<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>seni kontemporer &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/seni-kontemporer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2026 01:38:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>seni kontemporer &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>CURATED LIVING Suguhkan Alaya Kala, Pameran Patung Adi Gunawan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/curated-living-suguhkan-alaya-kala-pameran-patung-adi-gunawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 01:33:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Adi Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Alaya Kala]]></category>
		<category><![CDATA[ASHTA District 8]]></category>
		<category><![CDATA[CURATED LIVING]]></category>
		<category><![CDATA[Interior Design]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Joglo]]></category>
		<category><![CDATA[pameran seni]]></category>
		<category><![CDATA[Sculpture]]></category>
		<category><![CDATA[seni kontemporer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41437</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Pameran CURATED LIVING Alaya Kala" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sebuah ruang tidak hanya dibangun dari dinding, furnitur, atau dekorasi. Di balik setiap sudut ruangan terdapat cerita, memori, hingga pengalaman yang membentuk karakter sebuah tempat. Gagasan itulah yang menjadi benang merah CURATED LIVING, program terbaru ASHTA District 8 yang berlangsung pada 3–26 Juli 2026, menghadirkan perpaduan seni, desain interior, dan gaya hidup dalam satu pengalaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebuah ruang tidak hanya dibangun dari dinding, furnitur, atau dekorasi. Di balik setiap sudut ruangan terdapat cerita, memori, hingga pengalaman yang membentuk karakter sebuah tempat. Gagasan itulah yang menjadi benang merah <strong>CURATED LIVING</strong>, program terbaru <strong>ASHTA District 8</strong> yang berlangsung pada <strong>3–26 Juli 2026</strong>, menghadirkan perpaduan seni, desain interior, dan gaya hidup dalam satu pengalaman yang berbeda dari pameran seni pada umumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema <strong>Where Design Meets Lifestyle</strong>, CURATED LIVING mengajak pengunjung melihat bagaimana karya seni tidak lagi hanya menjadi objek yang dipajang di galeri, tetapi dapat hidup berdampingan dengan ruang sehari-hari. Pameran ini memperlihatkan bahwa seni mampu menjadi bagian dari rumah, ruang kerja, hingga area publik yang membentuk pengalaman hidup masyarakat urban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut sekaligus mempertegas posisi ASHTA District 8 sebagai destinasi gaya hidup yang tidak hanya menghadirkan pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang kreatif yang mempertemukan seniman, arsitek, desainer, hingga komunitas kreatif dalam satu ekosistem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sorotan utama CURATED LIVING adalah <strong>Alaya Kala</strong>, sebuah pameran imersif yang berlangsung di <strong>Melting Pot, Ground Floor</strong>, menampilkan karya-karya pematung Indonesia <strong>Adi Gunawan</strong> yang dipadukan dengan desain interior hasil kolaborasi <strong>SANKHARA</strong>, <strong>POLA Studio EST. 2016</strong>, <strong>Theory of Living</strong>, dan <strong>Quatro Design Studio</strong>.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-1024x678.jpg" alt="Pembukaan Pameran CURATED LIVING - Alaya Kala" class="wp-image-41447" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pembukaan-pameran-curated-living-alaya-kalaya.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pembukaan Pameran CURATED LIVING &#8211; Alaya Kala</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan pameran patung konvensional yang menempatkan karya di atas pedestal, Alaya Kala justru menghadirkan suasana layaknya sebuah rumah yang benar-benar dihuni. Setiap karya diposisikan sebagai bagian dari ruang hidup sehingga pengunjung dapat membayangkan bagaimana sebuah patung mampu menyatu dengan interior rumah, bukan sekadar menjadi objek pajangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Adi Gunawan, konsep tersebut lahir dari keinginan menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati seni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama ini kalau saya mengadakan pameran, karya-karya hanya dipajang di atas pedestal dengan komposisi yang standar. Kali ini kami ingin menghadirkan karya seni seolah-olah berada di dalam sebuah rumah,&#8221; ujar Adi Gunawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa proses kreatif dilakukan secara kolaboratif bersama tiga studio desain interior. Bahkan sejumlah karya diproduksi ulang agar benar-benar sesuai dengan karakter ruang yang telah dirancang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Konsep ruangannya dirancang oleh tim interior. Mereka menghadirkan interpretasi <strong>rumah Joglo</strong> dalam pendekatan desain modern. Mereka juga memilih karya-karya saya yang paling sesuai, bahkan ada beberapa yang saya buat ulang agar menyatu dengan konsep tersebut.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama <strong>Alaya Kala</strong> sendiri berasal dari bahasa Sanskerta. <strong>Alaya</strong> berarti tempat bernaung, sedangkan <strong>Kala</strong> berarti waktu. Keduanya merepresentasikan sebuah ruang yang menyimpan perjalanan, kenangan, dan memori kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Filosofi tersebut diterjemahkan ke dalam interpretasi rumah Joglo yang tidak tampil secara literal sebagai bangunan tradisional, melainkan diolah menjadi desain interior kontemporer. Pendekatan arsitektur ini menjadikan nilai budaya Jawa tetap terasa relevan bagi kehidupan modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi lintas disiplin inilah yang menjadi kekuatan utama Alaya Kala. Seni, arsitektur, desain interior, tanaman, pencahayaan, hingga furnitur saling melengkapi sehingga membentuk pengalaman ruang yang utuh.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41446" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-1024x678.jpg" alt="pameran curated living alaya kalaya 06" class="wp-image-41446" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_06.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran CURATED LIVING Alaya Kala</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41445" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-1024x678.jpg" alt="pameran curated living alaya kalaya 05" class="wp-image-41445" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_05.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran CURATED LIVING Alaya Kala</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tim desain menjelaskan bahwa seluruh proses diawali dari satu gagasan sederhana, yakni <strong>rumah</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka ingin membangun sebuah ruang yang terasa hidup dan nyaman, seperti rumah seorang kolektor seni yang benar-benar ditempati, bukan sekadar instalasi sementara. Dari ide tersebut, seluruh elemen ruang kemudian dirancang agar setiap karya patung memiliki posisi dan fungsi visual yang seimbang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, <strong>POLA Studio</strong> menghadirkan pendekatan yang lebih natural melalui pemilihan tanaman yang tidak bersifat musiman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini dibuat agar pengunjung dapat membayangkan bagaimana karya seni Adi Gunawan benar-benar hidup bersama furnitur, tanaman, dan elemen interior lainnya dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persiapan pameran sendiri memakan waktu sekitar <strong>lima bulan</strong>. Selama proses tersebut, seluruh tim mendiskusikan tata ruang, pencahayaan, material, hingga posisi setiap karya agar mampu menghadirkan pengalaman visual yang harmonis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak <strong>15 karya patung</strong> dipamerkan dalam Alaya Kala. Seluruhnya merupakan karya yang dibuat dalam kurun <strong>tiga tahun terakhir</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian berasal dari galeri Adi Gunawan di Kemang, sementara beberapa lainnya diproduksi kembali di Yogyakarta karena setiap karya dibuat dalam edisi terbatas, maksimal delapan edisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilihan karya sepenuhnya mengikuti kebutuhan desain ruang. Patung berukuran kecil ditempatkan di atas meja atau sudut tertentu, sedangkan karya berukuran besar ditempatkan pada area yang lebih luas agar komposisi ruangan tetap proporsional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik bentuk patung yang bulat dan menggemaskan, tersimpan gagasan yang cukup kritis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adi Gunawan mengungkapkan bahwa karakter tersebut lahir dari kegelisahannya terhadap standar kecantikan perempuan yang selama bertahun-tahun dibentuk media.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, perempuan selalu digambarkan harus tinggi, langsing, berkulit mulus, dan berambut lurus agar dianggap cantik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk perlawanan terhadap stereotip tersebut, ia justru menciptakan sosok perempuan bertubuh bulat, berambut keriting, tetapi tetap tampil cantik dan percaya diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lama-kelamaan karakter tersebut berkembang menjadi identitas artistiknya. Tidak hanya perempuan, tetapi tokoh laki-laki hingga berbagai figur binatang juga hadir dalam bentuk yang sama-sama membulat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter bulat itu kemudian menjadi ciri khas Adi Gunawan yang kini dikenal luas di dunia seni patung Indonesia.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-1024x678.jpg" alt="adi gunawan" class="wp-image-41440" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/adi-gunawan.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">adi gunawan</figcaption></figure></a></div>



<h2 class="wp-block-heading">Perjalanan menemukan identitas tersebut tidak berlangsung singkat.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada awal kariernya, Adi sempat membuat karya-karya konseptual yang menurutnya sulit dipahami publik. Hingga akhirnya pada pameran tunggal di Bentara Budaya Yogyakarta tahun 2007, ia memperkenalkan figur bulat yang kemudian mendapat sambutan luar biasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kala itu, hampir semua pematung Indonesia masih menghadirkan karya serius dan konseptual. Kehadiran karakter lucu bergaya pop art membuat karya Adi tampil berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunikannya bahkan menarik perhatian seorang kolektor asal Singapura yang membeli seluruh karya dalam pameran tunggal tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak saat itu, figur bulat menjadi identitas yang terus melekat pada setiap karya Adi Gunawan. Kini karakter tersebut juga hadir dalam berbagai karya monumental di ruang publik. Salah satunya adalah patung setinggi sekitar <strong>enam meter</strong> yang berdiri di kawasan Sunter, Jakarta Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Alaya Kala, CURATED LIVING juga menghadirkan instalasi <strong>Beyond The Walls</strong> di kawasan <strong>Connecting Langham</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Instalasi ini menampilkan lima karya patung kontemporer yang ditempatkan di berbagai titik area publik sehingga pengunjung dapat menemukan karya seni secara tidak terduga ketika berjalan menyusuri kawasan ASHTA District 8.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini ingin menunjukkan bahwa seni tidak selalu berada di ruang galeri, melainkan dapat hadir di tengah aktivitas sehari-hari dan membangun interaksi baru dengan masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41443" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-1024x678.jpg" alt="pameran curated living alaya kalaya 03" class="wp-image-41443" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran CURATED LIVING Alaya Kala</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41442" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-1024x678.jpg" alt="pameran curated living alaya kalaya 02" class="wp-image-41442" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran CURATED LIVING Alaya Kala</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41441" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-1024x678.jpg" alt="pameran curated living alaya kalaya 01" class="wp-image-41441" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran CURATED LIVING Alaya Kala</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui CURATED LIVING, ASHTA District 8 memperlihatkan bagaimana seni, desain interior, dan arsitektur mampu saling melengkapi untuk menciptakan pengalaman ruang yang lebih personal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar pameran seni, CURATED LIVING menjadi ajakan untuk melihat rumah sebagai ruang yang menyimpan cerita, budaya, sekaligus identitas penghuninya. Kehadiran karya-karya Adi Gunawan yang dipadukan dengan interpretasi modern rumah Joglo menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana seni dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pecinta seni, arsitektur, maupun desain interior, CURATED LIVING menjadi salah satu agenda yang layak dikunjungi selama Juli 2026 di Jakarta. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41437</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/pameran-curated-living-alaya-kalaya_04-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>ARTOTEL Thamrin Jakarta Hadirkan Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/artotel-thamrin-jakarta-hadirkan-pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 06:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Artotel Thamrin Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Artspace Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Formidable Sequences]]></category>
		<category><![CDATA[Mahendra Nazar]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Seni Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[seni kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[ZZ the Clumsy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41304</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Jakarta kembali mendapat suguhan menarik bagi pencinta seni visual. Kali ini, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pameran tunggal bertajuk Formidable Sequences, karya seniman visual dan ilustrator asal Jakarta, Mahendra Nazar, yang berlangsung mulai 26 Juni hingga 30 September 2026 di Artspace, Mezzanine Level ARTOTEL Thamrin Jakarta. Pameran ini menjadi ruang eksplorasi terbaru Mahendra Nazar terhadap karakter [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta kembali mendapat suguhan menarik bagi pencinta seni visual. Kali ini, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pameran tunggal bertajuk <strong>Formidable Sequences</strong>, karya seniman visual dan ilustrator asal Jakarta, <strong>Mahendra Nazar</strong>, yang berlangsung mulai 26 Juni hingga 30 September 2026 di Artspace, Mezzanine Level ARTOTEL Thamrin Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi ruang eksplorasi terbaru Mahendra Nazar terhadap karakter ikonik ciptaannya, <strong>ZZ the Clumsy</strong>, yang selama bertahun-tahun telah hadir dalam berbagai medium visual, mulai dari ilustrasi, cetakan, publikasi independen, mural, hingga beragam eksperimen artistik lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berlokasi di kawasan strategis Menteng, Jakarta Pusat, pameran <strong>Formidable Sequences</strong> menawarkan pengalaman yang berbeda. Pengunjung tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga diajak menyelami bagaimana satu karakter sederhana dapat berkembang menjadi sistem visual yang nyaris tak memiliki batas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter ZZ the Clumsy sendiri bukan sosok baru dalam perjalanan kreatif Mahendra. Bentuk awal karakter tersebut telah muncul sejak 2010 dan terus mengalami transformasi hingga menemukan bentuk visual yang dikenal saat ini sekitar 2022.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41312" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-1024x678.jpg" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" class="wp-image-41312" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41309" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-1024x678.jpg" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" class="wp-image-41309" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_05.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mahendra, karakter tersebut lahir dari keinginannya mempertahankan sikap bermain atau <em>playfulness</em> dalam proses berkarya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semakin dewasa, semakin banyak tanggung jawab yang kita miliki. Tapi saya percaya selalu ada ruang yang harus dijaga, yaitu sikap bermain. ZZ the Clumsy menjadi representasi cara saya melihat dan mengeksplorasi dunia visual,&#8221; ujar Mahendra Nazar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pameran ini, ZZ hadir dalam berbagai interpretasi yang berbeda. Ada yang tampil dalam bentuk wajah tunggal, bertumpuk menyerupai totem, bertransformasi menjadi sosok monster, hingga hadir dalam berbagai komposisi yang mengejutkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alih-alih mencari bentuk yang final, Mahendra justru menjadikan karakter tersebut sebagai medium untuk terus bereksperimen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menjadi inti dari konsep <strong>Formidable Sequences</strong>, yaitu bagaimana satu ide yang sama dapat menghasilkan kemungkinan visual yang hampir tak terbatas melalui pengulangan, variasi, distorsi, dan interpretasi ulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karya ini bukan tentang menemukan bentuk akhir. Justru yang menarik adalah bagaimana karakter ini terus berubah tanpa kehilangan identitasnya,&#8221; jelas Mahendra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadirkan eksplorasi karakter ZZ the Clumsy, pameran ini juga memperkenalkan seri karya terbaru bertajuk <strong>Liminal</strong> yang menjadi salah satu sorotan utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seri tersebut lahir dari ketertarikan Mahendra terhadap konsep <em>liminal space</em>, sebuah gagasan mengenai ruang transisi yang terasa familiar namun sekaligus asing. Inspirasi itu muncul dari pengalaman pribadi saat mengamati sudut-sudut ruang dan bangunan yang dianggap memiliki suasana unik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, konsep tersebut terasa selaras dengan lokasi penyelenggaraan pameran yang berada di lingkungan hotel. Ruang-ruang transisi yang kerap ditemukan dalam hotel menjadi inspirasi visual yang kemudian diterjemahkan ke dalam karya-karya cetak pada seri Liminal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahendra mengakui bahwa eksplorasi ruang masih akan terus berkembang dalam praktik artistiknya ke depan. Ia bahkan membuka kemungkinan menghadirkan karya berskala lebih besar hingga instalasi seni yang melibatkan ruang secara lebih imersif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Potensi karakter ini masih sangat luas. Saya membayangkan suatu saat bisa berkembang menjadi instalasi besar atau pengalaman ruang yang lebih menyeluruh,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai seniman, Mahendra Nazar dikenal aktif berkarya sejak 2010. Melalui studio kreatifnya, <strong>M/NMADE</strong> yang didirikan pada 2013, ia mengembangkan praktik seni lintas medium mulai dari ilustrasi, lukisan, mural, merchandise, hingga instalasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karyanya banyak dipengaruhi budaya pop, pengalaman personal, film, objek sehari-hari, serta ruang yang ditemui dalam kehidupan urban Jakarta.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41310" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-1024x678.jpg" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" class="wp-image-41310" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_06.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41308" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-1024x678.jpg" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" class="wp-image-41308" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_04.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41307" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-1024x678.jpg" alt="Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin" class="wp-image-41307" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences-di-artotel-thamrin_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pameran Tunggal Mahendra Nazar “Formidable Sequences” di Artotel Thamrin</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pameran ini, pengunjung dapat menikmati berbagai karya seperti <strong>Mutated, Beazz-T, Hell_B, Stooges, Totem 01, Totem 02, Dawn of Men, Too Soon?</strong>, hingga seri <strong>Liminal 01–04</strong>. Selain karya cetak edisi terbatas, terdapat pula karya berukuran besar seperti <strong>White Lies</strong>, <strong>Hollow</strong>, dan <strong>Two (Hollow)</strong> yang menggunakan media acrylic spray paint pada panel kayu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran <strong>Formidable Sequences</strong> menjadi bagian dari komitmen ARTOTEL Thamrin Jakarta dalam mendukung perkembangan seni kontemporer Indonesia melalui kolaborasi dengan para seniman lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pecinta seni, kolektor, maupun masyarakat umum yang ingin menikmati pengalaman visual berbeda di tengah Jakarta, pameran ini dapat dikunjungi hingga akhir September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi lebih lanjut mengenai pameran dan program seni lainnya dapat diakses melalui situs resmi <a href="https://artotelthamrinjakarta.com" data-type="link" data-id="https://artotelthamrinjakarta.