Kia Carens telah melewati perjalanan panjang sejak pertama kali diperkenalkan secara global pada 1999. Setahun kemudian, MPV tersebut mulai hadir di Indonesia dan terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan keluarga, teknologi, hingga tren kendaraan elektrifikasi.
Kini, setelah lebih dari seperempat abad, Kia mulai memperlihatkan arah baru Carens melalui Carens EV Concept yang diperkenalkan di GIIAS Jakarta 2026.
Perjalanan Carens di Indonesia sendiri cukup panjang. Kia memperkenalkan Carens pertama kali pada 2000, sebelum menghadirkan Carens II pada 2003. Model tersebut bahkan sempat dirakit secara lokal menggunakan skema Completely Knocked Down (CKD).
Perkembangan berikutnya terjadi pada 2013 ketika Kia meluncurkan All New Carens dengan kapasitas tujuh penumpang. Model tersebut membawa sejumlah fitur yang pada masanya menjadi daya tarik, seperti gril Tiger Nose, mesin 2,0 liter, serta Flex Steer dengan pilihan karakter kemudi Comfort, Normal, dan Sport.
Pada tahun yang sama, Carens meraih penghargaan Medium MPV dalam mobilmotor Indonesian Car of the Year (ICOTY). Setahun kemudian, Carens kembali mendapat penghargaan Best Mid MPV pada OTOMOTIF Award 2014.
Pengakuan tersebut berlanjut melalui Auto Bild Award. Carens memenangkan kelas Medium MPV selama tiga tahun berturut-turut hingga 2015.
Memasuki 2022, Kia kembali membawa Carens ke Indonesia. Generasi keempat diperkenalkan di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) pada Maret 2022 dan kemudian diluncurkan secara resmi di GIIAS pada Agustus tahun yang sama.
Saat itu, Carens ditawarkan dalam konfigurasi enam dan tujuh penumpang. Untuk versi enam penumpang, Kia menghadirkan captain seats pada baris kedua. Carens bersama Sonet juga menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap penjualan Kia selama GIIAS 2022.
Carens Makin Modern
Perjalanan tersebut berlanjut pada 2026. Kia memperkenalkan The all-new Carens di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Generasi terbaru ini masih mempertahankan karakter Carens sebagai kendaraan keluarga, tetapi dengan tampilan dan teknologi yang lebih modern. Kia menawarkan pilihan konfigurasi enam dan tujuh penumpang, sehingga konsumen dapat memilih antara kenyamanan captain seats atau kapasitas penumpang yang lebih besar.
Dari sisi desain, perubahan terlihat pada penggunaan Digital Tiger Face dengan Diamond Finish Decor, Star Map LED Connected Tail Lamps, serta pelek R17 Crystal Cut Dual Tone.
Masuk ke dalam kabin, Kia membekali Carens dengan Electric One-Touch Tumble Seat yang memudahkan akses menuju baris ketiga. Ada pula Immersive Dual Panoramic Display dan fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) pada varian tertentu.
Respons pasar terhadap generasi terbaru Carens juga terlihat sejak kemunculannya di IIMS 2026. Model ini disebut mendominasi penjualan Kia selama pameran tersebut.
Di GIIAS Jakarta 2026, respons serupa kembali terlihat. Pengunjung memilih The all-new Carens sebagai Favorite Passenger Car MPV.
Dari MPV Konvensional ke Carens EV
Setelah memperbarui Carens dengan teknologi dan desain baru, Kia kini mulai memperlihatkan langkah berikutnya melalui Carens EV Concept.
Konsep tersebut menjadi gambaran mengenai arah pengembangan MPV listrik Kia untuk pasar Indonesia. Karakter Carens sebagai kendaraan keluarga tetap dipertahankan melalui kabin tiga baris yang fleksibel serta ruang yang dirancang untuk menunjang kebutuhan perjalanan bersama keluarga.
Carens EV Concept juga membawa sejumlah teknologi modern, termasuk panoramic display, panoramic sunroof, konektivitas, serta sistem keselamatan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Bagi Kia, pengembangan Carens EV tidak hanya berkaitan dengan perubahan sumber tenaga dari mesin pembakaran internal menuju listrik. Proyek tersebut juga dikaitkan dengan penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Kia menyebut pengembangan kendaraan listriknya didukung kapabilitas manufaktur lokal dan pasokan baterai di Indonesia. Langkah tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik Kia.
Saat ini, Kia menyebut TKDN kendaraan listriknya telah melewati persyaratan minimum pemerintah sebesar 40 persen dan diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 80 persen.
“Kebutuhan keluarga tetap menjadi inti dari pengembangan Carens. Dengan hadirnya pilihan penggerak listrik, kami ingin membawa pilihan baru yang tetap nyaman, praktis, dan mudah digunakan sehari-hari,” ujar Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia.
Menurut Welly, dukungan produksi lokal juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kendaraan Kia agar semakin sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
“Melalui konsep yang kami tampilkan di GIIAS, masyarakat sudah bisa melihat arah yang sedang kami siapkan,” tuturnya. XPOSEINDONESIA/IHSAN




