Mercedes-Benz memperbarui C-Class Saloon dan Estate dengan pengembangan teknis yang menyentuh berbagai aspek kendaraan. Bukan sekadar penyegaran tampilan, Mercedes-Benz C-Class terbaru hadir dengan desain yang lebih ekspresif, kabin semakin nyaman, teknologi digital lebih pintar, serta pilihan mesin berteknologi elektrifikasi yang semakin beragam.
C-Class terbaru tetap mempertahankan karakter yang selama ini menjadi kekuatannya, mulai dari desain sporty dan elegan, kualitas interior, performa, hingga teknologi yang mendukung pengalaman berkendara sehari-hari. Sejak diperkenalkan pada 1982, C-Class telah menjadi salah satu model penting Mercedes-Benz di segmen kendaraan menengah dan hingga kini telah terjual lebih dari 12 juta unit di seluruh dunia.
“C-Class terbaru menunjukkan bahwa mempertahankan karakter yang sudah dipercaya tidak berarti berhenti berinovasi. Dengan desain yang sporty dan elegan, pilihan mesin berteknologi elektrifikasi, serta dukungan cerdas dari MB.OS, C-Class menawarkan hal yang benar-benar dibutuhkan pengemudi: keandalan yang sudah terbukti dan teknologi baru yang memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari,” ujar Mathias Geisen, Member of the Board of Management of Mercedes-Benz Group AG, Sales & Customer Experience.
Pembaruan paling mudah terlihat dari sisi eksterior. Mercedes-Benz tetap mempertahankan bentuk dasar C-Class yang sporty, namun memberikan sentuhan baru pada bagian depan dan belakang. Grille radiator kini tampil lebih vertikal dengan ornamen bintang berlapis krom yang memberikan efek tiga dimensi. Jalur lampu LED pada bingkai krom membuat bagian depan terlihat semakin tegas, sementara motif bintang Mercedes-Benz menjadi signature pada lampu siang hari.

Pada versi Saloon, motif bintang juga hadir pada lampu belakang. Di sejumlah pasar, logo bintang Mercedes-Benz di tengah grille dapat menyala sehingga memberikan identitas yang semakin kuat, terutama pada malam hari.
Mercedes-Benz juga menghadirkan pengalaman baru saat pengguna membuka kendaraan. Untuk pertama kalinya pada C-Class, proyektor cahaya ditempatkan pada bagian side sill dan memproyeksikan pola Mercedes-Benz ke permukaan tanah ketika pintu dibuka. Kaca spion luar juga dapat memproyeksikan logo bintang di sisi kendaraan. Selain memberikan kesan premium, pencahayaan tersebut turut membantu visibilitas pada malam hari.
Karakter sporty diperkuat melalui desain bumper baru dengan permukaan yang lebih bervolume, aksen hitam berkilau, serta elemen trim krom. Pilihan velg tersedia dalam ukuran 17 hingga 19 inci, termasuk dua desain velg AMG 19 inci terbaru. Mercedes-Benz juga menambahkan dua pilihan warna baru, yakni Lavender Silver Metallic dan Moody Sky Grey Metallic.
Untuk pertama kalinya, C-Class juga mendapatkan AMG Line Plus. Paket ini dikembangkan dari AMG Line dengan tambahan sejumlah detail yang menegaskan karakter performanya, seperti spoiler lip dan ujung knalpot berwarna hitam berkilau, Night Package, jok sport, jahitan merah, serta sabuk pengaman merah.
Masuk ke dalam kabin, Mercedes-Benz menghadirkan suasana yang semakin personal dengan perpaduan desain elegan, kenyamanan dan teknologi digital. Konsep “Welcome home” kembali menjadi bagian dari pengalaman interior, dengan sejumlah elemen yang terinspirasi dari S-Class terbaru namun tetap mempertahankan karakter sporty C-Class.
Digital cockpit menggunakan instrument cluster berukuran 12,3 inci, sementara central display vertikal berukuran 11,9 inci menjadi pusat pengoperasian berbagai fungsi kendaraan. Multifunction steering wheel terbaru juga dirancang lebih ergonomis dengan pengoperasian yang semakin intuitif.
Teknologi yang menjadi salah satu perhatian utama adalah MBUX Virtual Assistant generasi keempat. Berbasis MB.OS, sistem infotainment ini memanfaatkan artificial intelligence dari ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Gemini. Pendekatan multi-agent memungkinkan sistem menggunakan kemampuan masing-masing teknologi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
MBUX Virtual Assistant tidak hanya dapat membantu navigasi atau memberikan informasi umum. Sistem juga dapat digunakan untuk mencari informasi cuaca, melakukan konversi mata uang, memberikan informasi harga saham hingga mencari point of interest. Bahkan ketika pengguna lupa judul lagu atau nama artis, sistem dapat membantu menemukan lagu berdasarkan petunjuk yang diberikan dan kemudian langsung memutarnya.
Pengalaman di dalam kabin semakin personal melalui ambient lighting dengan 64 pilihan warna dan 10 colour worlds. Pencahayaan dapat memberikan respons terhadap berbagai kondisi kendaraan. Ketika temperatur climate control diubah, misalnya, ambient lighting dapat memberikan feedback melalui perubahan warna. Sistem juga dapat memberikan peringatan melalui pencahayaan ketika Active Blind Spot Assist mendeteksi pengguna jalan lain di sekitar kendaraan.
Kenyamanan perjalanan turut diperkuat melalui optional multi-contour seats yang menawarkan massage function, inflatable active cushion pada side bolster dan four-way lumbar support. Sementara itu, optional AIR-BALANCE Package menghadirkan pilihan fragrance yang dapat disesuaikan sekaligus membantu menjaga kualitas udara kabin.
Sistem ionisation dan fine-particle activated charcoal filter bekerja untuk membantu membersihkan udara yang masuk ke kabin. Mercedes-Benz juga menyediakan fragrance generator di glove compartment yang memungkinkan pengguna memilih interior fragrance dari rangkaian Mercedes-Benz Customer Solutions.
Bagi penggemar audio, optional Burmester® 3D Surround Sound System kini dilengkapi Dolby Atmos, 15 loudspeaker dan amplifier berdaya 710 watt. Pengguna dapat mengatur spatial effect dalam 10 tingkat serta menentukan fokus suara untuk kursi depan maupun belakang. Sistem juga dapat melakukan pengaturan otomatis berdasarkan seat belt buckle detection untuk menyesuaikan fokus audio dengan posisi penumpang.
Di sektor teknologi, MB.OS memungkinkan vehicle software mendapatkan over-the-air updates sehingga sistem dapat terus diperbarui. Melalui Mercedes-Benz Store dan Mercedes-Benz App, pelanggan juga dapat mengaktifkan berbagai Digital Extras sesuai kebutuhan, mulai dari entertainment, navigation, charging, GUARD 360°, hingga MB.DRIVE driving dan parking assistance systems.
Pilihan entertainment bahkan mencakup lebih dari 40 aplikasi dalam berbagai kategori, termasuk audio, video, gaming dan layanan lainnya. Dengan konsep tersebut, C-Class dapat terus berkembang setelah kendaraan dibeli, mengikuti kebutuhan pengguna dari waktu ke waktu.
Untuk C-Class Estate, kepraktisan menjadi salah satu keunggulan utama. Model ini memiliki kapasitas bagasi 490 liter dan dapat meningkat hingga 1.510 liter ketika sandaran kursi belakang dilipat. Konfigurasi jok 40:20:40 memungkinkan setiap bagian dilipat secara terpisah, sehingga ruang kabin dan bagasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
EASY-PACK tailgate menjadi perlengkapan standar dan dapat dioperasikan melalui vehicle key, tombol di pintu pengemudi maupun release handle pada tailgate. Retractable load compartment cover dan partition net juga dirancang dalam dua bagian untuk membuat pengaturan ruang bagasi semakin fleksibel.
Untuk pilihan mesin, C-Class terbaru menawarkan mesin bensin dan diesel empat silinder berteknologi mild-hybrid serta varian plug-in hybrid. Seluruh powertrain dikembangkan dengan mempertimbangkan regulasi emisi Euro 7 yang akan datang.
Teknologi Integrated Starter-Generator generasi kedua atau ISG 2.0 mampu memberikan tambahan output hingga 17 kW dan torsi hingga 205 Nm. Sistem kelistrikan 48 volt juga mendukung fungsi coasting dan recuperation yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Salah satu pembaruan penting hadir pada mesin bensin empat silinder M 254 EVO berkapasitas 2,0 liter. Mesin ini kini mendapatkan electric auxiliary compressor yang bekerja dengan sistem kelistrikan 48 volt dan mampu mencapai putaran tinggi dalam hitungan milidetik.
Teknologi tersebut membantu mengurangi turbo lag sehingga respons tenaga terasa lebih cepat dan linear, terutama ketika kendaraan mulai bergerak, keluar dari tikungan maupun saat melakukan akselerasi menengah.
Untuk mesin bensin, C 300 menghasilkan tenaga 190 kW atau 258 hp dengan torsi 400 Nm. Sementara C 250 memiliki output 160 kW atau 218 hp dengan torsi maksimum 320 Nm, sedangkan C 200 menghasilkan 130 kW atau 177 hp dengan torsi 270 Nm.
Mercedes-Benz juga melakukan penyempurnaan pada sistem suspensi untuk menghasilkan karakter berkendara yang lebih agile tanpa mengurangi kenyamanan. Sambungan yang lebih kaku dan adjustable damping dengan tuning baru membantu mengurangi gerakan bodi serta membuat respons kendaraan terhadap input pengemudi menjadi lebih presisi.
Teknologi rear-axle steering kembali menjadi salah satu fitur unggulan C-Class. Dengan steering angle hingga 2,5 derajat, sistem ini dapat mengurangi turning circle sebesar 43 cm menjadi 10,64 meter.
Pada kecepatan di bawah 100 km/jam, roda belakang berbelok berlawanan arah dengan roda depan sehingga kendaraan lebih mudah bermanuver. Sementara pada kecepatan di atas 100 km/jam, roda belakang berbelok searah dengan roda depan untuk meningkatkan stabilitas ketika berpindah jalur atau melakukan manuver secara cepat.
Kenyamanan juga ditingkatkan melalui berbagai penyempurnaan pada tingkat kebisingan. C-Class Saloon memiliki drag coefficient mulai dari 0,24, sedangkan Estate 0,26. Desain kaca spion, spoiler belakang, seal windscreen, hingga sistem mounting knalpot dikembangkan untuk mengurangi wind noise dan transfer getaran ke dalam kabin.
Di sisi teknologi navigasi, MBUX Surround Navigation menggabungkan representasi lingkungan sekitar kendaraan secara real-time dalam tampilan 3D dengan route guidance dan driver assistance view. Untuk pertama kalinya, augmented-reality navigation yang sebelumnya tersedia pada S-Class dan EQS juga hadir di C-Class terbaru.
Sistem navigasi menggunakan basis Google Maps dan dikembangkan melalui kerja sama Mercedes-Benz dengan Google. C-Class juga menjadi salah satu sistem yang mengintegrasikan Automotive AI Agent terbaru dari Google Cloud untuk layanan percakapan di dalam kendaraan yang terhubung langsung dengan Google Maps.
Melalui MBUX Virtual Assistant, pengguna dapat mencari charging station dan parking space sekaligus memperoleh informasi mengenai ketersediaannya.
Kemampuan bantuan berkendara juga semakin lengkap. C-Class terbaru dapat dilengkapi hingga 10 kamera, lima radar sensor dan 12 ultrasonic sensor yang bekerja bersama MB.OS sebagai central software platform.
Bergantung pada paket yang dipilih, MB.DRIVE dapat membantu pengemudi dalam melakukan steering, menjaga lajur, mempertahankan jarak, melakukan pengereman hingga akselerasi. MB.DRIVE ASSIST dengan Lane Change Assist memungkinkan kendaraan melakukan perpindahan lajur setelah pengemudi memberikan input sederhana melalui indicator stalk.
Tersedia pula MB.DRIVE ASSIST PLUS yang dapat membantu pengemudi dalam situasi lalu lintas yang lebih kompleks. Sementara MB.DRIVE ASSIST PRO menawarkan kemampuan bantuan berkendara yang lebih tinggi dan pada tahap awal direncanakan untuk diluncurkan di China.
Fitur lainnya mencakup Manoeuvring Assist, Trailer Manoeuvring Assist dan Parking Package dengan kamera 360 derajat. Digital Extra bernama “Reverse function” juga memungkinkan kendaraan, dalam kondisi tertentu, bergerak mundur secara otomatis mengikuti sebagian jalur yang sebelumnya dilalui saat kendaraan bergerak maju.
Sistem pencahayaan DIGITAL LIGHT generasi terbaru turut mendapatkan peningkatan. Teknologi micro-LED dan high-performance chip baru memperluas area pencahayaan beresolusi tinggi sekitar 40 persen, sementara konsumsi energi dapat berkurang hingga 50 persen dibandingkan sistem sebelumnya.
ULTRA RANGE high beam dapat bergerak secara dinamis untuk memberikan pencahayaan optimal. Partial high-beam function membantu menerangi area yang diperlukan tanpa menyilaukan pengguna jalan lain, sementara cornering light dapat menyesuaikan arah pencahayaan mengikuti bentuk jalan.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, C-Class terbaru menjadi salah satu langkah Mercedes-Benz dalam mempertahankan karakter model yang telah dipercaya selama lebih dari empat dekade sekaligus membawa teknologi elektrifikasi, digitalisasi dan sistem bantuan berkendara ke tingkat yang lebih tinggi.
Mercedes-Benz menegaskan bahwa spesifikasi dan ketersediaan produk dapat berbeda di setiap negara. Untuk pasar Indonesia, varian, fitur dan spesifikasi Mercedes-Benz C-Class terbaru akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi pasar Indonesia. XPOSEINDONESIA/IHSAN