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ARTOTEL Thamrin Jakarta</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menghadirkan karakter yang terus berkembang namun tetap mempertahankan identitasnya, <strong>Formidable Sequences</strong> menunjukkan bahwa kreativitas tidak pernah benar-benar selesai. Di balik setiap pengulangan, selalu ada ruang baru untuk menemukan kejutan dan imajinasi yang berbeda. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41304</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pameran-tunggal-mahendra-nazar-formidable-sequences_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan” Pameran Tunggal Imes Paskalia Ajak Publik Menyelami Sunyi di Tengah Dunia yang Bising</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/matahari-dan-bayangan-pameran-imes-paskalia-artotel-curated-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:13:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Afrizal Malna]]></category>
		<category><![CDATA[Agenda Seni 2026]]></category>
		<category><![CDATA[ARTOTEL Curated]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Drawing Charcoal]]></category>
		<category><![CDATA[event Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Imes Paskalia]]></category>
		<category><![CDATA[Lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari dan Bayangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Seni Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Paviliun Raden Saleh]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi dan Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Selasar Nashar]]></category>
		<category><![CDATA[seni kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Ismail Marzuki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41226</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Kehidupan masyarakat perkotaan saat ini bergerak dengan ritme yang semakin cepat. Aktivitas harian yang padat, arus informasi yang terus mengalir tanpa henti, serta ketergantungan pada teknologi membuat banyak orang berada dalam kondisi yang serba terhubung, namun tidak selalu memiliki ruang untuk berhenti sejenak dan memahami dirinya sendiri. Dari situasi inilah ruang-ruang reflektif menjadi semakin relevan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kehidupan masyarakat perkotaan saat ini bergerak dengan ritme yang semakin cepat. Aktivitas harian yang padat, arus informasi yang terus mengalir tanpa henti, serta ketergantungan pada teknologi membuat banyak orang berada dalam kondisi yang serba terhubung, namun tidak selalu memiliki ruang untuk berhenti sejenak dan memahami dirinya sendiri. Dari situasi inilah ruang-ruang reflektif menjadi semakin relevan, termasuk yang hadir melalui seni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menjadi salah satu latar lahirnya pameran tunggal <strong>“Matahari dan Bayangan”</strong> karya seniman <strong>Imes Paskalia</strong>, yang mengajak pengunjung untuk membaca ulang hubungan manusia dengan dirinya sendiri, pengalaman hidupnya, serta perubahan sosial yang terjadi di sekitarnya. Pameran ini tidak dibangun untuk memberikan kesimpulan tunggal, melainkan membuka ruang interpretasi yang lebih luas tentang bagaimana manusia modern menghadapi tekanan, perubahan, dan perkembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini dikurasi oleh <strong>Afrizal Malna</strong> dan diselenggarakan di <strong>Selasar Nashar, Lantai 8 Gedung Ali Sadikin, Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated</strong>, kawasan <strong>Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat</strong>. Pameran dibuka untuk umum pada <strong>26 Juni hingga 13 Juli 2026</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated sendiri merupakan ruang yang menggabungkan konsep hospitality dengan seni kontemporer. Selasar Nashar difungsikan sebagai artspace yang terbuka bagi publik, sehingga karya seni tidak hanya dapat diakses oleh komunitas tertentu, tetapi juga oleh masyarakat umum yang datang dari berbagai latar belakang. Pendekatan ini menjadikan seni hadir lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, tidak terpisah dari ruang sosial yang lebih luas.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-1024x678.jpg" alt="ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia" class="wp-image-41231" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pameran ini, Imes Paskalia menghadirkan karya yang berangkat dari pengamatan terhadap kehidupan manusia modern, termasuk bagaimana individu membentuk identitas di tengah perkembangan teknologi yang cepat. Karya-karya tersebut tidak hanya menampilkan aspek visual, tetapi juga memuat proses pemikiran tentang bagaimana manusia merespons tekanan sosial, membangun ingatan, dan mengelola pengalaman emosional dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kurator <strong>Afrizal Malna</strong> menilai pameran ini sebagai ruang yang mempertemukan seni dengan pengalaman psikologis dan eksistensial manusia. Ia melihat bahwa karya-karya dalam pameran ini bekerja sebagai medium untuk membaca ulang bagaimana manusia terus membentuk dirinya melalui berbagai sistem yang ia bangun sendiri, mulai dari teknologi, budaya, hingga cara berpikir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara visual, pameran ini menampilkan lukisan cat minyak, drawing berbasis charcoal, serta eksplorasi berbagai medium lainnya yang digunakan untuk merekam proses artistik Imes Paskalia. Setiap karya disusun sebagai bagian dari rangkaian yang saling terhubung, membentuk pembacaan tentang hubungan antara tubuh, pikiran, dan lingkungan sosial.