Kehadiran BAIC di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi penanda semakin seriusnya langkah merek otomotif asal Tiongkok tersebut dalam membangun pasar di Indonesia. Memasuki tahun ketiga keikutsertaannya di pameran otomotif terbesar di Tanah Air, PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) tidak hanya memperluas jajaran produknya, tetapi juga mengumumkan harga resmi BAIC T1, kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di Indonesia. Mobil ini dipasarkan dengan harga retail Rp393 juta, namun ditawarkan dengan harga spesial Rp373 juta untuk 1.000 konsumen pertama.
Peluncuran BAIC T1 menjadi langkah lanjutan perusahaan setelah sebelumnya menghadirkan BAIC BJ40 Plus sebagai SUV off-road, BAIC X55 II yang menyasar segmen SUV modern, serta BAIC BJ30 HEV yang kini menjadi tulang punggung penjualan BAIC di Indonesia dengan kontribusi sekitar 56 persen terhadap total penjualan merek tersebut.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan perjalanan BAIC selama tiga tahun terakhir difokuskan untuk membangun fondasi yang kuat sekaligus memperkenalkan merek kepada masyarakat Indonesia. Memasuki 2026, perusahaan semakin percaya diri memperkuat strategi bisnis melalui perluasan jaringan dealer, pengembangan kendaraan hybrid, hingga memasuki era elektrifikasi penuh lewat kehadiran BAIC T1.
“Selama tiga tahun terakhir, PT JIO Distribusi Indonesia telah membangun fondasi yang kuat untuk memperkenalkan dan mengembangkan brand BAIC di Indonesia. Memasuki tahun 2026, kami semakin menegaskan komitmen tersebut melalui strategi bisnis yang lebih agresif, mulai dari perluasan jaringan dealer, penguatan portofolio kendaraan hybrid, hingga memasuki era kendaraan listrik penuh dengan menghadirkan BAIC T1 sebagai Battery Electric Vehicle pertama BAIC di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang kami untuk menghadirkan pilihan mobilitas yang semakin lengkap bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat peran BAIC dalam mendukung transisi elektrifikasi industri otomotif nasional,” ujar Dhani Yahya.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang semester pertama 2026, BAIC Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut Dhani, capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan BAIC di Indonesia.
Pertumbuhan bisnis itu juga diikuti dengan penguatan jaringan penjualan dan layanan purna jual. Saat ini BAIC telah memiliki 16 dealer resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hingga akhir tahun, perusahaan menargetkan penambahan jaringan, khususnya di kawasan Jabodetabek, sehingga total dealer di wilayah tersebut mencapai 12 lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi konsumen terhadap layanan penjualan maupun purna jual.
Salah satu daya tarik utama BAIC di GIIAS 2026 tentu saja adalah BAIC T1. Kendaraan listrik ini hadir sebagai crossover modern yang menawarkan kabin lapang, teknologi pintar, fitur keselamatan lengkap, serta pengalaman berkendara yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Melalui model ini, BAIC Indonesia menargetkan penjualan sebanyak 1.000 unit hingga akhir 2026 sekaligus membidik pangsa pasar sebesar 16 persen di segmen kendaraan listrik yang menjadi sasarannya.
Selain menghadirkan produk baru, BAIC juga menyiapkan berbagai program penjualan khusus selama GIIAS 2026. Pengunjung berkesempatan memperoleh potongan harga kendaraan hingga Rp91 juta, diskon Original Accessories hingga 25 persen, diskon Original Merchandise hingga 34 persen, bunga kredit 0 persen, uang muka mulai 15 persen, serta berbagai hadiah langsung untuk setiap Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Program yang paling menarik perhatian adalah kesempatan memenangkan satu unit BAIC T1 secara gratis. Seluruh konsumen yang melakukan SPK untuk semua model BAIC selama GIIAS 2026 akan otomatis mengikuti undian tersebut. BAIC juga menargetkan penjualan sebanyak 400 unit kendaraan selama pameran berlangsung, dengan sekitar separuhnya diharapkan berasal dari BAIC T1.
Bersamaan dengan berakhirnya masa pre-booking, BAIC Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BAIC T1. Mobil listrik ini dibanderol Rp393 juta sebagai harga retail, sementara 1.000 konsumen pertama berhak mendapatkan harga spesial Rp373 juta atau lebih hemat Rp20 juta. Selama GIIAS 2026, setiap pembelian BAIC T1 juga dilengkapi bonus berupa dashcam gratis dan portable charging gratis. Konsumen yang melakukan SPK selama pameran pun dapat memperoleh penawaran khusus untuk pembelian Wall Charger 7 kW senilai Rp8.715.300, termasuk produk, material, dan grounding, dari harga normal Rp10 juta.
Untuk memberikan rasa aman selama masa kepemilikan, BAIC Indonesia melengkapi BAIC T1 dengan layanan purna jual yang komprehensif. Setiap unit mendapatkan garansi kendaraan selama enam tahun atau 160.000 kilometer, garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 kilometer, serta gratis biaya servis selama empat tahun atau 80.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu.
Dhani Yahya menegaskan bahwa perjalanan BAIC di Indonesia masih panjang. Perusahaan berkomitmen terus menghadirkan inovasi produk, memperluas jaringan layanan, serta memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
“Perjalanan BAIC di Indonesia baru saja dimulai. Kami akan terus menghadirkan produk yang inovatif, memperluas jaringan layanan, dan memberikan pengalaman kepemilikan terbaik bagi seluruh pelanggan. Kami optimistis BAIC akan terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia dan menjadi bagian dari masa depan industri otomotif nasional,” tutup Dhani Yahya. XPOSEINDONESIA/IHSAN




