Rabu, Maret 11, 2026

Bersyukur dan Bergembiralah…Lebaran Sebentar Lagi

Ada tema lagu yang lumayan nyantol di kuping dan hati, dibunyikan sebagai pembuka lagu. Nada-nadanya lumayan familiar deh. Dari lagu apa? Gini, gini ya, yang penting sih suasana lagu langsung penuh kegembiraan. Klop banget! Kan Lebaran…

Lirik pembukanyapun, ah pas betul, …. Lebaran sebentar lagi. Berpuasa sekeluarga, Sehari penuh yang sudah besar. Tengah hari yang masih kecil. Alangkah asyik pergi ke masjid. Solat tarawih bersama-sama… Lebaran sebentar lagi. Berpuasa dengan gembira. Menahan lapar, menahan napsu. Melatih diri sedari kecil….

Dan langsung saja barisan tiup meramaikan lagu di depan, meningkahi suara piano. Lalu nah ini, muncul perkusi membunyikan beat-beat yang nge-dance euy. Ah, suasana langsung terasa segar, menyenangkan. Trully happy! Idul Fitri is coming to town, guys….

Memasuki Hari Raya, setelah sebulan berpuasa, asli dong penuh kesukacitaan. Tentu saja dengan rasa puji syukur. Akhirnya, kita mengalami lagi kegembiraan Idul Fitri di tahun ini. Dan ini jadinya, sebuah “lagu tema” berhari raya yang terasa pas betul. Silaturahmi berhari raya, berkunjung, bersalam-salaman. Dilatari lagu ini?

Lagu yang sungguh “merakyat” ini adalah karya bersama Djaka Bimbo dan penyair, Taufik Ismail. Dirilis perdana pada tahun 2007, dinyanyikan oleh Bimbo. Seperti kita ketahui, Bimbo dengan musik dan lagu-lagu relijiusnya senantiasa menjadi lagu tema tetap saban Idul Fitri, itu terjadi sejak era 1970-an bahkan.

Nah memasuki tahun 2026 ini, adalah Riverback Creative Lab, tetiba melahirkan ide untuk mengemas ulang lagu yang berjudul, “Lebaran Telah Tiba” tersebut. Tentu saja, mereka menggulirkan ide merekam ulang, dengan rasa dan bunyian musik berbeda dari aslinya itu. Kalau karya orisinalnya terasa pop, berbau folk. Maka kali ini, suasana lagu dan musik menjadi lebih bergembira, suasananya berbau Latin Salsa yang kental.

Terasa nuansa kekiniannya? Happiness lah. Apalagi kan iramanya itu Latin, riuh dengan suara perkusi sahut-sahutan. Mendengarkan dan menyimaknya baik-baik jadi terasa santai tapi lantas penuh kesukacitaan. Sedap betul! Setuju dong?

Harusnya setuju. Apalagi dengan ide keren mereka, mengangkat lagu yang sudah dikenal luas secara nasional ini. Yoi, sampai ke pelosok-pelosok  Nusantara, lagu ini tentunya dikenal banget sama masyarakat dimanapun berada. Nah setuju kan?

Maka karya “lama dengan rasa baru” ini dibesut kroyokan oleh beberapa aranjer sekaligus. Untuk menghadirkan atmosfir masa kininya. Antara lain ada Andika Monoarfa, Agus Kristianto, Nur Satriatama. Ditambah trumpetist, Rio Siddik. Juga perkusionis, Adjie Rao. Dan pianis, Rio Moreno.

Sementara untuk penyanyi, diundanglah beberapa nama. Tentu saja ada Bimbo selengkapnya, Sam, Djaka dan oho, ada Iin Parlina! Lalu ada Hadad Alwi, yang menyanyikan bait pembuka pembuka lagu dengan “adem”nya. Lalu nama-nama lain seperti Quinn Salman, Alvons Freedom, Ajeng dan Kamga Mo. Nama terakhir bertindak pula sebagai vocal-director.

Tak hanya itu, ada peran nama-nama lain seperti Tuantigabelas dan Ecko Show sebagai rapper. Keterlibatan suara mereka, menebalkan suasana penuh kegembiraan pada lagu ini. Sementara sisi musik, tak kalah ramainya. Gimana tidak ramai, ada ayah dan anak, Ayla Adjie dan Adjie Rao yang memainkan Conga, Shekere, Bongo, Triangle dan Campana. Masih ditambah Nino Bukir (bass drum dan guiro). Lalu juga Andika Monoarfa memainkan timbales dan percussion-toys lain macam clave, cymbals dan cowbell.

Perkusi bersahut-sahutan, saling meningkahi dengan pasukan tiup. Adapun Horn-section kali ini terdiri dari Rio Siddik dan Wisnu Mawl (trumpet). Lalu juga, Andreas Ponda (tenor saxophone), Andika Candra (alto saxophone), Guruh Gandi Nugraha (trombone) dan Muhamad Yogi Malachim (bass trombone). Masih ada musisi lain, Subekti Sudiro, memainkan electric contrabass.

Bertindak sebagai mixing engineer adalah Ivan Dewanto, sementara mastering engineer adalah Andika Monoarfa. Untuk recording engineer ditangani oleh Abhi Laksana, Bagus Aditya dan Yusuf Albantani. Semua proses rekaman dilakukan di Bro’s Studio, Pondok Labu.

Bertindak sebagai executive producer dari single meriah ini adalah Riverbrick, Bro’s Studio dan IDETIMUR. Dan single bersuasana ramai, menggoyang dan bersuasana ceria sekali ini, dirilis oleh label, 267 Records.

Selamat merayakan Idul Fitri, semua yang merayakannya. Bergoyanglah, menarilah, bersukacitalah dengan lagu yang seru ini….

Selamat tinggal, bulan penuh suci. Kita sambut, Hari Idul Fitri. Lantunan takbir, menyayat hati. Sebentar lagi Ramadhan pergi ….. Doa doa tembus ke angkasa. Ini bulan baik, basuh semua dosa. Malam ganjil kan datang Cahaya. Lailatul Qadar malam penuh berkah. (bait rap)

Lebaran penuh keikhlasan, Lebaran saling memaafkan….

Salam Hari Raya! XPOSEINDONESIA/dM

Must Read

Related Articles