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-5 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41232" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-1024x678.jpg" alt="ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia" class="wp-image-41232" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_04.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="41230" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-1024x678.jpg" alt="ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia" class="wp-image-41230" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">ARTOTEL Curated Hadirkan “Matahari dan Bayangan”Pameran Tunggal Imes Paskalia</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep “matahari dan bayangan” digunakan sebagai cara untuk melihat dua sisi pengalaman manusia yang selalu berjalan bersamaan. Cahaya dipahami sebagai kesadaran dan realitas yang terlihat, sementara bayangan merepresentasikan hal-hal yang tidak selalu tampak, seperti emosi, memori, pengalaman batin, hingga cara manusia merespons tekanan hidup. Dalam konteks ini, bayangan juga dikaitkan dengan tradisi visual seperti wayang, yang menjadikan bayangan sebagai medium representasi dan cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini juga menyinggung konsep mekanisme koping, yaitu cara manusia menghadapi tekanan psikologis dan situasi yang kompleks. Melalui karya-karya yang ditampilkan, konsep ini dibaca sebagai bagian dari proses manusia dalam bertahan, beradaptasi, dan memahami dirinya sendiri di tengah perubahan yang terus berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pameran utama, rangkaian program publik juga disiapkan, mulai dari pertunjukan tari kontemporer yang terinspirasi dari karya Imes Paskalia, tur kuratorial bersama seniman dan kurator, hingga diskusi publik yang menghadirkan pembicara dari bidang seni dan psikologi. Program ini dirancang untuk memperluas cara pandang terhadap karya, tidak hanya dari sisi visual, tetapi juga dari perspektif diskusi dan pengalaman langsung.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-1024x678.jpg" alt="Solo Dance Performance Maria Bernadeta Aprianti" class="wp-image-41233" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/penampilan-tarian-di-pameran.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Solo Dance Performance Maria Bernadeta Aprianti</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">General Manager Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, <strong>Asco Hamdani</strong>, menyampaikan bahwa pameran ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang seni yang lebih terbuka dan relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Menurutnya, seni tidak hanya berfungsi sebagai presentasi karya, tetapi juga sebagai ruang dialog yang dapat menghubungkan berbagai perspektif tentang kehidupan modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan hadirnya “Matahari dan Bayangan”, ARTOTEL Curated di Paviliun Raden Saleh memperkuat perannya sebagai ruang seni yang terbuka, terintegrasi, dan dekat dengan publik, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem budaya yang berkembang di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41226</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/artotel-curated-hadirkan-matahari-dan-bayanganpameran-tunggal-imes-paskalia_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>G3N Project Menjadi Sorotan di ArtMoments 2024</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/g3n-project-menjadi-sorotan-di-artmoments-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Arkiv Vilmansa]]></category>
		<category><![CDATA[ArtMoments 2024]]></category>
		<category><![CDATA[emerging artists]]></category>
		<category><![CDATA[G3N Project]]></category>
		<category><![CDATA[Heri Dono]]></category>
		<category><![CDATA[I Gusti Ayu Kadek Murniasih]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pameran seni]]></category>
		<category><![CDATA[pop art]]></category>
		<category><![CDATA[seni kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[seni rupa]]></category>
		<category><![CDATA[Sherry Winata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=22786</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="General Manager G3N Project, Andry Permadi berpose di depan karya ikonik I Gusti Ayu Kadek Murniasih di booth G3N Project" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Galeri seni G3N Project kembali mencuri perhatian di pameran seni tahunan ArtMoments 2024. Sejak pertama kali ikut serta tahun lalu, galeri ini terus menarik minat pengunjung dengan penampilan yang memikat dari para seniman terkenal maupun pendatang baru. Tahun ini, G3N Project berkolaborasi dengan dua seniman maestro tanah air, Heri Dono dan I Gusti Ayu Kadek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Galeri seni <strong>G3N Project </strong>kembali mencuri perhatian di pameran seni tahunan <strong>ArtMoments 2024</strong>. Sejak pertama kali ikut serta tahun lalu, galeri ini terus menarik minat pengunjung dengan penampilan yang memikat dari para seniman terkenal maupun pendatang baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, G3N Project berkolaborasi dengan dua seniman maestro tanah air, <strong>Heri Dono</strong> dan<strong> I Gusti Ayu Kadek Murniasih</strong>, serta menampilkan karya-karya pop art kontemporer dari emerging artists Sherry Winata, Arkiv Vilmansa, dan Peter Rhian Gunawan, yang dikenal dengan karakter Redmiller Blood.