Jokowi: Waduk Muara Nusa Dua Bisa Difungsikan sebagai Destinasi Wisata

17 June 2019

Presiden Joko Widodo menginginkan agar waduk muara pertama di Indonesia yakni Waduk Muara Nusa Dua, Bali dapat difungsikan sebagai obyek wisata setelah proyek rehabilitasi dan penataan rampung akhir tahun ini.

 

Jokowi saat peninjauan Rehabilitsi Peningkatan, dan Penataan Kawasan Wisata Waduk Muara Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6/2019), mengatakan waduk seluas 35 hektare tersebut tidak akan sekedar menjadi sumber air baku bagi beberapa wilayah di Bali meliputi Denpasar, Benoa, Nusa Dua, dan sekitar kawasan bandara tapi juga kawasan wisata.

“ Tidak hanya fungsi air baku, tapi juga untuk restoran, untuk tempat wisata,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan ke depan waduk ini akan menjadi obyek wisata yang bagus. “ Ya nanti kanan kiri ini akan ada kaya resto, café gitu. Ini gambarnya ada. iya dong, kalau bisa fungsinya tidak hanya air baku, bisa untuk wisata, bisa untuk resto ya bagus,” ujar Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang memandu Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut menambahkan selama ini banyak pemancing datang untuk memancing di kawasan waduk. Hingga kedepan waduk juga potensial dijadikan sebagai destinasi wisata mincing yang banyak diminati.

Presiden mengaku sampai sejauh ini ketika proyek revitalisai waduk telah mencapai 80 persen, pengerjaannya relatif memuaskan. “Saya kira penataan kanan kirinya bagus,” katanya.

Waduk Muara Nusa Dua dibangun pada 1996, yang merupakan muara dari Tukad Badung dengan panjang alur sungai mencapai 19,6 km dengan luas DAS 40,95 Km2.

Dengan luas genangan 35 hektare, waduk mampu menampung 770.000 meter kubik dengan volume tampungan efektif 595.000 meter kubik.

Kegiatan Rehabilitasi Waduk Muara ini didasari oleh permasalahan yang muncul meliputi sedimentasi ke dalam waduk sangat tinggi, tampungan efektif berkurang, pemenuhan kebutuhan air baku yang terus meningkat, dan banyaknya sampah yang masuk ke area waduk sehingga kualitas air menurun.

Selama ini bali memiliki sejumlah aktrasi wisata yang sudah banyak dikenal wisatawan, dengan begitu dianggap perlu dikembangkan daya tarik wisata baru agar Bali tetap diminati wisatawan baik domestic maupun mancanegara. XPOSEINDONESIA/ Foto : Dok. Puskomlik Kemenpar

 

More Pictures

 

 

Last modified on Monday, 17 June 2019 12:28
Login to post comments