Tabanan Raih Trisakti Tourism Award 2019 

23 December 2019

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dalam mengembangkan pariwisata yang berlandaskan pengembangan budaya, mendapatkan apresiasi di tingkat nasional dengan diraihnya penghargaan Trisakti Tourism Award 2019

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengucapkan rasa syukurnya karena daerahnya telah dianugerahi warisan wisata budaya yang dikenal oleh dunia seperti Jatiluwih, Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan.

"Untuk warisan budaya yang diangkat memang Jatiluwih, karena Jatiluwih merupakan world heritage yang ada di Bali khususnya di Tabanan, dan menjaga word heritage itu tidaklah mudah, bagaimana kita bisa menyeimbangkan yang namanya budaya dengan masyarakat sekitarnya termasuk kesejahteraan ekonominya," ujar Ni Putu Eka Wiryastuti usai menerima penghargaan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (22/12/2019) malam.

"Dengan adanya berbagai macam festival ini, kita bisa terus melestarikan kebudayaan dan mendorong ekonomi masyarakat sehingga konsep trisakti yang berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya dapat tercapai," tandas Ni Putu Eka Wiryastuti.

Ketua penyelenggara Trisakti Tourism Award, Wiryanti Sukamdani, mengatakan, ajang ini diikuti oleh 60 peserta, yang kemudian terpilih 40 nominator dan ditetapkan 15 pemenang, dengan melibatkan dewan juri yang kompeten dan profesional.

"Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi wisata yang memiliki keindahan alam yang tidak terhingga dan tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kita sudah sepatutnya bangga tinggal di negeri ini. Saya berharap, Trisakti Tourism Award bisa digelar setiap tahunnya untuk memajukan pariwisata di Indonesia," kata Wiryanti Sukamdani.

Acara Trisakti Tourism Award 2019 diawali dengan pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang berkontribusi pada pengembangan pariwisata. Sumatera Selatan menjadi pemenang wisata petualang.

Lalu ada Kabupaten Raja Ampat Papua Barat menjadi pemenang untuk kategori wisata bahari. Kategori wisata kuliner dan belanja dimenangkan oleh Kota Semarang.

Selanjutnya, wilayah Tabanan Bali menjadi pemenang pertama kategori wisata warisan budaya. Wilayah Banyuwangi, Jawa Timur menjadi pemenang kategori ekonomi wisata. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menjadi pemenang penghargaan khusus Trisakti Tourism Award 2019.

Adapun para juri-juri yang terlibat yakni Sapta Nirwandar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2011-2014, Praktisi Ekowisata David Makes, Praktisi Perjalanan Wisata Budi Tirtawisata, Praktisi Kebudayaan Ayu Dyah Pasha, Praktisi Wisata Kuliner Siti Radarwati, Praktisi Pemasaran Hermawan Kartajaya.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. XPOSEINDONESIA/Foto : Dudut Suhendra Putra.

More Pictures

 

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dalam mengembangkan pariwisata yang berlandaskan pengembangan budaya, mendapatkan apresiasi di tingkat nasional dengan diraihnya penghargaan Trisakti Tourism Award 2019

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengucapkan rasa syukurnya karena daerahnya telah dianugerahi warisan wisata budaya yang dikenal oleh dunia seperti Jatiluwih, Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan.

"Untuk warisan budaya yang diangkat memang Jatiluwih, karena Jatiluwih merupakan world heritage yang ada di Bali khususnya di Tabanan, dan menjaga word heritage itu tidaklah mudah, bagaimana kita bisa menyeimbangkan yang namanya budaya dengan masyarakat sekitarnya termasuk kesejahteraan ekonominya," ujar Ni Putu Eka Wiryastuti usai menerima penghargaan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (22/12/2019) malam.

"Dengan adanya berbagai macam festival ini, kita bisa terus melestarikan kebudayaan dan mendorong ekonomi masyarakat sehingga konsep trisakti yang berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya dapat tercapai," tandas Ni Putu Eka Wiryastuti.

Ketua penyelenggara Trisakti Tourism Award, Wiryanti Sukamdani, mengatakan, ajang ini diikuti oleh 60 peserta, yang kemudian terpilih 40 nominator dan ditetapkan 15 pemenang, dengan melibatkan dewan juri yang kompeten dan profesional.

"Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi wisata yang memiliki keindahan alam yang tidak terhingga dan tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kita sudah sepatutnya bangga tinggal di negeri ini. Saya berharap, Trisakti Tourism Award bisa digelar setiap tahunnya untuk memajukan pariwisata di Indonesia," kata Wiryanti Sukamdani.

Acara Trisakti Tourism Award 2019 diawali dengan pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang berkontribusi pada pengembangan pariwisata. Sumatera Selatan menjadi pemenang wisata petualang.

Lalu ada Kabupaten Raja Ampat Papua Barat menjadi pemenang untuk kategori wisata bahari. Kategori wisata kuliner dan belanja dimenangkan oleh Kota Semarang.

Selanjutnya, wilayah Tabanan Bali menjadi pemenang pertama kategori wisata warisan budaya. Wilayah Banyuwangi, Jawa Timur menjadi pemenang kategori ekonomi wisata. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menjadi pemenang penghargaan khusus Trisakti Tourism Award 2019.

Adapun para juri-juri yang terlibat yakni Sapta Nirwandar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2011-2014, Praktisi Ekowisata David Makes, Praktisi Perjalanan Wisata Budi Tirtawisata, Praktisi Kebudayaan Ayu Dyah Pasha, Praktisi Wisata Kuliner Siti Radarwati, Praktisi Pemasaran Hermawan Kartajaya.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. XPOSEINDONESIA/Foto : Dudut Suhendra Putra.

More Pictures

 

Last modified on Monday, 23 December 2019 14:31
Login to post comments