaruhi oleh kemampuan kendaraan mengelola energi saat melaju maupun melambat. The all-new Carens EV dilengkapi regenerative braking yang membantu menangkap sebagian energi gerak saat kendaraan melakukan perlambatan untuk kemudian disimpan kembali ke baterai.
Pengemudi dapat mengatur tingkat regenerasi melalui paddle shifter sesuai kondisi perjalanan. Fitur ini relevan ketika menghadapi lalu lintas stop-and-go yang membuat kendaraan berulang kali berakselerasi dan melambat.
Kia juga menyematkan Active Air Flap yang mengatur buka-tutup saluran udara di bagian depan sesuai kebutuhan aliran udara dan pendinginan. Sementara itu, varian Earth menggunakan velg 17-inch Crystal Cut Dual Tone Aero Alloy Wheels yang dirancang untuk membantu mengurangi hambatan udara ketika kendaraan melaju.
Untuk pengisian daya, The all-new Carens EV Long Range mendukung pengisian DC hingga 100 kW. Pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 39 menit.
Sementara melalui pengisian AC 11 kW dengan listrik tiga fase, pengisian dari 10 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 4 jam 50 menit. Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengisi daya ketika melakukan perjalanan maupun saat kendaraan terparkir lebih lama.
Fitur lain yang melengkapi kendaraan ini adalah Vehicle-to-Load (V2L). Pada varian Earth, teknologi tersebut memungkinkan baterai kendaraan memasok listrik untuk perangkat elektronik, baik di dalam maupun di luar kabin. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengisi daya laptop, menyalakan lampu, atau mengoperasikan kipas portabel saat beraktivitas di luar rumah.
The all-new Carens EV dijadwalkan meluncur secara resmi pada 11 November 2026 di The Forum Atrium, Mall Kelapa Gading 3, Jakarta Utara. Peluncuran tersebut akan memperkenalkan lebih dekat MPV listrik Kia yang dirancang untuk kebutuhan keluarga Indonesia.
“Melalui The all-new Carens EV, kami ingin menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang dekat dengan keseharian keluarga. Teknologi baterai dan pengisian dayanya mendukung kebutuhan perjalanan, sementara ruang serta fitur kabinnya membantu keluarga membawa penumpang dan barang bawaan dengan lebih praktis,” tutup Aviandra. XPOSEINDONESIA/IHSAN




