Tidak semua karya musik lahir dari studio. Ada yang lahir dari ruang tunggu, ruang di mana seorang pria berdiri di ambang peran terbesar dalam hidupnya, dan memilih untuk menuangkan semua yang dirasakannya ke dalam nada.
Itulah yang dilakukan Adikara. Solois ini kembali dengan EP bertajuk “Spotless Dove” sebuah extended play yang bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan dokumen emosional dari fase paling transformatif dalam hidupnya: menyambut kelahiran putri pertamanya.
Kabar tentang kehadiran sang putri membawa perubahan cara pandang yang tidak bisa ia abaikan. Adikara mulai merenungkan hal-hal yang sebelumnya jarang ia pikirkan secara mendalam makna tanggung jawab, arti kasih sayang yang sesungguhnya, dan fakta bahwa seorang anak datang ke dunia dalam keadaan yang sepenuhnya murni, tanpa pernah memilih untuk dilahirkan. Dari kesadaran itu tumbuh keinginan yang kuat: memastikan sang anak bertumbuh dengan cinta yang utuh sejak awal, bahkan jauh sebelum ia menghirup udara pertamanya.
Dalam proses refleksi itu, Adikara teringat sebuah kalimat yang pernah ia dengar dan tidak bisa ia lupakan: “The most masculine I have ever felt is when I held my own daughter.” Kutipan itu membawanya pada pemaknaan baru tentang maskulinitas bukan hanya soal kekuatan, tapi juga soal kelembutan, perlindungan, dan kesiapan untuk menjadi tempat pulang bagi keluarga.
Semua pergulatan batin itu kemudian menemukan jalannya melalui musik. “Spotless Dove” menjadi wadah di mana Adikara menuangkan proses emosionalnya secara jujur perjalanan seorang pria yang sedang belajar memahami siapa dirinya dalam peran yang belum pernah ia jalani sebelumnya.
Tapi lebih dari sekadar karya untuk didengar publik, EP ini punya makna yang jauh lebih privat. Ini adalah hadiah pertama yang Adikara siapkan untuk putrinya sebuah pengingat bahwa bahkan sebelum ia hadir ke dunia, cinta itu sudah ada, utuh, dan tidak akan pernah berubah. Suatu hari nanti, jika jarak atau waktu memisahkan mereka, lagu-lagu dalam “Spotless Dove” akan tetap menjadi ruang tempat sang putri bisa kembali untuk mengingat bahwa ia selalu dicintai, sejak sebelum ia lahir.
EP “Spotless Dove” kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Bagi siapa pun yang pernah merasakan momen berdiri di ambang sesuatu yang besar dan tidak tahu harus berkata apa mungkin Adikara sudah menemukan kata-katanya untuk kita semua. XPOSEINDONESIA/IHSAN