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengunjung ArtMoments 2024 terpikat oleh warna-warni cerah dari karya-karya <strong>Sherry Winata</strong>, <strong>Redmiller Blood</strong>, dan <strong>Arkiv Vilmansa</strong>. <strong>Peter Rhian Gunawan, pencipta karakter Redmiller</strong> <strong>Blood</strong>, menjelaskan tiga karya terbaru yang dipamerkan di booth G3N Project. Salah satunya adalah lukisan berukuran 1,8 x 3 meter berjudul &#8220;Flight of the Bumblebee&#8221;. Dalam karya ini, Redmiller Blood digambarkan dalam tarian menggunakan kostum lebah dengan latar belakang bunga yang penuh warna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bunga melambangkan kecenderungan masyarakat untuk mengejek mereka yang keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi usaha baru. Karya ini berfungsi sebagai pengingat bahwa setiap kali seseorang mencoba sesuatu yang baru, akan selalu ada individu yang siap menjatuhkan atau menertawakan usaha mereka,&#8221; jelas Peter dalam pembukaan ArtMoments di Hotel Sheraton Gandaria City Mal, Jakarta, Jumat (9/8/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peter Rhian Gunawan, seniman muda yang juga dosen Desain Komunikasi Visual (DKV), mengungkapkan bahwa karakter Redmiller Blood yang imut dan penuh warna tersebut juga menyimpan banyak kepedihan. &#8220;Karakter Redmiller Blood menampilkan kompleksitas pengalaman manusia dengan melihat sekeliling. Salah satu sumber inspirasinya adalah mahasiswa-mahasiswi saya,&#8221; kata Peter. Ia menambahkan bahwa Redmiller Blood mencerminkan banyak dari kita yang, meski dianggap kuat dan menyenangkan, sering mengalami kesulitan internal dan merasa rapuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peter menggunakan karakter berambut merah ini sebagai representasi harapan. &#8220;Mata Redmiller adalah air mata pelangi. Selama kita tetap menjaga harapan dan keyakinan pada diri kita, semua masalah pada akhirnya akan terselesaikan dengan indah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak 2020 hingga 2024, karya seni Peter telah dipamerkan di berbagai pameran internasional, termasuk di Hong Kong, Shanghai, Korea, Australia, Madrid, New York, Jakarta, dan Singapura. Peter Rhian juga menjadi bagian dari Cross Studio Asia sebagai artis resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seniman pendatang baru Sherry Winata turut memperkenalkan karyanya yang unik dengan memadukan kanvas dengan kristal, glitter, flannel, dan resin, menciptakan efek dimensi yang menonjol. Sherry, yang tidak memiliki latar belakang seni formal, belajar secara autodidak melalui YouTube dan mengikuti berbagai kursus melukis. Ia juga mempelajari meditasi dan praktik shamanic pada 2017, yang mempengaruhi karyanya. &#8220;Saya percaya bahwa lukisan lebih dari sekadar kenikmatan visual; ia adalah alat untuk penyembuhan, kebangkitan, dan kenaikan,&#8221; ungkap Sherry, penulis buku &#8220;Art of Universe&#8221; dan &#8220;Healing Your Inner World&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Booth G3N Project di ArtMoments 2024, yang terletak di area B5-B6, juga menampilkan karya-karya maestro seni Heri Dono. Salah satu karyanya, lukisan setinggi 3 x 4 meter berjudul &#8220;Trump Unity&#8221;, menarik perhatian publik. Heri Dono, seniman kelahiran Jakarta yang telah mengumpulkan berbagai penghargaan bergengsi, memamerkan karya instalasi seni bertema rekayasa genetik di Ju Ming Museum, Taiwan, bulan depan. Selain itu, Heri juga mempersembahkan pertunjukan seni berjudul &#8220;The Journey of Dinosaurs to Superheroes&#8221; dalam pembukaan ArtMoments 2024. Karya ini menggabungkan seni lukis dan instalasi dengan menggunakan tubuhnya sebagai kanvas, dipadukan dengan perangkat elektronik dan mekanik yang bergerak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Heri menjelaskan, &#8220;Dalam karya ini, saya menampilkan video instalasi berupa gambar-gambar suasana purba, seperti dinosaurus dan superhero. Kedua elemen ini memiliki benang merah DNA yang sama.&#8221; Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi mempengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam seni. Karya &#8220;The Journey of Dinosaurs to Superheroes&#8221; menggambarkan perubahan DNA manusia seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya mendiang I Gusti Ayu Kadek Murniasih juga mencuri perhatian dengan warna-warni cerianya yang kontras dengan kisah hidupnya yang penuh trauma. Murni, sapaan akrabnya, dikenal dengan gaya seni yang penuh warna dan bentuk sederhana namun kuat, sering kali mengkontraskan benda-benda kaku dan tajam. Dalam karya &#8220;Untitled&#8221; variabel dimension (2003), Murni menjahit kanvas yang dilukis dan diisi fiber polyester, menciptakan efek yang mirip patung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun mengalami trauma berat di masa lalu, Murni mengubah kisah kelamnya menjadi karya seni yang penuh makna dan kebahagiaan. &#8220;Dia menjadikan tubuh manusia sebagai inspirasi berkarya. Tubuh yang sempat terekspos secara traumatis diubahnya menjadi karya seni yang penuh kebahagiaan dan makna,&#8221; ujar <strong>General Manager G3N Project, Andry Permadi</strong>. Ketika ditanya tentang antusiasme pengunjung, Andry menyebutkan bahwa karya Murni Asih sangat menarik perhatian karena akuisisinya oleh <strong>Tate Modern Gallery</strong>. &#8220;Meskipun Murni telah meninggal, karyanya masih mendapatkan pengakuan tinggi di luar negeri,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam wawancara, Andry Permadi menjelaskan bahwa booth G3N Project di ArtMoments 2024 terdiri dari dua bagian utama. Bagian pertama menampilkan karya-karya emerging artists seperti Sherry Winata, Redmiller Blood, dan Arkiv Vilmansa. &#8220;Di sini kami menampilkan karya-karya pop art kontemporer dari artis-artis muda yang baru muncul. Mereka memberikan warna dan energi baru pada pameran ini,&#8221; ungkap Andry.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagian kedua booth menampilkan karya dari seniman maestro seperti Heri Dono dan I Gusti Ayu Kadek Murniasih. Andry menyebut, &#8220;Seniman-seniman ini sudah lama berkiprah dan memiliki pengaruh besar di dunia seni. Karya mereka tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andry menjelaskan bahwa konsep G3N Project adalah membina dan memajukan karir seniman, baik yang baru muncul maupun yang sudah berpengalaman. &#8220;Kami tidak hanya sekedar memamerkan karya, tetapi juga membangun karir seni mereka. Bagi seniman muda, kami memberikan platform untuk mengasah keterampilan dan memperluas jangkauan internasional mereka. Sedangkan bagi seniman yang sudah terkenal, kami fokus pada manajemen pameran dan kolaborasi internasional.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andry juga mencatat bahwa seni di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat, terutama di kalangan seniman muda. &#8220;Kami melihat bahwa harga karya seni bisa meningkat seiring dengan reputasi dan pencapaian mereka. Namun, kami juga mengingatkan pentingnya melihat pencapaian yang konkret, seperti pameran di museum atau kolaborasi internasional, untuk memastikan harga tersebut mencerminkan kualitas dan kontribusi mereka.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kombinasi karya dari emerging artists dan maestro, G3N Project kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet di ArtMoments 2024, memikat perhatian dan kekaguman dari berbagai kalangan pecinta seni. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">More Pictures</h2>



<div class="wp-block-jetpack-slideshow aligncenter" data-effect="slide"><div class="wp-block-jetpack-slideshow_container swiper-container"><ul class="wp-block-jetpack-slideshow_swiper-wrapper swiper-wrapper"><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="General Manager G3N Project, Andry Permadi berpose di depan karya ikonik I Gusti Ayu Kadek Murniasih di booth G3N Project" class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22789" data-id="22789" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">General Manager G3N Project, Andry Permadi berpose di depan karya ikonik I Gusti Ayu Kadek Murniasih di booth G3N Project</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer." class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22790" data-id="22790" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_02.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer.</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer." class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22791" data-id="22791" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_03.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer.</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer." class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22792" data-id="22792" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_04.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">G3N Project menampilkan karya-karya dari emerging artists seperti Sherry Winata dan Arkiv Vilmansa, menonjolkan inovasi dan kreativitas dalam seni pop art kontemporer.</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="G3N Project menampilkan karya-karya dari seniman maestro, termasuk Heri Dono dan mendiang I Gusti Ayu Kadek Murniasih, yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam seni rupa." class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22793" data-id="22793" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_05.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">G3N Project menampilkan karya-karya dari seniman maestro, termasuk Heri Dono dan mendiang I Gusti Ayu Kadek Murniasih, yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam seni rupa.</figcaption></figure></li><li class="wp-block-jetpack-slideshow_slide swiper-slide"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" alt="G3N Project menampilkan karya-karya dari seniman maestro, termasuk Heri Dono dan mendiang I Gusti Ayu Kadek Murniasih, yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam seni rupa." class="wp-block-jetpack-slideshow_image wp-image-22794" data-id="22794" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-1024x678.jpg" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_06.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-block-jetpack-slideshow_caption gallery-caption">G3N Project menampilkan karya-karya dari seniman maestro, termasuk Heri Dono dan mendiang I Gusti Ayu Kadek Murniasih, yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam seni rupa.</figcaption></figure></li></ul><a class="wp-block-jetpack-slideshow_button-prev swiper-button-prev swiper-button-white" role="button"></a><a class="wp-block-jetpack-slideshow_button-next swiper-button-next swiper-button-white" role="button"></a><a aria-label="Pause Slideshow" class="wp-block-jetpack-slideshow_button-pause" role="button"></a><div class="wp-block-jetpack-slideshow_pagination swiper-pagination swiper-pagination-white"></div></div></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22786</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/g3n-project_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
