<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Tjoet Nyak Dhien &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/tjoet-nyak-dhien/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2025 09:04:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Tjoet Nyak Dhien &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>“Erros Djarot Buka Lembaran Hidupnya: Dua Buku, Satu Semangat Menyatukan”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/erros-djarot-buka-lembaran-hidupnya-dua-buku-satu-semangat-menyatukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 23:03:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Autobiografy]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Pasti Berlalu]]></category>
		<category><![CDATA[Erros Djarot]]></category>
		<category><![CDATA[Tjoet Nyak Dhien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36198</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="erros djarot merilis buku" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Politikus dan budayawan Soegeng Rahardjo Djarot, yang lebih dikenal sebagai Erros Djarot, merilis dua buku berjudul “Autobiografi Erros Djarot Jilid 1” dan “Erros Djarot: Apa Kata Sahabat”. Dalam peluncuran di Jakarta, Erros menegaskan bahwa nilai kejujuran, konsistensi, dan integritas menjadi pesan utama dari karyanya. Ia berharap para pembaca dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidupnya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Politikus dan budayawan Soegeng Rahardjo Djarot, yang lebih dikenal sebagai Erros Djarot, merilis dua buku berjudul <em>“Autobiografi Erros Djarot Jilid 1”</em> dan <em>“Erros Djarot: Apa Kata Sahabat”</em>.</p>



<p>Dalam peluncuran di Jakarta, Erros menegaskan bahwa nilai kejujuran, konsistensi, dan integritas menjadi pesan utama dari karyanya. Ia berharap para pembaca dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidupnya yang kemudian dituangkan dalam buku tersebut.</p>



<p>Menurut Erros, buku autobiografi ini ditulis melalui periode renungan yang cukup panjang, di mana ia memutuskan untuk menuliskan kisahnya dengan pijakan moral dan kejujuran, walaupun beberapa bagian mungkin terasa “tak sedap” bagi sebagian pihak.</p>



<p>Buku autobiografi ini mengisahkan perjalanan hidupnya sejak usia sembilan tahun — mulai dari kondisi keluarga yang disebut ‘broken home’, keterlibatan aktifnya sebagai aktivis sejak SMP, hingga perjalanan bermusiknya sejak SMA. Ia menuliskan proses kreatif di balik lagu-lagu seperti “Bisikku” bersama Barong’s Band (soundtrack film <em>Kawin Lari</em>) yang menjadi titik awal kariernya sebagai music director di usia 25 tahun.</p>



<p>Lebih lanjut, buku itu juga mencakup kisahnya di album <em>Badai Pasti Berlalu</em>, dengan lagu-lagu seperti “Merpati Putih”, “Pelangi”, dan “Badai Pasti Berlalu” bersama musisi seperti Chrisye, Debby Nasution, dan Yockie Suryo Prayogo. Tak hanya itu — Erros juga menceritakan kiprahnya sebagai sutradara dalam film <em>Tjoet Nja’</em><em> </em><em>Dhien</em> yang meraih 8 Piala Citra pada FFI 1988, termasuk 3 penghargaan untuk Erros sendiri sebagai sutradara, penulis skenario, dan pengarang cerita asli. Film ini juga menjadi film Indonesia pertama yang diputar di Festival Film Cannes tahun 1989.</p>



<p>Sementara itu, buku kedua <em>“Erros Djarot: Apa Kata Sahabat”</em> memuat tulisan dari <strong>72 sahabat</strong> Erros yang berasal dari latar belakang berbeda—termasuk nama-nama seperti Guntur Soekarnoputra, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Mahfud M.D., Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Muhaimin Iskandar, Yenny Wahid, hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Buku ini merupakan bentuk konfirmasi dan pendalaman dari kisah-kisah yang ditulis dalam autobiografi. </p>



<p>Mengomentari kedua buku tersebut, Erros berkata:</p>



<p>“Buku ini diawali dengan seluruh teman-teman dengan beda agama, beda politik tapi bersatu, mudah-mudahan itu pertanda yang baik, semoga lahirnya buku ini bisa menyatukan.” </p>



<p>Peluncuran buku ini juga ditandai dengan penyerahan penghargaan dari Museum Rekor‑Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Buku Autobiografi Pertama yang Ditulis dengan Kaidah Sastra”<strong>. XPOSEINDONESIA Foto : Instagram </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36198</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/erros-djarot-merilis-buku-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Setelah Direstorasi, Tjoet Nyak Dhien Bangkit Lagi di Bioskop Jakarta</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/new-movie-on-this-week/setelah-direstorasi-tjoet-nyak-dhien-bangkit-lagi-di-bioskop-jakarta/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/film/new-movie-on-this-week/setelah-direstorasi-tjoet-nyak-dhien-bangkit-lagi-di-bioskop-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 06:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Movie On This Week]]></category>
		<category><![CDATA[direstorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tjoet Nyak Dhien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=7872</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film Tjoet Nyak Dhien yang telah direstorasi, diputar kembali di bioskop &#160;Jakarta pada hari Kebangkitan Nasional Kamis, 20 Mei 2021. Film tersebut diperankan oleh Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Piet Burnama, Rudy Wowor, Rosihan Anwar, Ibrahim Kadir, dan masih banyak nama yang laiin ini, diedarkan pertama kali tahun 1988 atau 33 tahun silam. Ketika memerankan tokoh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Film <strong>Tjoet Nyak Dhien</strong> yang telah direstorasi, diputar kembali di bioskop &nbsp;Jakarta pada hari Kebangkitan Nasional Kamis, 20 Mei 2021. Film  tersebut diperankan oleh <strong>Christine Hakim</strong>, <strong>Slamet Rahardjo</strong>, <strong>Piet Burnama, Rudy Wowor, Rosihan Anwar, Ibrahim Kadir</strong>, dan masih  banyak nama  yang laiin ini, diedarkan pertama kali tahun 1988 atau 33 tahun silam.</p>



<p>Ketika memerankan tokoh Tjoet Nya’ Dhien, Christine masih berusia 31 tahun, sedangkan <strong>Erros  Djarot </strong>sang sutradara masih berusia 38 tahun.</p>



<p>Via akun Instagram &nbsp;Erros Djarot menyatakan &nbsp;penayangan &nbsp;kembali film tersebut untuk tahap pertama akan&nbsp;dilakukan serentak di &nbsp;bioskop Plaza Senayan, PIM 1, Blok M Suare, TSM Cibubur, dan Bekasi Mega Mall.&nbsp; Tahap selanjutnya film&nbsp; akan ditayangkan di berbagai kota lain, seperti Surabaya, Semarang, Makasar, Medan dan lain-lain.<br></p>



<p>Menurut Erros, kehadiran film Tjoet Nyak Dhien dengan versi durasi tayang kurang dari dua jam ini, merupakan hasil restorasi oleh pihak lembaga arsip perfilman Belanda, &nbsp;“yang bertujuan menjaga agar kualitas audio dan visual film Tjoet Nyak Dhien tetap terpelihara,” tulis Erros di Instagram</p>



<p>Setelah mendapat restorasi film tersebut yang awalnya dari format pita celuloid ditransformasi ke dalam bentuk Digital Cinema Package (DCP), sehingga gambar lebih kinclong dan detail warna &nbsp;semakin tajam.</p>



<p>“Bagi teman-teman yang dulu pernah menyaksikan film ini, silahkan bernostalgia sambil menikmati versi anyar yang lebih dinamis. Bagi generasi masa kini,&nbsp; silahkan datang&nbsp; dan saksikan!”</p>



<p>Pemutaran kembali Tjoet Nya’ Dhien juga sebagai bukti wujud nyata untuk memenuhi anjuran pemerintah agar kita kembali menonton film di bioskop. Sekaligus juga ditujukan untuk bisa memberikan dorongan kepada para pengusaha bioskop agar memperoleh film Indonesia yang layak tayang di bikoskop.</p>



<p>Ketika bioskop kekurangan suplai film nasional di era pandemi Covid-19, film Tjoet Nya’ Dhien yang telah direstorasi hadir memberikan semangat pemecahan.</p>



<p><br>Menurut catatan sejarah, Film Tjoet Nya’ Dhien dalam Festival Film Indonesia (FFI) 1988 berhasil meraih delapan (8)&nbsp;Piala Citra, untuk unsur Film Terbaik, Sutradara Terbaik&nbsp; (Eros Djarot), Pemeran Wanita Terbaik&nbsp;(Christine Hakim), Skenario Terbaik&nbsp;(Eros Djarot), Cerita Asli Terbaik&nbsp;(&nbsp;Eros Djarot), Tata Sinematografi Terbaik&nbsp; (George Kamarullah), Tata Artistik Terbaik&nbsp;(Benny Benhardi), dan Tata Musik Terbaik&nbsp;(Idris Sardi).</p>



<p>Sayangnya poster film hasil restorasi ini kurang memikat. Terlalu dingin.  Tjoet Nya&#8217; hanya digambarkan tengah   menarik rencong dengan badan menyamping, tanpa terlihat ekspresi wajah. Berbeda dengan poster asli yang dibuat 33 tahun lalu.  Tjoet Nyak diperlihatkan dengan &#8220;garang&#8221; dan  terasa sangat heroik.  <strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dokumentasi Tjoet Nyak Dhien dan Dudut Suhendra Putra</strong></p>



<p></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_87e1d15a-03a7-457a-863d-cbe8d19c7ff3" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/erros-2.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Erros Djarot berbincang dengan Bens Leo dalam program acara Cakap Cakap Live Instagram</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Poster Tjet Nyak Dhien hasil Restorasi</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/ERROS.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Piyu Padi, Erros Djarot dan Bens Leo</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/ERROS-DJAROT2.jpeg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Film Tjoet Nyak Dhien memberikan dorongan kepada pengusaha bioskop agar memperoleh film Indonesia yang layak tayang di bikoskop</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/ERROS-DJAROT4.jpeg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Erros Djarot: Film Tjoet Nyak Dhien direstorasi oleh pihak lembaga arsip perfilman Belanda</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Poster-Untitled-1.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Perbandingan design Poster Tjoet Nyak Dhien versi 1988 dan 2021</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/film/new-movie-on-this-week/setelah-direstorasi-tjoet-nyak-dhien-bangkit-lagi-di-bioskop-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7872</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/05/Erros-Untitled-1-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
	</channel>
</rss>
