24.7 C
Jakarta
Wednesday, July 6, 2022

Bob Andika Mamana Sitepu, SH Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Karo Sumut

- Advertisement -
- Advertisement -

Di masa reses, Bob Andika Mamana Sitepu, SH. anggota DPR RI  Fraksi  PDIP melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihannya di Desa Kuta Rakyat Kec. Naman Teran, Kabupaten Karo – Sumatera Utara pada 26  Maret 2022.

Bob berbicara di depan sekitar 150 warga masyarakat juga kader PDIP setempat. Menurut Bob, salah satu karakteristik Indonesia sebagai negara-bangsa adalah kebesaran, keluasan dan kemajemukannya.  Indonesia memiliki seribu lebih suku bangsa dan bahasa, ragam agama dan budaya di sekitar enam belas ribu lebih pulau.

“Untuk itu perlu konsepsi, kemauan dan kemampuan yang kuat dan memadai untuk menopang kebesaran, keluasan dan kemajemukan keIndonesiaan,”kata  Bob   yang naik ke DPR dari  dapil Sumatera Utara III

Konsepsi tersebut disebut sebagai Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara atau Empat Pilar Kebangsaan.

- Advertisement -

Bob menjelaskan, mengapa 4 pilar kebangsaan sangat penting bagi bangsa, “Karena tujuannya agar masyarakat mengetahui identitas negaranya sehingga memiliki rasa cinta tanah air dan menjadi warga negara Indonesia yang berakhlak mulia, cerdas, partisipatif dan bertanggung jawab!!”ujarnya/

Kata Bob, pengamalan nilai-nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak untuk membangun negeri.

“Berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan abai dan lalai dalam pengimplementasian Empat Pilar itu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya  mengutip buku “Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.”

Terkait dengan Liberalisme ekonomi yang terjadi  belakangan ini, menurut Bob terjadi, “karena kita mengabaikan sila-sila dalam Pancasila terutama sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab dan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Begitupun perihal terjadinya konflik horizontal karena kita lalai pada Bhinneka Tunggal Ika!

Baca Juga :  Begini Catatan Sandiaga Saat Ngantor di Bali

Lebih laanjut Bob memaparka empat pilar Kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana. Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh.

“Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Konsep Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara terdiri dari: Pancasila, UUD 1945, NKRI Bhinneka Tunggal Ika.

Empat pilar tersebut  kata Bob, tidak dimaksudkan memiliki kedudukan sederajat.  

“Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda. Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain!””

Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

“Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa empat pilar ini adalah prinsip moral keIndonesiaan yang memandu tecapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan Makmur!”tutup Bob mengakhiri paparannya XPOSEINDONESIA Foto : Dokumentasi

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -