Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Satukan Energi, Manufaktur, dan Teknologi

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, Rabu (15/7/2026). Pameran yang berlangsung hingga 18 Juli 2026 ini menjadi wadah kolaborasi berbagai sektor strategis mulai dari energi, manufaktur, utilitas, hingga teknologi untuk mendukung pertumbuhan industri di Jawa Timur dan Indonesia Timur.

Penyelenggaraan Indonesia Energy Week Surabaya merupakan bagian dari ekspansi regional Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 yang menghadirkan Electric & Power Indonesia – Surabaya serta Water Indonesia – Surabaya. Kedua pameran tersebut digelar bersamaan dengan Manufacturing Surabaya edisi ke-20 dan Growtech Indonesia, membentuk satu ekosistem industri yang saling terintegrasi.

Sebagai salah satu pusat manufaktur nasional, Jawa Timur memiliki peran strategis dengan kontribusi sektor industri pengolahan sekitar 31 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Posisi tersebut diperkuat oleh Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi pintu distribusi utama menuju Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan pasokan energi yang andal, sistem utilitas yang efisien, serta teknologi pendukung industri terus meningkat.

Kolaborasi Industri Jadi Kunci Pertumbuhan

Pembukaan Indonesia Energy Week Surabaya dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama perwakilan pemerintah, Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, Konsulat Jenderal Jepang, asosiasi industri, akademisi, hingga pelaku usaha dari berbagai sektor.

Menurut Emil, pertumbuhan industri saat ini tidak lagi dapat dipandang secara sektoral karena seluruh sektor saling berkaitan.

“Pertumbuhan industri hari ini tidak lagi bisa dipandang secara sektoral karena tantangannya semakin kompleks. Persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuan berinovasi, memanfaatkan teknologi, meningkatkan efisiensi, serta menerapkan prinsip keberlanjutan,” ujar Emil.

Ia menambahkan penyelenggaraan Manufacturing Surabaya, Growtech Indonesia, dan Indonesia Energy Week Surabaya dalam satu rangkaian menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri Jawa Timur sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan industri nasional.

Hadirkan Solusi Energi dan Utilitas Industri

Melalui Electric & Power Indonesia – Surabaya, pengunjung dapat melihat berbagai solusi pembangkitan listrik, distribusi tenaga listrik, smart grid, energi baru terbarukan, sistem penyimpanan energi, otomasi industri, hingga teknologi efisiensi energi.

Sementara Water Indonesia – Surabaya menghadirkan inovasi pengolahan air bersih, pengelolaan air limbah, sistem filtrasi, teknologi membran, konservasi air, hingga solusi utilitas yang mendukung operasional kawasan industri secara berkelanjutan.

Selain pameran teknologi, Indonesia Energy Week Surabaya juga menghadirkan seminar bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Timur bertema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition” yang membahas berbagai isu strategis mengenai kelistrikan dan transisi energi nasional.

Lebih dari 200 Peserta dari 17 Negara

Country General Manager Pamerindo Indonesia, Lia Indriasari, mengatakan penyelenggaraan ketiga pameran tersebut bertujuan menghadirkan platform industri yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

Menurutnya, industri modern membutuhkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai sektor mulai dari manufaktur, energi, utilitas, teknologi hingga agrikultur.

“Selama bertahun-tahun pameran industri identik dengan tempat bertemunya produk dan teknologi. Kini perannya berkembang menjadi ruang kolaborasi berbagai sektor yang saling bergantung. Melalui Manufacturing Surabaya, Growtech Indonesia, dan Indonesia Energy Week Surabaya, kami ingin memperkuat konektivitas antara pusat pertumbuhan industri Indonesia dengan jejaring industri nasional maupun internasional,” ujar Lia.

Tahun ini, Indonesia Energy Week Surabaya bersama Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia diikuti lebih dari 200 peserta pameran dari 17 negara, menampilkan berbagai inovasi teknologi untuk sektor industri, energi, manufaktur, utilitas, dan agrikultur.

Melalui ekspansi Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series, Pamerindo Indonesia juga terus memperluas jangkauan pameran industri nasional. Setelah Balikpapan yang berfokus pada sektor pertambangan dan konstruksi, Surabaya menjadi simpul penting bagi industri manufaktur, energi, dan utilitas di Indonesia Timur, sebelum seluruh rangkaian ditutup melalui penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering Series 2026 di Jakarta sebagai ajang industri berskala nasional dan internasional. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles