22 Spot Foto Instagramable di Svargabumi

02 October 2020

Tidak jauh dari Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah,  terdapat objek wisata baru. Namanya Svargabumi. Uniknya,  tempat wisata ini  letaknya di tengah-tengah hamparan sawah dan pemandangan Bukit Manoreh dan Candi Borobudur.  Lokasi tepatnya ada pinggir jalan, di perbatasan Dusun Ngaran dan Dusun Gopalan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur.

Sejak di pintu masuk Svargabumi, pengunjung akan disambut hamparan persawahan seluas  tiga hektar yang menghijau. Di tengah itu  terlihat 22  spot foto instagramable. 

Ada spot foto dengan pemandangan back ground Candi Borobudur, spot ayunan, spot di tengah sawah, dan banyak lagi. 

"Spot-spot di sini kami atur secara modern, dan tidak merusak lingkungan dan pola tanam sawah yang ada,” kata salah satu pemilik SvargaBumi, Putranto Cahyono atau biasa dipanggil Pungky saat rombongan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) bertandang ke sini pada Rabu, 30 September 2020.

Menurut Pungky, nama Svargabumi ini dipilih karena lokasi ini indah layaknya di svarga atau surga. 

Dan Svargabumi memiliki tiga zona tanaman yang disesuaikan dengan pola tanah yang ada. “Pola satu, yang baru ditanam, kemudian pola  tanam remaja, dan pola tanam yang mau panen.  Untuk saat ini, bisa terlihat tanaman padi yang sudah mulai berbuah, namun ada juga yang masih mulai ditanam," ungkapnya  

Pungky mengatakan,  kawasan wisata spot foto di sawah ini  dibuka  dari  Senin – Jumat, sejak pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.  Sementara  pada  hari Sabtu dan Minggu dibuka lebih pagi dari pukul 06.30  hingga 17.30. Ingat ingat, pada hari Kamis  Svarhabumi ditutup .

“Pada hari libur nasional, kami tetap dibuka dengan harga tiket masuk  untuk Dewasa  sebesar Rp 25.000, sementara Anak-anak sebesar Rp  15.000,” ujar Pungky, 

Wisata spot foto ini  menurut Pungky baru  dibuka pada 8 Agustus 2020 dengan persiapan  dilakukan sejak Juli 2019. 

“Idenya didapat dari hasil riset, di mana kita menginginkan adanya wisata  baru, yang merupakan second layer setelah Candi Borobudur, dengan konsep pelestarian alam,” ujar Pungky.

Lokasi persawahan ini sendiri menurut Pungky disewa dari petani. Para pemilik lahan, tetap diberi kesempatan mengelola. 

“Bahkan kita berikan bibit, kita bantu juga untuk pupuknya. Hasilnya kita kembalikan lagi kepada mereka. Supaya apa? Ini   untuk menjaga ketahanan pangan, sekaligus Petani tetap produktif  dan  juga pemberdayaan masyarakat. Jadi kita  kerja bareng, dan memilikinya bersama. Sekaligus merawat lokasi ini,” tutur Pungky lagi. 

Karena Svargabumi baru dibuka  pada Agustus lalu, atau di tengah  masa pandemic, Pungky menyebut protocol kesehatan menjadi wajib ditaati. 

Di tengah kunjungan wisatawan per harinya berkisar antara  100-200 orang dan pada  Sabtu - Minggu bisa mencapai sekitar  500-an orang, maka jika pengunjung lebih dari jumlah itu, “Segera kita tutup! untuk kenyamanan dan Kesehatan bersama.  Sepanjang masa covid ini  memang ada pembatasan jumlah pengunjung.” Tutup Pungky.  XPOSEINDONESIA Teks dan Foto Dudut Suuhendra Putra

 

More Picttures

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Last modified on Friday, 02 October 2020 15:21
Login to post comments