Swiss-Belresidences Kalibata Luncurkan Program 24 Hours Stay

Tiba di Jakarta tengah malam, lalu harus duduk menunggu di lobi karena kamar baru bisa ditempati pukul 14.00, pengalaman seperti ini bukan lagi cerita asing bagi para pelancong bisnis maupun wisatawan transit yang padat jadwal. Swiss-Belresidences Kalibata kini hadir dengan jawaban konkret: program 24 Hours Stay, sebuah sistem menginap fleksibel yang menghitung durasi kamar bukan dari jam baku hotel, melainkan tepat sejak tamu melakukan check-in. Dengan harga mulai IDR 850.000 nett per malam, program ini menjadi salah satu penawaran paling relevan di segmen hotel bintang empat Jakarta saat ini.

Peluncuran program ini bukan sekadar langkah promosi musiman. Di baliknya ada pergeseran nyata dalam perilaku perjalanan masyarakat urban Indonesia pascapandemi. Jadwal penerbangan yang semakin variatif, maraknya perjalanan bisnis lintas kota dalam sehari, hingga lonjakan penumpang kereta cepat Whoosh antara Jakarta dan Bandung semuanya menciptakan kebutuhan menginap yang tidak lagi bisa dipaksa masuk ke dalam kotak check-in pukul 14.00 dan check-out pukul 12.00. Tren flexible stay ini sudah lebih dulu diadopsi jaringan hotel besar di Singapura dan Tokyo, dan kini mulai merambah pasar Jakarta.

Nungrudin Sukmawati, General Manager Swiss-Belresidences Kalibata, menegaskan bahwa perubahan ini bukan tren sesaat. “Kami melihat adanya perubahan pola perjalanan di mana fleksibilitas menjadi prioritas utama. Melalui program 24 Hours Stay, kami ingin memberikan pengalaman menginap yang lebih relevan, di mana tamu dapat menikmati waktu mereka secara maksimal tanpa terbatas oleh aturan konvensional,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan strategi Swiss-Belhotel International yang semakin menempatkan pengalaman tamu sebagai inti kompetisi, bukan sekadar harga atau lokasi.

Lokasi Swiss-Belresidences Kalibata memang menjadi keunggulan tersendiri yang sulit diabaikan. Kawasan Kalibata berdiri di titik simpang berbagai moda transportasi Jakarta dari Bandara Halim Perdanakusuma yang melayani penerbangan domestik, Stasiun Whoosh sebagai gerbang kereta cepat menuju Bandung, hingga jaringan Commuter Line dan Transjakarta yang menjangkau hampir seluruh penjuru ibu kota. Bagi tamu bisnis yang agenda hariannya melompat dari satu titik ke titik lain di Jakarta, posisi strategis ini bisa menghemat waktu dan energi secara signifikan.

Sebagai hotel bintang empat di bawah bendera Swiss-Belhotel International jaringan hospitalitas global yang beroperasi di lebih dari 20 negara Swiss-Belresidences Kalibata menawarkan fasilitas yang jauh melampaui fungsi sekadar tempat tidur. Ballroom dan ruang pertemuan tersedia untuk kebutuhan korporasi, restoran dengan pilihan menu lengkap, kolam renang, hingga area rekreasi menjadikan properti ini relevan untuk segmen bleisure perpaduan business dan leisure yang kini menjadi tren dominan perjalanan korporat. Yang menarik, hotel ini juga memiliki ruang terbuka hijau sebagai bagian dari komitmen green living, nilai tambah yang semakin diperhitungkan wisatawan yang sadar keberlanjutan lingkungan.

Untuk menikmati program 24 Hours Stay, tamu perlu memperhatikan beberapa ketentuan. Program ini hanya berlaku untuk tipe kamar tertentu bergantung ketersediaan, dan pemesanan wajib dilakukan langsung melalui pihak hotel bukan melalui platform OTA pihak ketiga. Durasi 24 jam dihitung ketat sejak check-in yang telah dikonfirmasi; permintaan early check-in lebih awal dari waktu yang disepakati atau perpanjangan di luar batas 24 jam akan dikenakan biaya tambahan sesuai kebijakan yang berlaku. Program ini pun tidak bisa digabungkan dengan promo lain yang sedang aktif. Mengingat ketersediaan yang terbatas, reservasi lebih awal sangat disarankan, terutama di musim peak season atau hari kerja ketika permintaan dari segmen korporat cukup tinggi.

Di tengah persaingan hotel Jakarta yang semakin ketat, Swiss-Belresidences Kalibata memilih bersaing pada dimensi yang tepat: bukan sekadar memangkas harga, melainkan mendefinisikan ulang apa artinya menginap dengan nyaman di kota yang tidak pernah berhenti bergerak. Program 24 Hours Stay adalah argumen terkuat mereka. XPOSEINDONESIA/IHSAN

Must Read

Related Articles