<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Sony Music &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/sony-music/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2026 10:11:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Sony Music &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Aruma Bongkar Kisah Paling Personal di EP “Dan Ternyata Aku Cukup”, Ada Cerita Hubungannya dengan Sang Ayah</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/aruma-bongkar-kisah-paling-personal-di-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ada-cerita-hubungannya-dengan-sang-ayah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Aruma]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Separuh]]></category>
		<category><![CDATA[Dan Ternyata Aku Cukup]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=42928</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="aruma" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma-.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Aruma kembali membuka sisi paling personal dalam perjalanan hidupnya melalui EP terbaru “Dan Ternyata Aku Cukup”. Bukan sekadar kumpulan lima lagu, karya ini menjadi ruang bagi Aruma untuk membongkar luka, pola hubungan, rasa tidak cukup, hingga perjalanan panjangnya dalam berdamai dengan diri sendiri. Setelah EP tersebut mulai didengarkan publik, sejumlah cerita personal di balik lagu-lagunya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://xposeindonesia.com/tag/ep-terbaru-aruma/" data-type="post_tag" data-id="20723">Aruma</a> kembali membuka sisi paling personal dalam perjalanan hidupnya melalui EP terbaru <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong>. Bukan sekadar kumpulan lima lagu, karya ini menjadi ruang bagi Aruma untuk membongkar luka, pola hubungan, rasa tidak cukup, hingga perjalanan panjangnya dalam berdamai dengan diri sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah EP tersebut mulai didengarkan publik, sejumlah cerita personal di balik lagu-lagunya pun ikut mencuri perhatian. Salah satunya datang dari lagu <strong>“Bulan Separuh”</strong>, yang ternyata memiliki kaitan erat dengan hubungan Aruma dan sang ayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">EP <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong> menghadirkan lima lagu, yaitu <strong>“Pura-Pura Hidup Lagi”, “Jalan Buntu”, “Senyum Pada Sepi”, “Semoga Nanti”,</strong> dan <strong>“Bulan Separuh”</strong>. Kelima lagu tersebut lahir dari pengalaman yang berbeda, tetapi pada akhirnya memiliki satu benang merah, yakni perjalanan untuk belajar menerima dan merasa cukup dengan diri sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Aku merasa EP ini bukan cuma kumpulan lagu, tapi seperti potongan-potongan buku harian yang akhirnya bisa aku bagikan ke orang lain,” ungkap Aruma mengenai karya terbarunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Aruma, proses mengumpulkan kelima lagu tersebut justru membawanya pada sebuah kesadaran baru. Ia menyadari bahwa cerita yang ditulis dalam waktu dan pengalaman berbeda ternyata sedang mengarah pada perjalanan emosional yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada beberapa cerita dan perasaan yang memang sudah lama aku simpan dan akhirnya menemukan bentuknya lewat lagu, tapi ada juga lagu yang lahir dari pengalaman yang relatif baru,” kata Aruma. “Menariknya, ketika semua lagu dikumpulkan, aku baru sadar kalau ternyata semuanya sedang menceritakan perjalanan yang sama.”</p>



<h2 class="wp-block-heading">“Bulan Separuh” dan Kisah Personal Aruma dengan Sang Ayah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu cerita paling personal dalam EP ini hadir melalui <strong>“Bulan Separuh”</strong>. Lagu tersebut menggambarkan fase ketika Aruma pernah merasa dirinya tidak pernah benar-benar cukup, meski telah berusaha untuk menjadi versi terbaik dari dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, rasa tersebut ternyata tidak hadir begitu saja. Aruma mengungkapkan bahwa cerita dalam <strong>“Bulan Separuh”</strong> berkaitan dengan hubungan dirinya dan sang ayah yang pernah berada dalam fase kurang baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aruma pernah merasa dirinya tidak cukup di mata sang ayah. Perasaan tersebut kemudian menjadi bagian dari luka yang ia simpan dan akhirnya menemukan ruang untuk diceritakan melalui musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, lagu tersebut justru membuka jalan baru dalam hubungan keduanya. Setelah mendengar <strong>“Bulan Separuh”</strong>, sang ayah menghubungi Aruma dan menyampaikan permintaan maaf atas fase yang pernah mereka lalui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen tersebut menjadi pengalaman emosional tersendiri bagi Aruma. Hubungan keduanya kini disebut telah membaik, sekaligus membawa Aruma pada kesadaran bahwa dirinya sebenarnya tidak pernah benar-benar menjadi “bulan separuh”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti bulan yang terlihat berbeda dari sudut pandang manusia, Aruma menyadari bahwa dirinya tetap utuh. Perasaan tidak cukup yang selama ini ia bawa perlahan berubah menjadi pemahaman bahwa nilai diri tidak seharusnya ditentukan oleh pandangan orang lain.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1200" height="1200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep.jpg" alt="img 9968" class="wp-image-42932" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep.jpg 1200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-768x768.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-420x420.jpg 420w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-840x840.jpg 840w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-600x600.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-696x696.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-1068x1068.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/artwork-ep-dan-ternyata-aku-cukup-ep-96x96.jpg 96w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption class="wp-element-caption">img 9968</figcaption></figure></a></div>



