The Genius Math League (TGML) 2026 menjaring tiga finalis dari Semarang untuk melanjutkan kompetisi ke babak Grand Final. Ketiga peserta terpilih dalam Regional Offline Qualification Semarang yang berlangsung di Horison Ultima Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026), setelah melewati sejumlah tantangan yang menguji kemampuan matematika, kecepatan berpikir, ketelitian, dan strategi.
Tiga peserta yang berhasil lolos adalah Steven Endrajaya, siswa SMP RUSHD jurusan Mathematic; Jovan Valencio Lim, siswa kelas 11 SMA Karangturi Semarang; serta Nada Jenna Sasmaya, siswi kelas 7 SMP Semesta Bilingual Boarding School. Mereka akan mewakili Semarang dan bersaing dengan finalis dari berbagai regional pada Grand Final TGML 2026.
Regional Offline Qualification Semarang merupakan bagian dari rangkaian Sinar Mas Digital Day 2026 yang diselenggarakan TechConnect. Kompetisi ini dirancang untuk menguji lebih dari sekadar kemampuan berhitung, termasuk logika, critical thinking, problem-solving, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan waktu.
The Genius Math League menghadirkan konsep kompetisi lintas jenjang pendidikan yang memungkinkan peserta dengan latar belakang berbeda menghadapi tantangan yang sama. Melalui konsep tersebut, peserta mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan cara berpikir masing-masing dalam suasana kompetitif.
Dalam babak kualifikasi di Semarang, peserta harus melewati tiga tahapan, yakni Elimination Circuit, Precision Sprint, dan Gauntlet. Setiap tahapan memiliki karakter tantangan berbeda yang menuntut peserta menjaga keseimbangan antara kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan persoalan.
Kemampuan menentukan langkah menjadi faktor penting ketika peserta dihadapkan pada batas waktu. Hasil dari rangkaian kompetisi tersebut menentukan peserta yang berhak memperoleh Boarding Pass menuju Grand Final TGML 2026.
“Fokus menghadapi tantangan, dan terus mengasah kemampuan. Semoga pengalaman hari ini menjadi langkah bagi para peserta untuk terus berkembang dan menjadi generasi yang penuh potensi,” ujar Prita Setyani, SBP Head Mining at TechConnect.
Prita mengatakan kemampuan berpikir menjadi salah satu kompetensi yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja. TGML, menurutnya, menjadi salah satu upaya untuk mencari dan mengenali talenta muda Indonesia, khususnya mereka yang memiliki kemampuan di bidang teknik dengan basis matematika yang kuat.
“Dari kurang lebih 100.000 pendaftar, hari ini sekitar 300 peserta berhasil sampai di tahap ini. Artinya, kalian adalah bagian dari talenta-talenta terbaik yang telah melewati proses seleksi, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, berikan kemampuan terbaik, dan terus semangat untuk mengembangkan potensi yang kalian miliki,” kata Prita.
Regional Offline Qualification Semarang tidak hanya diisi dengan kompetisi matematika. Peserta juga mengikuti Math Workshop dan Financial Education Workshop yang dilengkapi sesi tanya jawab untuk memperluas pemahaman mengenai penerapan kemampuan berpikir matematis dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan membaca pola, menganalisis informasi, memahami persoalan, dan mengambil keputusan menjadi keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa proses berpikir dan ketepatan mengambil keputusan memiliki peran penting, tidak hanya dalam menyelesaikan soal matematika.
Setelah kualifikasi di Semarang, para peserta yang lolos dari berbagai regional akan melanjutkan persaingan menuju Grand Final The Genius Math League 2026. Babak puncak kompetisi ini dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.
TGML 2026 menawarkan total hadiah mencapai Rp1 miliar. Kompetisi ini menjadi bagian dari Sinar Mas Digital Day 2026 yang diselenggarakan TechConnect, sekaligus menjadi wadah bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan matematika, logika, dan strategi berpikir.
Peserta yang belum mengikuti Regional Offline Qualification masih memiliki kesempatan berpartisipasi melalui Regional Online Qualification. Jalur kualifikasi daring tersebut menjadi peluang untuk melanjutkan perjalanan menuju Grand Final The Genius Math League 2026. XPOSEINDONESIA/IHSAN



