ILLUVIA Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Era Baru Smart System dan Smart Energy Solution di Indonesia

PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo, bagian dari Wirawan Corporation, resmi memperkenalkan ILLUVIA, brand Smart System & Smart Energy Solution yang menghadirkan berbagai solusi dan produk pintar untuk mendukung kebutuhan bangunan serta infrastruktur modern di Indonesia. ILLUVIA diperkenalkan dalam rangkaian IEE Series – Energy Week 2026 yang berlangsung Jumat (4/9) di Seminar Room, Hall D1 – JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Mengusung semangat “Smart System in One Ecosystem”, ILLUVIA menawarkan pendekatan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga bagaimana berbagai perangkat dapat terhubung dalam sebuah sistem yang lebih cerdas, efisien, dan terintegrasi.

ILLUVIA hadir dengan berbagai solusi yang mencakup Smart Home & Office, Smart Parking, dan Smart Energy Solution. Ketiganya dirancang untuk menghubungkan teknologi dengan kebutuhan pengguna, pengelolaan bangunan, otomatisasi, hingga efisiensi energi sehingga dapat memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun operasional bisnis.

“ILLUVIA kami hadirkan sebagai smart system provider yang tidak hanya menawarkan produk pintar, tetapi juga solusi yang dapat mendukung terbentuknya sebuah sistem yang lebih cerdas. Kami ingin setiap produk memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang terintegrasi, efisien, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya,” ujar Michael Hardinata, President Director Wirawan Corporation.

Menurut Yoseph Lazuardi, Strategic Business Development Director PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo, konsep utama ILLUVIA bukan sekadar menghadirkan perangkat pintar, melainkan membangun sebuah ekosistem yang memungkinkan berbagai perangkat bekerja bersama. Sistem tersebut dirancang agar dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan, mulai dari hunian, perkantoran, area komersial, industri, hingga infrastruktur.

“Smart system bukan hanya tentang perangkat. Bagi kami, smart system adalah tentang ecosystem, bagaimana semuanya dapat bekerja bersama dalam satu sistem,” jelas Yoseph dalam pemaparannya saat peluncuran ILLUVIA.

Pendekatan ILLUVIA dibangun melalui empat lapisan utama yang saling terhubung, yaitu device, communication, cloud, dan application. Perangkat menjadi bagian yang berinteraksi langsung dengan lingkungan, sementara sensor dapat mendeteksi berbagai kondisi dan meneruskannya melalui sistem komunikasi menuju bagian lain dalam ekosistem.

Untuk mendukung komunikasi ant perangkat, ILLUVIA dapat menggunakan berbagai protokol, mulai dari Wi-Fi, Zigbee, Bluetooth, RS485, DALI, KNX, hingga BACnet melalui gateway. Fleksibilitas tersebut memungkinkan sistem ILLUVIA terintegrasi dengan berbagai kebutuhan dan karakter proyek tanpa harus bergantung pada satu jenis perangkat atau protokol komunikasi.

Lapisan berikutnya adalah cloud yang berfungsi sebagai pusat pengelolaan data, penyimpanan histori, kontrol skenario, hingga pembaruan sistem. Sementara itu, pengguna dapat melakukan pengaturan melalui aplikasi ILLUVIA, panel kontrol, maupun metode kontrol lain seperti voice command.

Yoseph menjelaskan, salah satu keunggulan yang ingin ditawarkan ILLUVIA adalah kemudahan dalam membuat otomatisasi. Pengaturan dapat dilakukan melalui aplikasi dengan membuat aturan sederhana yang kemudian diterjemahkan menjadi sebuah skenario sesuai kebutuhan ruang.

“Setup-nya sangat mudah. Dengan aplikasi ILLUVIA, kita bisa membuat automation dalam beberapa menit dan mengubah aturan sederhana menjadi sebuah scenario,” jelas Yoseph.

Sebagai contoh, sistem dapat mengatur kondisi ruang rapat secara otomatis setelah kegiatan selesai. Lampu dapat diredupkan hingga tingkat tertentu, sementara tirai dapat terbuka atau tertutup sesuai skenario yang telah dibuat sehingga berbagai perangkat dapat bekerja secara bersamaan dalam satu sistem.

Konsep tersebut juga memungkinkan ILLUVIA memberikan tingkat kustomisasi yang lebih luas untuk kebutuhan setiap proyek. Menurut Yoseph, kebutuhan pencahayaan dan sistem pada setiap bangunan dapat berbeda sehingga solusi yang ditawarkan perlu dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pengguna.

“Setiap proyek memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami dapat melakukan customization sehingga desain dan sistem yang digunakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek,” ujarnya.

Tidak hanya menawarkan otomatisasi, ILLUVIA juga menempatkan data sebagai bagian penting dalam smart system. Data dapat digunakan untuk mengetahui apa yang terjadi, kapan terjadi, bagaimana sebuah sistem digunakan, hingga memantau konsumsi energi.

Melalui pemanfaatan data tersebut, pengguna dapat melihat pola penggunaan energi dan menentukan langkah yang lebih tepat untuk meningkatkan efisiensi. Dengan demikian, manfaat smart system tidak berhenti pada kemampuan mengontrol perangkat secara otomatis, tetapi juga membantu pengelola mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.

