GBN 2019 : Batik Tidak Lagi Kuno

09 May 2019

Untuk ke 11 kalinya, Pameran Gelar Batik Nusantara (GBN) kembali diadakan oleh Yayasan Batik Nusantara. Kali ini dengan mengangkat tema "Lestari Tak Terbatas”. Pameran ini diselenggarakan  dari 8--12 Mei 2019 di Jakarta Convention Center,  menghadirkan 260 stan dan menargetkan kehadiran 13.000 pengunjung. Adapun, target nilai transaksi yang diharapkan mencapai Rp27,5 miliar. 

Ketua Panitia Gelar Batik Nusantara (GBN) 2019 Wida D. Herdiawan dalam konferensi pers Gelar Batik Nusantara (GBN) 2019 di Jakarta Convention Center di Jakarta, Rabu (8/5/2019) menyebut, pilihan   tema tersebut memiliki makna, “bahwa batik tak lagi berkonotasi tua dan kuno, tetapi merupakan warisan leluhur yang mencitrakan kebebasan, kedinamisan, serta keceriaan yang sesuai dengan generasi saat ini!” kata Wida. 

Yayasan Batik Nusantara  melihat, batik bukan lagi semata menjadi budaya asli masyarakat Jawa , namun juga bisa berkembang di Sumatra, Kalimantan, Ambon, hingga Papua.  Dalam GBN 2019 ini, mereka mengedepakan  batik Sumatra. 

“Karena di beberapa tempat di Sumatra memang sudah ada batik, tetapi sempat mati suri sehingga dibangkitkan kembali oleh perajin di daerah- tersebut," tutur  Wida lagi

Wida menyebut perkembangan batik terus dilestarikan di berbagai sentra, dan pertumbuhan ini mengikuti tren perkembangan zaman.   "Batik sekarang tak lagi terkesan kuno, tetapi lebih ceria dan mengikuti zaman. Batik tidak hanya untuk busana, tetapi bisa untuk aksesoris hingga desain rumah," lanjutnya. 

 Pameran yang diselenggarakan pada 8--12 Mei 2019 di Jakarta Convention Center tersebut menghadirkan sebanyak 260 stan dan menargetkan kehadiran sebanyak 13.000 pengunjung. Adapun, target nilai transaksi yang diharapkan mencapai Rp27,5 miliar.  XPOSEINDONESIA/NS Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

 

 

Last modified on Wednesday, 15 May 2019 11:17
Login to post comments