Kamis, Maret 5, 2026

Oleg Sanchabakhtiar : Video Musik Sekarang Ini Sudah Menjadi Movement!

Seorang tokoh muda, rasanya layak dijadikan tokoh memang. Ketokohannya tak bisa dipungkiri, dalam perjalanan dan juga perkembangan akan video musik di Indonesia ini. Dunia yang sudah ditangani, sudah dijalaninya sejak medio 1990-an.

Saat ramai-ramainya Video Musik menjadi salah satu media promosi penting, dari pe-rilis-an rekaman musik. Dan sejak era tersebut, ia telah membesut dan menghasilkan tak kurang dari 300 video musik Indonesia. Video musik dari bisa dibilang nyaris seluruh nama penyanyi, grup band yang berkiprah di dunia Musik Indonesia.

Oleg Sanchabakhtiar, begitu namanya. Yang sepanjang perjalanan karirnya di bidang video musik (dikenal sebagai Video-Clip), ia telah diganjar berbagai penghargaan baik lokal maupun internasional.

Antara lain Sutradara Terbaik, DOP (Director of Photography) Terbaik, Cameramen Terbaik, Lighting Terbaik, Art Director Terbaik dan Editor Terbaik. Yang artinya, bisa dibilang ia berkiprah secara total, di semua bidang pada pembuatan sebuah video musik, atau video-clip tersebut.

Tak hanya sampai di penghargaan individual, untuk dirinya. Ia juga sukses menghantarkan sejumlah video kreasinya sebagai video terbaik tahunan, bulanan. Sampai pada video favorit pilihan penonton.

Lalu pada periode waktu berikutnya, hampir 1 dekade, Oleg Sanchabakhtiar, menyibukkan diri sebagai creative-director pada beberapa grup band ternama. Terutama grup musik Noah. Ia juga kerapkali ia menangani beberapa konser besar di sektor art atau creative nya.

Atas pertimbangan panjangnya pengalaman kiprahnya di video musik tersebut, Oleg kemudian berinisiatif menggelar lagi, Indonesia Video Music Awards. Di 2025 digulirkan lagi ide penghargaan atas video tersebut.

Tentu saja, dengan beberapa pembaharuan. Yang prinsipnya, format baru yang lebih visioner dan terstruktur. Ajang ini pada era 1990-an dikenal luas sebagai Video Musik Indonesia (VMI). Setelah vakum pada beberapa dekade, ingin sekali untuk dihidupkan kembali. Dengan pendekatan konsep yang telah disesuaikan, lebih modern dan relevan dengan generasi digital masa kini.

Tentu saja, timbullah pertanyaan, apakah pada saat sekarang video musik masih penting? Di era sekarang, saat semua orang bisa dengan mudahnya mengunggah video dalam hitungan detik kan? Gimana? Pertanyaan langsung ditujukan pada Oleg Sanchabakhtiar sendiri.

Menurut Oleg, Oh tentu saja. Sangat penting, jawab Oleg bahkan semakin krusial sebenarnya. Sejatinya video musik bukan sekedar pelengkap lagu. Video Musik itu adalah wajah, jiwa dan identitas dari sebuah karya (lagu/musik).

Hal itulah yang ingin dibangun kembali lewat acara  Indonesia Video Music Awards ( #IMVA_official ). Sebuah system apresiasi yang serius, berkelanjutan dan memiliki standar profesionalisme, lanjut Oleg lagi.

Lebih lanjut, Oleg menerangkan bahwa IMVA 2026 ini memiliki 3 pilar utama. Ada Piala Swaradrisya. Kategori professional, dengan system kurasi berjenjang. Penilaian dilakukan berdasarkan kekuatan naratif, visual, konsistensi artistic dan relevansi karya dalam pengembangan ekosistem industri kreatif.

Yang kelak terpilih, bukanlah semata-mata sekadar viral, tetapi layak secara kwalitas. Pemenang kategori ini dengan standar nilai internasional, akan dipersiapkan untuk mewakili Indonesia di ajang forum dan kompetisi video musik internasional.

Kategori berikut, Rising & Youth Category. Kalau kategori professional sudah diadakan sejak awal 2026, maka untuk kategori ini dipersiapkan untuk menjadi gerbang bagi kemunculan generasi muda, yang siap membangun identitas visual musik Indonesia, secara professional dan berdaya saing.

Sebagai kategori ketiga adalah, Special Competition Series. Yang sudah dimulai sejak awal tahun silam. Mencakup dari konsep organic, hybrid sampai AI video. Karena industri bergerak relatif cepat, maka creator Indonesia harus siap bersaing di level internasional.

IMVA ini pendekatan kreatifnya sistematis dan berkelanjutan. Diharapkan tidak menjadi sekedar awards, bukan sekedar nostalgia. Melainkan semacam arsitektur video musik Indonesia di masa sekarang.

Oleg melanjutkan lagi, bahwa di tengah algoritma yang cepat dan atensi yang pendek, kwalitas harus tetap diberikan ruang memadai. Karena bila kualitasnya kuat, tambah Oleg, maka karya Indonesia harusnya kelak layak berdiri di stage internasional.

Adapun selengkapnya Informasi mengenai IMVA bisa didapatkan di website resmi,  www.indonesiavideomusicawards.com.

Sukses untuk IMVA. Dan xposeindonesia dengan bangga, ikut memberikan support sepenuhnya. Salam Musik. XPOSEINDONESIA/dM

Must Read

Related Articles