<h2 class="wp-block-heading">Aruma Bongkar Pola Hubungan yang Terus Berulang</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita personal lainnya hadir melalui lagu <strong>“Semoga Nanti”</strong>. Lagu tersebut juga menjadi salah satu karya yang sangat dekat dengan pengalaman pribadi Aruma, terutama mengenai pola dirinya dalam menjalani sebuah hubungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aruma mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kecenderungan untuk menjauh ketika sebuah hubungan mulai terasa semakin serius. Ketika mulai membuka hati dan membangun kedekatan dengan seseorang, ia justru merasa terdorong untuk menjaga jarak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesadaran mengenai pola tersebut menjadi bagian dari proses introspeksi yang kemudian ikut membentuk perjalanan EP <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong>. Karya ini tidak hanya berbicara tentang kesedihan atau proses menuju kebahagiaan, tetapi juga usaha untuk memahami mengapa seseorang terus menghadapi persoalan yang sama dalam kehidupannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sinilah lima lagu dalam EP tersebut saling terhubung. Aruma tidak mencoba memberikan jawaban instan, melainkan mengajak pendengar melihat proses panjang seseorang ketika berusaha memahami luka dan pola yang terus berulang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bukan Lagi Bertanya, tetapi Mulai Menemukan Jawaban</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika dibandingkan dengan EP sebelumnya, <strong>“Bertumbuh”</strong>, Aruma merasa <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong> hadir dengan pendekatan yang lebih personal dan introspektif. Perubahan tersebut juga memperlihatkan perkembangan perjalanan emosionalnya dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ atau ‘Aku harus ke mana?’, sekarang aku mulai sampai di titik aku bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri,’” tutur Aruma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalimat tersebut menjadi salah satu kunci untuk memahami keseluruhan EP ini. Jika sebelumnya Aruma banyak berada dalam fase mencari dan mempertanyakan arah, kini ia mulai sampai pada tahap menerima dirinya tanpa harus terus mengejar standar tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Judul <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong> pun menjadi kesimpulan dari perjalanan tersebut. Aruma belajar bahwa dirinya tidak harus terus-menerus membuktikan nilai diri agar dicintai, dipilih, atau dianggap cukup oleh orang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dulu aku sering merasa harus menjadi versi tertentu dari diriku supaya bisa dicintai, dipilih, atau dianggap cukup oleh orang lain,” ungkap Aruma. “Tapi kalimat ‘dan ternyata aku cukup’ memberiku kesadaran lain, yaitu tidak menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk terus meragukan diri sendiri.”</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="Z36o5DWdEdw"><iframe title="Aruma - Dan Ternyata Aku Cukup (Full EP Lyric Visualizer)" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Z36o5DWdEdw?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Lima Lagu, Lima Fase untuk Berdamai</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap lagu dalam EP ini membawa emosi dan cerita yang berbeda. Namun, kelimanya dapat dilihat sebagai bagian dari perjalanan seseorang yang sedang mencoba memahami dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada fase ketika seseorang berusaha <strong>“Pura-Pura Hidup Lagi”</strong> setelah melewati masa sulit. Ada pula saat ketika kehidupan terasa seperti <strong>“Jalan Buntu”</strong>, sementara seseorang belum menemukan arah untuk melanjutkan langkahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian hadir <strong>“Senyum Pada Sepi”</strong>, yang membawa pendengar pada proses belajar berdamai dengan kesendirian. Ada pula <strong>“Semoga Nanti”</strong>, yang menyimpan harapan sekaligus menggambarkan keraguan dan persoalan yang muncul dalam sebuah hubungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan tersebut akhirnya sampai pada <strong>“Bulan Separuh”</strong>. Lagu ini menjadi salah satu titik paling personal dalam EP, sekaligus membawa makna kuat tentang proses seseorang yang selama ini merasa tidak utuh sebelum akhirnya memahami bahwa dirinya tetap memiliki nilai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aruma berharap setiap pendengar dapat menemukan bagian dari dirinya dalam lima lagu tersebut. Ia juga ingin menyampaikan bahwa proses untuk memahami diri tidak selalu cepat dan setiap orang memiliki waktunya masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tidak apa-apa kalau prosesnya panjang dan hari ini masih merasa bingung, belum sembuh, atau belum tahu harus ke mana,” ungkap Aruma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesan itu terasa semakin relevan dengan perjalanan yang disampaikan dalam <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong>. EP ini tidak menawarkan gambaran tentang seseorang yang telah berhasil menyelesaikan seluruh persoalannya, tetapi tentang keberanian untuk melihat luka dan menerima bahwa proses untuk pulih memang membutuhkan waktu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dirayakan Bersama Arumanis</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan EP terbaru Aruma juga dirayakan bersama para penggemarnya yang dikenal sebagai <strong>Arumanis</strong> melalui sebuah intimate showcase. Dalam kesempatan tersebut, Aruma membawakan lagu-lagu dari karya terbarunya secara langsung dan berbagi momen spesial bersama penggemar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah kolaborasi. Raim Laode turut hadir dalam penampilan bersama Aruma, sementara Raissa Anggiani ikut tampil membawakan <strong>“Jalan Buntu”</strong>, menambah suasana hangat dalam perayaan karya terbaru Aruma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Aruma, <strong>“Dan Ternyata Aku Cukup”</strong> bukan sekadar penanda fase baru dalam perjalanan musiknya. EP ini juga menjadi catatan tentang bagaimana seseorang dapat berubah setelah melewati berbagai pengalaman, hubungan, luka, dan pertanyaan dalam hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, lima lagu tersebut membawa pendengar pada satu kesimpulan sederhana. Seseorang tidak harus sempurna, selalu kuat, atau selalu mengetahui arah hidupnya untuk memiliki nilai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkadang, perjalanan paling panjang adalah perjalanan untuk berhenti mencari pengakuan dari luar. Dan setelah melewati berbagai pertanyaan, luka, serta proses untuk berdamai, mungkin seseorang akhirnya dapat mengatakan kepada dirinya sendiri, <strong>“Dan ternyata, aku cukup.”</strong> <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42928</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/aruma--300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Sony Music Indonesia dan Sun Eater Group Luncurkan LUNAR, Wadah Baru untuk Musisi Indonesia Tembus Pasar Global</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/where-are-they-now/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-wadah-baru-untuk-musisi-indonesia-tembus-pasar-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:41:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Variety]]></category>
		<category><![CDATA[Where Are They Now]]></category>
		<category><![CDATA[Alee]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Indie Music]]></category>
		<category><![CDATA[industri musik]]></category>
		<category><![CDATA[Kecoud]]></category>
		<category><![CDATA[Label Musik]]></category>
		<category><![CDATA[LUNAR]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nandoshi]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sun Eater Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41397</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="sony music indonesia dan sun eater group luncurkan lunar" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sony Music Entertainment Indonesia dan Sun Eater Group resmi meluncurkan LUNAR, label musik hasil kolaborasi yang menggabungkan jaringan global dan pendekatan artist-first. Kecoud, Alee, dan Nandoshi menjadi tiga musisi pertama yang bergabung untuk memperluas kiprah musik Indonesia ke pasar internasional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri musik Indonesia kembali kedatangan pemain baru dengan pendekatan yang berbeda. Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI) bersama Sun Eater Group resmi meluncurkan <strong>LUNAR</strong>, sebuah label musik hasil kolaborasi (joint venture) yang menggabungkan kekuatan jaringan global Sony Music dengan pendekatan kreatif khas label independen milik Sun Eater Group.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran yang diumumkan pada <strong>30 Juni 2026</strong> ini menjadi langkah strategis kedua perusahaan untuk menemukan, mengembangkan, sekaligus membawa talenta-talenta Indonesia ke panggung internasional tanpa menghilangkan identitas musik yang mereka miliki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah awal, LUNAR langsung memperkenalkan tiga musisi muda yang menjadi roster perdananya, yakni <strong>Kecoud</strong>, <strong>Alee</strong>, dan <strong>Nandoshi</strong>. Ketiganya dipilih karena dinilai memiliki karakter musikal yang kuat, berani melampaui batas genre, serta mewakili wajah baru musik Indonesia yang semakin beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan label konvensional, LUNAR dibangun sebagai sebuah ekosistem yang memungkinkan musisi berkembang secara kreatif sekaligus memperoleh dukungan penuh dari sisi distribusi, pemasaran, hingga pengembangan karier di tingkat regional maupun global.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menggabungkan Kekuatan Label Global dan Semangat Indie</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lahirnya LUNAR merupakan hasil penyatuan dua kekuatan besar yang selama ini memiliki pendekatan berbeda, namun saling melengkapi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di satu sisi, Sony Music Entertainment Indonesia membawa pengalaman panjang dalam distribusi musik global, strategi pemasaran internasional, serta jaringan industri yang luas. Di sisi lain, Sun Eater Group dikenal sebagai salah satu perusahaan musik independen paling berpengaruh di Indonesia yang berhasil membangun identitas kuat bagi para musisinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama beberapa tahun terakhir, Sun Eater sukses melahirkan sejumlah nama besar seperti Hindia, Lomba Sihir, dan .Feast yang memiliki pengaruh kuat terhadap kultur musik anak muda Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui LUNAR, kedua perusahaan ingin menghadirkan ruang bagi musisi untuk berkembang tanpa harus mengorbankan kebebasan berekspresi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">General Manager Sony Music Entertainment Indonesia, <strong>Muhammad Soufan (Munna)</strong>, mengatakan Indonesia kini menjadi salah satu pasar musik paling dinamis di dunia berkat pertumbuhan digital yang sangat pesat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kolaborasi dengan Sun Eater menjadi cara terbaik untuk menggabungkan kekuatan global Sony dengan pendekatan kreatif yang lahir dari komunitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Indonesia saat ini menjadi rumah bagi salah satu komunitas musik yang paling dinamis dan aktif secara digital di dunia. Bersama Sun Eater Group, kami membentuk LUNAR untuk menggabungkan jangkauan global Sony dengan pendekatan kurasi kreatif yang otentik dan berakar dari komunitas. Kecoud, Alee, dan Nandoshi mewakili semangat lintas genre yang sejak awal ingin diusung LUNAR, dan kami sangat antusias menyambut kolaborasi ini,&#8221; ujar Munna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, Founder &amp; CEO Sun Eater Group, <strong>Kukuh Rizal Arfianto</strong>, menjelaskan bahwa sejak awal LUNAR memang dirancang sebagai rumah bagi para musisi yang ingin terus bertumbuh secara artistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kesamaan visi dengan Sony Music menjadi alasan utama lahirnya kolaborasi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;LUNAR lahir dari keinginan kami menghadirkan ruang yang progresif sekaligus menghargai pertumbuhan artistik para musisinya. Kolaborasi kami dengan Sony Music terasa sebagai sesuatu yang sangat sejalan karena kami sama-sama memiliki DNA yang artist-first. Kami bersama-sama ingin menghadirkan yang terbaik dari dua dunia bagi para musisi: kejujuran dan agility yang dimiliki label indie, serta kapabilitas global Sony sebagai pemimpin industri musik,&#8221; katanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Musisi Muda Jadi Wajah Perdana LUNAR</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai label baru, LUNAR langsung memperkenalkan tiga nama yang akan menjadi fondasi perjalanan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kecoud</strong> dikenal lewat musik yang banyak mengangkat akar budaya Jawa Timur dengan pendekatan yang modern. Baginya, bergabung bersama LUNAR bukan hanya soal label, tetapi juga kesempatan untuk berkembang bersama orang-orang yang memahami visi bermusiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara <strong>Alee</strong> berharap musik yang ia ciptakan dapat menjangkau lebih banyak pendengar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aku hanya berharap suaraku bisa menjangkau lebih jauh dari yang pernah aku bayangkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, <strong>Nandoshi</strong> ingin karya-karyanya mampu menjadi teman bagi para pendengar yang sedang menghadapi berbagai fase kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aku ingin musik aku bikin orang merasa dimengerti dan bisa menyentuh secara emosional. Aku juga antusias untuk bermimpi lebih besar bersama LUNAR tanpa kehilangan jati diriku sebagai seorang artis,&#8221; ungkap Nandoshi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga musisi tersebut dinilai merepresentasikan arah baru yang ingin dibangun LUNAR, yakni menghadirkan karya lintas genre yang tetap memiliki identitas kuat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Membuka Jalan Musik Indonesia ke Panggung Internasional</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran LUNAR juga menjadi refleksi perkembangan industri musik Indonesia yang semakin mendapat perhatian dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini Indonesia menjadi salah satu pasar hiburan dan media dengan pertumbuhan tercepat secara global. Didukung jumlah pengguna internet yang terus meningkat, penetrasi platform streaming digital, serta populasi Generasi Z yang sangat aktif mengonsumsi musik, Indonesia menjadi pasar yang semakin strategis bagi industri musik internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui LUNAR, Sony Music dan Sun Eater berharap semakin banyak musisi lokal yang mampu bersaing di pasar regional maupun global tanpa kehilangan karakter yang menjadi ciri khas mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menggabungkan distribusi internasional, strategi pemasaran global, pengembangan berbasis komunitas, hingga kebebasan bereksplorasi secara artistik, LUNAR diharapkan menjadi rumah baru bagi lahirnya generasi musisi Indonesia berikutnya yang mampu membawa karya lokal ke panggung dunia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41397</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/sony-music-indonesia-dan-sun-eater-group-luncurkan-lunar-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