Aspek keamanan dan keandalan juga menjadi bagian dari pengembangan ILLUVIA. Sistem ini dilengkapi dengan komunikasi terenkripsi, pengaturan akses pengguna berdasarkan tingkatan, pembaruan perangkat lunak secara jarak jauh atau over-the-air (OTA), serta tetap menyediakan kontrol fisik melalui sakelar manual ketika dibutuhkan.

Sistem ILLUVIA juga dirancang agar dapat berkembang mengikuti kebutuhan pengguna. Penerapannya dapat dimulai dari satu ruangan, kemudian diperluas menjadi satu bangunan hingga area yang lebih besar atau beberapa bangunan tanpa harus membangun ulang keseluruhan arsitektur sistem.

Pendekatan scalable tersebut membuat ILLUVIA dapat digunakan untuk proyek dengan kebutuhan berbeda, baik dalam skala kecil maupun besar. Pengguna dapat memulai dari kebutuhan yang paling mendesak dan kemudian menambah perangkat maupun area yang terhubung seiring perkembangan proyek.

Salah satu solusi yang diperkenalkan dalam peluncuran ILLUVIA adalah Smart Parking. Sistem ini dirancang untuk mengatur pencahayaan area parkir berdasarkan keberadaan dan pergerakan kendaraan sehingga penggunaan energi dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

Ketika tidak terdapat kendaraan, pencahayaan dapat diredupkan hingga sekitar 10 persen. Saat sensor mendeteksi kendaraan yang masuk, intensitas lampu dapat meningkat hingga 100 persen, kemudian kembali diredupkan setelah kendaraan meninggalkan area tersebut.

Menurut Yoseph, penerapan sistem tersebut berpotensi membantu menghemat konsumsi energi hingga sekitar 70–80 persen, tergantung pada kondisi dan konfigurasi proyek. Smart Parking ILLUVIA juga menawarkan fitur seperti pengaturan sensitivitas, koordinasi zona, serta konsep follow-me lighting yang memungkinkan pencahayaan mengikuti pergerakan kendaraan.

“Dengan sistem ini, area parkir dapat menjadi lebih efisien, nyaman, dan intelligent karena pencahayaan bekerja sesuai kebutuhan, bukan terus-menerus pada tingkat maksimal,” kata Yoseph.

Solusi Smart Parking tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana konsep Smart System in One Ecosystem diterapkan dalam kebutuhan nyata. Teknologi sensor, komunikasi, kontrol pencahayaan, aplikasi, serta data dapat bekerja secara terintegrasi untuk menciptakan sistem yang lebih efisien.

Selain Smart Parking, ILLUVIA juga membawa solusi Smart Home & Office untuk membantu mengelola berbagai perangkat dalam ruang. Sistem dapat digunakan untuk mengatur pencahayaan, perangkat, otomatisasi, hingga kondisi ruang berdasarkan skenario yang ditentukan pengguna.

Sementara itu, Smart Energy Solution diarahkan untuk membantu pengguna dan pengelola bangunan memahami serta mengoptimalkan penggunaan energi. Melalui pemantauan dan analisis data, konsumsi energi dapat dikelola secara lebih terukur sekaligus membuka peluang peningkatan efisiensi operasional.

Bagi ILLUVIA, teknologi pintar seharusnya tidak berhenti sebagai fitur tambahan, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi penggunanya. Karena itu, pengembangan produk dan solusi ILLUVIA dibangun berdasarkan tiga prinsip utama, yaitu SMART, CONNECTED, dan EFFICIENT.

Prinsip SMART menekankan kemampuan teknologi dalam memberikan kontrol dan pengelolaan secara lebih cerdas. Sementara CONNECTED memastikan perangkat dan sistem dapat terhubung untuk membentuk ekosistem yang lebih terintegrasi, sedangkan EFFICIENT berfokus pada solusi yang membantu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus penggunaan energi.

Ketiga prinsip tersebut menjadi dasar ILLUVIA dalam menghadirkan teknologi untuk kebutuhan bangunan dan infrastruktur masa depan. Dengan menggabungkan konektivitas, otomatisasi, data, dan efisiensi energi, ILLUVIA ingin membawa konsep smart system lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat dan industri di Indonesia.

Melalui diperkenalkannya ILLUVIA, PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo membuka langkah baru dalam menghadirkan solusi teknologi yang lebih terintegrasi bagi pasar Indonesia. Mulai dari Smart Home & Office, Smart Parking, hingga Smart Energy Solution, seluruhnya diarahkan untuk menghubungkan produk, sistem, dan teknologi dalam satu ekosistem yang lebih cerdas.

Bagi ILLUVIA, masa depan bukan sekadar tentang memiliki perangkat yang pintar, tetapi tentang bagaimana berbagai perangkat tersebut dapat bekerja bersama untuk menciptakan sistem yang lebih pintar. Dengan semangat “Not Just A Light. Smart System. Smarter Living. Smarter Future,” ILLUVIA membawa visi baru tentang bagaimana teknologi dapat menjadi bagian dari kehidupan dan infrastruktur modern yang lebih efisien. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles