Honda Culture Indonesia 2026 Hidupkan Kembali Kultur Mobil di Senayan

Deretan mobil dari berbagai merek dan generasi memenuhi kawasan Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK) hingga Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/11/2026). Suasana yang dahulu lekat dengan aktivitas berkumpulnya para pencinta otomotif di kawasan tersebut kembali terasa melalui penyelenggaraan puncak Honda Culture Indonesia (HCI) 2026.

Mengusung tema Car Culture Belongs to Everyone, PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan perayaan yang tidak hanya ditujukan bagi komunitas Honda. Penggemar mobil lintas merek, kreator, keluarga, hingga masyarakat umum turut mendapat ruang untuk menikmati berbagai aktivitas otomotif, kreativitas, gaya hidup, dan hiburan.

Pemilihan Senayan sebagai lokasi penyelenggaraan memiliki makna tersendiri. Kawasan Jalan Asia Afrika telah lama dikenal sebagai salah satu titik berkumpulnya pencinta mobil di Jakarta. Banyak cerita, persahabatan, serta kenangan komunitas otomotif tumbuh di tempat ini.

Karena itu, membawa Honda Culture Indonesia ke Plaza Barat GBK menjadi cara Honda untuk kembali menghidupkan suasana tersebut sekaligus mengajak generasi baru menciptakan pengalaman mereka sendiri. Kawasan yang memiliki nilai historis bagi komunitas otomotif ini juga memberikan suasana berbeda dibandingkan penyelenggaraan acara yang biasanya berlangsung di area khusus pameran atau pusat perbelanjaan.

PR & Digital Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor, Yulian Karfili, menjelaskan bahwa kultur mobil tidak hanya terbentuk dari kendaraan, tetapi juga dari orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap mobil. Bagi sebagian orang, mobil merupakan bagian dari perjalanan hidup yang dirawat selama bertahun-tahun. Sementara bagi pemilik lainnya, mobil menjadi media untuk mengekspresikan karakter melalui personalisasi dan modifikasi.

Kesamaan minat tersebut kemudian mempertemukan para pemilik mobil. Mereka bertukar cerita, berbagi pengalaman, saling memberikan masukan, hingga membangun persahabatan. Dari interaksi itulah komunitas tumbuh dan kultur otomotif terus berkembang.

Yulian menilai kultur mobil di Indonesia masih memiliki daya tarik bagi generasi baru. Ketertarikan terhadap dunia otomotif kini tidak hanya datang dari komunitas atau pemilik kendaraan, tetapi juga dapat tumbuh melalui film, musik, figur populer, hingga tren budaya populer lainnya.

Ia mencontohkan bagaimana karakter Suki dari film Fast & Furious, yang identik dengan Honda S2000 berwarna pink, kembali menarik perhatian setelah menjadi inspirasi penampilan salah satu figur populer. Fenomena seperti ini memperlihatkan bahwa kultur mobil dapat menjangkau audiens lebih luas, termasuk orang-orang yang sebelumnya belum terlalu mengenal dunia otomotif.

Menurutnya, kegiatan car meet-up yang semakin sering digelar setiap akhir pekan di berbagai daerah juga menjadi salah satu tanda bahwa semangat berkumpul para pencinta mobil masih terjaga. Ada pertemuan berskala kecil, acara khusus satu model, hingga kegiatan lintas merek yang mempertemukan berbagai generasi.

Sepuluh Tahun Perjalanan Bersama Komunitas

Honda Culture Indonesia merupakan bagian dari perjalanan panjang Honda dalam membangun hubungan dengan komunitas otomotif. Perjalanan tersebut dimulai melalui Honda Day pada 2016, dilanjutkan dengan Honda Fastival pada 2018 dan 2019, sebelum berkembang menjadi Honda Culture Indonesia sejak 2024.

Memasuki satu dekade perjalanan bersama komunitas, Honda terus mengembangkan pendekatan yang lebih terbuka, beragam, dan kolaboratif. Perayaan tidak lagi hanya berpusat pada kendaraan Honda atau komunitas berdasarkan model tertentu, tetapi juga mengakomodasi penggemar mobil dari berbagai merek dan latar belakang.

Sepanjang 2026, HPM telah menggelar enam rangkaian Honda Culture Indonesia Night Car Meet-Up di sejumlah lokasi, antara lain BSD, Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Bekasi, dan Senayan Park. Dari seluruh rangkaian tersebut, lebih dari 2.400 orang dan sekitar 1.500 mobil tercatat terlibat.

Yulian mengatakan, rangkaian pertemuan tersebut mendapat sambutan beragam dari para peserta. Kehadiran penggemar lintas merek dan generasi membuat suasana semakin menarik, termasuk mereka yang bukan pemilik mobil Honda maupun anggota komunitas otomotif tertentu.

Konsep Night Car Meet-Up juga menjadi salah satu pembaruan dalam penyelenggaraan tahun ini. Jika kegiatan sebelumnya umumnya berlangsung sejak pagi hingga malam dengan susunan acara yang lebih terjadwal, format kali ini dibuat lebih cair dan dinamis. Aktivitas berlangsung pada malam hingga pagi hari, dengan ruang bagi mobil untuk tetap bergerak mengelilingi area acara.

Dengan konsep tersebut, kendaraan tidak hanya menjadi objek yang diparkir dan dipamerkan. Pemilik dapat membawa mobilnya melintasi area car meet-up, memperlihatkan karakter kendaraan, sekaligus berinteraksi dengan pengunjung dan peserta lainnya.

Pendekatan yang lebih terbuka juga terlihat dari beragam kolaborasi di luar aktivitas otomotif. Honda menghadirkan unsur aksesori, radio control, permainan, fashion, gaya hidup, musik, hingga kuliner. Dengan demikian, pengunjung yang tidak memiliki mobil atau bukan anggota komunitas tetap dapat menikmati suasana acara.

President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka, dalam sambutannya menegaskan bahwa mobil memiliki makna lebih luas daripada sekadar alat transportasi. Teknologi dan rekayasa kendaraan pada akhirnya juga bertujuan menghadirkan kegembiraan dalam kehidupan penggunanya, sekaligus menghubungkan seseorang dengan mobil dan orang-orang di sekitarnya.

Ia menjelaskan, semangat Joy of Driving tidak hanya berkaitan dengan performa kendaraan, tetapi juga pengalaman saat berkendara, rasa percaya diri di balik kemudi, perjalanan bersama orang lain, hingga ketertarikan melihat sebuah mobil yang memiliki karakter tersendiri.

Menurut Kataoka, ketika pemilik merawat kendaraan, berbagi pengalaman, dan menambahkan sentuhan personal pada mobilnya, hubungan tersebut dapat berkembang menjadi persahabatan dan komunitas. Dari komunitas inilah kultur otomotif terus hidup.

Ia juga melihat Senayan sebagai lokasi yang memiliki nilai emosional bagi para pencinta mobil Jakarta. Penyelenggaraan Honda Culture Indonesia di kawasan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali terhubung dengan sejarah pertemuan komunitas, sekaligus membuka ruang bagi generasi baru untuk membangun kenangan mereka sendiri.

president director pt honda prospect motor, masanao kataoka
president director pt honda prospect motor, masanao kataoka

Dua Identitas Logo Baru Honda

Penyelenggaraan Honda Culture Indonesia 2026 juga menjadi momentum bagi Honda untuk memperkenalkan pembaruan identitas visual. Dalam kesempatan tersebut, Masanao Kataoka menjelaskan dua identitas yang memiliki fungsi berbeda, yaitu logo H terbaru sebagai simbol bisnis mobil Honda dan logo baru Honda Culture Indonesia.

Logo H terbaru tampil dengan desain lebih minimalis dan modern. Tidak lagi menggunakan bingkai kotak seperti desain sebelumnya, bentuk huruf H dibuat lebih terbuka dan melebar. Honda menggambarkan desain tersebut menyerupai dua tangan yang terbentang (two outstretched hands).

Bentuk tersebut melambangkan komitmen Honda untuk memperluas kemungkinan mobilitas serta melayani kebutuhan pelanggan. Pembaruan ini juga menjadi bagian dari transformasi Honda dalam menghadapi perubahan industri otomotif, terutama perkembangan elektrifikasi dan penerapan teknologi cerdas.

Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan adopsi logo H terbaru sebagai simbol bisnis mobil Honda pada 13 Januari 2026. Pembaruan desain tersebut dikembangkan sejalan dengan pengembangan kendaraan listrik generasi berikutnya, termasuk Honda 0 Series. Honda menyebut langkah transformasi ini sebagai second founding atau fondasi kedua, yakni tekad untuk menghadirkan nilai baru melalui teknologi dan gagasan yang melampaui pendekatan konvensional.

Penerapan logo H terbaru dijadwalkan dimulai pada kendaraan listrik generasi berikutnya dan model hybrid-electric (HEV) generasi terbaru yang diperkenalkan mulai 2027 dan seterusnya. Penggunaannya juga akan diperluas ke berbagai titik interaksi dengan konsumen, termasuk jaringan dealer, aktivitas komunikasi, serta kegiatan motorsport mobil Honda.

Selain logo korporat tersebut, Honda juga memperkenalkan logo baru Honda Culture Indonesia. Identitas visual ini membawa semangat keterbukaan ke dalam kultur komunitas otomotif. Melalui konsep borderless culture, Honda Culture Indonesia ingin menjadi ruang yang menyambut berbagai kalangan, merek kendaraan, generasi, dan bentuk ekspresi, tanpa meninggalkan akar komunitas yang selama ini menjadi bagian penting dalam perkembangannya.

Masanao menjelaskan bahwa logo baru Honda Culture Indonesia merepresentasikan bagaimana semangat keterbukaan Honda diterjemahkan dalam kehidupan komunitas. Identitas tersebut mengajak lebih banyak orang untuk terlibat, sekaligus memberikan ruang bagi munculnya bentuk ekspresi baru dalam kultur otomotif.

Kedua pembaruan identitas tersebut memiliki pesan yang saling melengkapi. Logo H terbaru menggambarkan transformasi bisnis mobil Honda dalam menghadapi masa depan mobilitas, sedangkan logo Honda Culture Indonesia merepresentasikan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam merayakan kultur otomotif.

Dari Mobil Legendaris hingga Pengalaman Berkendara

Rangkaian aktivitas di Honda Culture Indonesia 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pengunjung. Salah satu daya tariknya adalah Build Showcase, yang menampilkan perjalanan model Honda dari berbagai era.

Pengunjung dapat melihat Honda S800 yang mewakili era 1960-an, Honda Life dan Civic generasi pertama dari era 1970-an, serta Civic Wonder dan Civic Nouva dari era 1980-an. Deretan model era 1990-an seperti Civic Estilo, Civic Genio, dan NSX turut memperlihatkan perkembangan karakter Honda pada masanya.

Perjalanan tersebut berlanjut ke era 2000-an melalui kehadiran Jazz GD3, Civic FD, dan Honda Stream. Sementara itu, model-model terbaru seperti Honda STEP WGN Hybrid, Honda HR-V Hybrid, Honda Prelude, dan Honda Super-ONE memperlihatkan arah pengembangan produk Honda saat ini.

Selain melihat kendaraan yang dipamerkan, pengunjung dapat menyaksikan Car Runway. Dalam aktivitas ini, pemilik mobil mengendarai kendaraannya mengelilingi area acara untuk memperlihatkan tampilan, karakter, dan hasil modifikasi masing-masing.

Mobil yang terus bergerak membuat suasana car meet-up terasa lebih hidup dibandingkan pameran kendaraan yang hanya menampilkan mobil dalam posisi statis. Pengunjung juga memiliki kesempatan melihat lebih dekat berbagai detail personalisasi yang dilakukan pemilik pada kendaraannya.

Pengalaman lainnya hadir melalui program Taxi Ride. Pengunjung berkesempatan menjadi penumpang Honda Prelude, Honda Super-ONE, dan Honda e. Selain itu, tersedia pula pengalaman menaiki mobil balap Honda Brio dan Honda City Hatchback milik Honda Racing Indonesia.

Bagi pengunjung yang ingin mencoba langsung kendaraan Honda, tersedia fasilitas test drive Honda STEP WGN Hybrid dan Honda HR-V Hybrid. Honda STEP WGN Hybrid memberikan kesempatan untuk mengenal kabin dan fleksibilitas kendaraan keluarga, sedangkan HR-V Hybrid menghadirkan pengalaman berkendara dengan teknologi hybrid Honda.

Aktivitas otomotif juga diperluas melalui kompetisi mobil radio control (RC) bersama RacerRabbits. Pengunjung dapat menyaksikan sekaligus mengikuti perlombaan di lintasan khusus, dengan tantangan yang menguji ketepatan dan keterampilan mengendalikan mobil dalam skala mini.

Sisi kreativitas hadir melalui program Official Merchandise Custom Screen Print. Pengunjung dapat memilih merchandise resmi Honda Culture Indonesia 2026 dan menambahkan inisial nama yang dicetak langsung pada produk pilihan.

Ada pula Trunk Market yang mengusung konsep garage sale khas car meet-up. Area ini menghadirkan berbagai aksesori otomotif, merchandise, koleksi pribadi, hingga barang preloved yang ditawarkan langsung dari bagasi mobil peserta.

HPM juga menghadirkan area Honda Accessories & Genuine Parts dengan penawaran diskon khusus selama acara. Produk yang tersedia mencakup aksesori dan suku cadang untuk berbagai model Honda, termasuk beberapa produk langka dengan ketersediaan terbatas untuk Accord, CR-Z, CR-V, City, Civic, Jazz, Odyssey, STEP WGN, dan Stream. Penawaran tersebut berlaku sesuai syarat dan ketentuan.

Tidak hanya berfokus pada otomotif, Honda Culture Indonesia 2026 turut menyediakan berbagai aktivitas gaya hidup. Pengunjung dapat menikmati arcade games, sementara area Beauty Corner menawarkan layanan barber, tattoo, nail art, dan face painting. Pilihan makanan dan minuman juga tersedia melalui deretan food truck.

Suasana semakin meriah dengan penampilan The Kangkung, BottleSmoker, dan DJ Whisnu Santika. Kehadiran musik dan hiburan tersebut melengkapi konsep acara yang menggabungkan otomotif dengan berbagai elemen gaya hidup.

Kolaborasi 45 Komunitas Honda

Berbagai pengalaman dalam Honda Culture Indonesia 2026 terwujud melalui kerja sama dengan komunitas dan kolaborator dari dunia otomotif maupun kreatif. Sembilan kolaborator yang terlibat adalah Carsthetic, Carwalk, Hondamn, Jazz Fit Sunday Coffee, RacerRabbit, Suddenly Meet Up, The Elite, The Crew, dan The ManCave Indonesia.

Kolaborasi tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pertemuan komunitas, kurasi kendaraan, kompetisi hobi, hingga aktivitas gaya hidup. Keterlibatan berbagai pihak ini memperlihatkan bahwa kultur otomotif dapat berkembang melalui kerja sama dengan komunitas yang memiliki minat dan karakter berbeda.

Dukungan komunitas Honda juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara. Lebih dari 45 komunitas Honda dari berbagai model dan generasi turut terlibat. Komunitas tersebut tumbuh secara organik melalui kesamaan minat para pemilik kendaraan, bukan dibentuk oleh Honda.

Yulian menegaskan bahwa komunitas menjadi salah satu elemen utama yang menjaga keberlangsungan kultur mobil. Selama masih ada orang-orang yang menjadikan mobil sebagai bagian dari kehidupan mereka, kultur tersebut akan terus berkembang dan menemukan bentuk ekspresi baru.

Ke depan, Honda Culture Indonesia direncanakan terus berlanjut pada 2027 dengan jangkauan yang lebih luas ke berbagai wilayah di Indonesia. Melalui perluasan tersebut, Honda ingin mendekatkan pengalaman berkumpul kepada lebih banyak komunitas dan membuka kesempatan bagi generasi baru untuk ikut terlibat.

Bagi Honda, kultur mobil tidak hanya bertahan karena keberadaan kendaraan, tetapi juga karena orang-orang yang terus merawat, mengembangkan, dan membagikan kecintaan mereka terhadap dunia otomotif. Semangat itulah yang ingin dirayakan melalui Honda Culture Indonesia, bahwa kultur mobil dapat dinikmati siapa saja dan menjadi ruang pertemuan lintas merek, komunitas, serta generasi. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles