Geely EX2 Raih Bintang Lima Euro NCAP dan ANCAP 2026

Geely EX2 meraih peringkat keselamatan tertinggi, bintang lima, dari Euro NCAP dan ANCAP 2026. Pencapaian ini diraih setelah kendaraan listrik tersebut menjalani pengujian berdasarkan standar dan protokol keselamatan terbaru yang diterapkan kedua lembaga independen tersebut.

Geely EX2 menjadi salah satu model pertama di segmen A dan B secara global yang memperoleh peringkat tertinggi dari Euro NCAP dan ANCAP dengan standar penilaian terbaru. Pengakuan ini mencerminkan kemampuan Geely EX2 dalam perlindungan penumpang, pencegahan kecelakaan, hingga sistem keselamatan setelah kecelakaan.

Dalam protokol penilaian keselamatan 2026, Euro NCAP dan ANCAP menggunakan empat tahapan pengujian, yaitu Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, dan Post-Crash Safety. Geely EX2 mencatatkan skor 79% untuk Safe Driving, 72% Crash Avoidance, 86% Crash Protection, dan 95% Post-Crash Safety.

Pada aspek Safe Driving, Geely EX2 dibekali Occupant Monitoring System, Driver Monitoring System, serta teknologi intelligent assistance. Sistem tersebut dirancang untuk mendeteksi berbagai potensi risiko, termasuk penggunaan sabuk pengaman yang tidak tepat, distraksi, kelelahan, dan kantuk pengemudi.

Fitur Child Presence Detection juga menjadi bagian dari sistem keselamatan kendaraan. Teknologi ini dapat memberikan peringatan melalui kendaraan dan smartphone apabila terdapat anak yang secara tidak sengaja tertinggal di dalam mobil.

Sementara pada aspek Crash Avoidance, Geely EX2 dilengkapi berbagai teknologi bantuan berkendara untuk membantu pengemudi menghadapi kondisi di jalan. Sistem Adaptive Cruise Control (ACC) menunjukkan performa pada skenario cut-in dan cut-out, sedangkan Intelligent Cruise Control (ICC) meraih skor penuh dalam pengujian lane-keeping, termasuk pada kecepatan tinggi dan tikungan.

Perlindungan saat terjadi benturan juga menjadi perhatian pada Geely EX2. Mobil ini mengusung sistem liquid-cooled battery untuk membantu menjaga stabilitas temperatur baterai serta struktur Cage Body yang dirancang untuk mendistribusikan energi benturan dan membatasi deformasi kabin.

Sistem keselamatan tersebut dilengkapi tujuh airbag, termasuk dual-chamber far-side airbag dan integrated side-curtain airbag, serta adaptive load-limiting seat belts. Pada tahap Post-Crash Safety, Geely EX2 juga dilengkapi Advanced eCall yang dapat melakukan panggilan darurat secara otomatis setelah terjadi benturan.

Selain itu, sistem post-crash electrical isolation pada baterai bertegangan tinggi turut membantu meningkatkan perlindungan setelah kecelakaan. Keseluruhan teknologi tersebut didukung sistem sensor 5-radar dan 5-kamera atau 5R5V, serta 36 fitur keselamatan cerdas untuk mendukung keselamatan aktif dalam penggunaan sehari-hari.

Di luar aspek keselamatan, Geely EX2 juga menjadi salah satu model dengan penjualan global tertinggi dari Geely. Model ini telah dipasarkan di lebih dari 30 negara dan mencatatkan penjualan global lebih dari 800.000 unit, sekaligus menjadi kendaraan terlaris dunia di segmen A dan B sepanjang 2025.

Sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan, Geely EX2 mengusung dimensi ringkas dengan radius putar 4,95 meter. Kemampuan tersebut dirancang untuk memudahkan manuver di jalan perkotaan maupun area parkir yang terbatas.

Geely EX2 menggunakan baterai berkapasitas 40,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 395 km berdasarkan standar NEDC. Kendaraan ini juga menawarkan biaya perawatan berkala rata-rata sekitar Rp1,4 juta per tahun hingga jarak tempuh 100.000 km.

Setelah diperkenalkan di sejumlah pasar seperti Australia, Inggris, dan Prancis, Geely EX2 terus memperluas kehadirannya secara global. Pada paruh kedua 2026, model ini dijadwalkan memasuki sejumlah pasar tambahan sebagai bagian dari ekspansi internasional Geely.

Pencapaian bintang lima dari Euro NCAP dan ANCAP memperkuat posisi Geely EX2 sebagai kendaraan listrik yang menggabungkan teknologi keselamatan, mobilitas perkotaan, dan kebutuhan pasar global dalam satu produk. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles