Sandiaga Uno: Minangkabau Halal Festival Perkuat Kota Padang Sebagai Episentrum Produk Halal

- Advertisement -
- Advertisement -

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi penyelenggaraan Minangkabau Halal Festival (MHF)yang akan memperkuat kota Padang, Sumatera Barat sebagai episentrum produk-produk halal dunia.
“Luar biasa acara MHF, saya sangat berbahagia ada di sini. Melihat UKMKM dan para wirausaha muda memberi kontribusi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” kata Sandiaga saat door stop interview di tengah moment berkunjung ke MHF di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (8/9/2023).
“Kita harus jadi episentrum dari produk-produk halal dunia dan kita jadikan Padang sebagai pencipta peluang usaha dan lapangan kerja lewat Minangkabau Halal Festival, dan peserta UMKM terberdayakan,” tambah Sandiaga.

Peluang Generasi Muda
MHF sendiri digelar 8-10 Septermber 2023 dengan melibatkan banyak pelaku UMKM di Padang dan sekitarnya, khususnya dari kalangan mahasiswa.
Oleh karena itu, Sandiaga berpesan agar mahasiswa senantiasa jeli dalam melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan. Dengan begitu, peluang usaha dan lapangan kerja bisa semakin terbuka serta membangkitkan perekonomian.
Ketika ditanya wartawan apa yang harus dilakukan anak muda, terutama untuk mengembangkan UMKM yang ada di Sumbar?
Sandiaga menjawab cepat, “Generasi muda harus mampu menciptakan peluang dan jadi pemenang. Mulailah dari sekarang, jangan ditunda-tunda. Mulailah dari hal kecil, seperti hobi maupun produk ekraf; kuliner, fashion kriya, ini menjadi 75 persen dari kebutuhan masyarakat Indonesia. Jika anak muda mengambil kesempatan ini, insya Alah kita akan sambut Indonesia Emas 2024,” urai Sandiaga.

E Catalogue Masjid
Di kesempatan yang sama, Sandiaga juga menjelaskan tentang The Wonderful Mosque of Indonesia E-Catalogue yang peluncuran itu dilakukan dalam pertemuan para pengusaha Islam dunia, World Islamic Enterpreneur Summit (WIES) 2023 di Padang, Sumatera Barat.
The Wonderful Mosque of Indonesia E-Catalogue menjadi media promosi informasi akan besarnya potensi masjid di Indonesia sebagai sebuah destinasi pariwisata.
Menurut Sandi, e-katalog memuat informasi 74 masjid dari 16 provinsi di Indonesia yang memiliki potensi daya tarik wisata berdasarkan 7 kategori tema. Ke-7 tema tersebut adalah nilai sejarah, nilai arsitektur, nilai budaya, nilai amenitas, nilai edu-religi, nilai tujuan ziarah, nilai socialpreneur, dan nilai eco-mosque.

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -