<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Sandiaga visitasi Desa Wisata Limbo Wolio &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/sandiaga-visitasi-desa-wisata-limbo-wolio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jun 2022 03:30:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Sandiaga visitasi Desa Wisata Limbo Wolio &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Benteng Terluas di Dunia  Ada di Desa Wisata Limbo Wolio Sultra</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/benteng-terluas-di-dunia-ada-di-desa-wisata-limbo-wolio-sultra/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/benteng-terluas-di-dunia-ada-di-desa-wisata-limbo-wolio-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 03:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesi (ADWI) 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga visitasi Desa Wisata Limbo Wolio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=11034</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="sandiaga di sulawesi tenggara" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-96x96.jpeg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berpesan kepada seluruh masyarakat desa Buton agar dapat mempertahankan kelestarian dan keberlanjutan Desa Wisata Limbo Wolio yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Menparekraf Sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara untuk visitasi Desa Wisata Limbo Wolio yang masuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) <strong>Sandiaga Salahuddin Uno</strong> berpesan kepada seluruh masyarakat desa Buton agar dapat mempertahankan kelestarian dan keberlanjutan Desa Wisata Limbo Wolio yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).</p>



<p>Menparekraf Sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara untuk visitasi Desa Wisata Limbo Wolio yang masuk ke dalam 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesi (ADWI) 2022, pada Rabu (8/6/2022) mengatakan Desa Wisata Limbo Wolio yang berada di puncak bukit Kota Baubau memiliki benteng terbesar di dunia dengan luas 23,3 hektare dan telah tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan <em>Guinness Book of World Recor</em>d pada 2006.</p>



<p>&#8220;Desa Wisata Limbo Wolio ini merupakan lokasi benteng terluas di dunia, kita harus jaga, kita harus lestarikan. Dan memang untuk menjaganya ini melibatkan masyarakat, pemerintah, dan seluruh unsur pentahelix,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga.</p>



<p>Benteng Wolio awalnya dibangun oleh <strong>Raja Buton III </strong>bernama<strong> La Sangaj</strong>i yang bergelar <strong>Kaimuddin </strong>pada abad ke-16. Benteng tersebut hanya dibangun dalam bentuk tumpukan batu karst yang disusun mengelilingi komplek istana untuk mambuat pagar pembatas antara komplek istana dengan pemukiman masyarakat sekaligus sebagai benteng pertahanan.</p>



<p>Namun, pada masa pemerintahan <strong>Raja Buton IV, La Elangi </strong>atau <strong>Dayanu Ikhsanu</strong>ddin, benteng berupa tumpukan batu tersebut dijadikan bangunan permanen. Konon katanya batuan tersebut direkatkan dengan campuran putih telur, pasir, dan kapur.</p>



<p>Pada masa kejayaan pemerintahan Kesultanan Buton, keberadan Benteng Wolio memberikan pengaruh besar terhadap eksistensi kerajaan. Dalam kurun waktu lebih dari empat abad, Kesultanan Buton bisa bertahan dan terhindar dari ancaman musuh.</p>



<p>Benteng Wolio sendiri memiliki 12 pintu gerbang yang disebut &#8216;Lawa&#8217; dan 16 emplasemen meriam yang mereka sebut &#8216;Badili&#8217;, 4 boka-boka (bastion berbentuk bulat), batu tondo (tembok keliling), parit, dan alat persenjataan. Karena letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik pada zamannya.</p>



<p>&#8220;Namun kualitas dari batu-batu di Benteng Wolio ini perlahan akan tergerus, ini harus ada konservasinya, karena yang harus diperhatikan adalah aspek keberlanjutannya, bagaimana ikon pariwisata Limbo Wolio ini akan menjadi warisan untuk anak cucu kita, untuk ratusan tahun ke depan, jadi harus kita jaga,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga.</p>



<p>Salah satu sultan yang sangat dihormati pada masanya ialah Sultan Buton VI, <strong>Lakilapon</strong>to atau yang dikenal dengan nama<strong> Sultan Murhum Qaimuddin Khalifatul Kham</strong>is. Ia menjadi sultan pertama dan raja terakhir, karena sistem pemerintahan yang semula kerajaan diubah menjadi kesultanan. Sebagai raja beliau memerintah selama 20 tahun, sementara sebagai sultan selama 26 tahun.</p>



<p>Agama Islam mulai masuk ke Kota Baubau saat di bawah pemerintahannya. Semasa pemerintahannya pula, ia mendirikan sebuah masjid yang diberi nama Masigi Ogena atau Masjid Agung Kesultanan Buton. Hingga kini masjid tersebut masih difungsikan sebagai tempat ibadah umat Islam.</p>



<p>Menurut Keterangan Ketua Pokdarwis<strong> Dadi Mango</strong>ra Keraton Molagina Maman di dalam Masjid Agung Kesultanan Buton ini sarat akan makna. Sebut saja jumlah anak tangganya ada sebanyak 17, menandakan jumlah rakaat salat. Lalu untuk panjang bedugnya 99 cm, melambangkan asmaul husna dan pasaknya berjumlah 33 sesuai dengan jumlah tasbih.</p>



<p>Makam Sultan Muhrum juga berada di dalam kawasan Benteng Wolio. Dibangunnya makam guna memberikan penghormatan kepada jasa-jasa Sultan semasa hidupnya. Makam ini kerap kali dimanfaatkan masyarakat sebagai wisata ziarah atau yang disebut dengan &#8216;Santiago&#8217;.</p>



<p>Menparekraf Sandiaga yang didampingi  Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi Kemenparekraf, Irjen Pol <strong>Krisna</strong>ndi; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf<strong>, Indra Ni T</strong>ua; dan Walikota Baubau,<strong> La Ode Ahmad Monianse </strong>berkesempatan untuk ziarah ke makam Sultan Muhrum.</p>



<p>Di dekat makam Sultan Muhrum terdapat Batu Yi Gandangi. Menurut masyarakat setempat belum sah ke Kota Baubau kalau belum menyentuh batu tersebut. Dulunya tempat batu ini terdapat mata air pada celah batu yang diyakini dapat mengeluarkan air bila ada penobatan raja atau sultan.</p>



<p>Selain Benteng Wolio yang menjadi warisan budaya nusantara, terdapat beragam unsur atraksi wisata menarik. Diantaranya Kande-Kandea, Posipo, Alana Bulua, Dole-Dole, Tandaki, Haroa, Qadiri, Qunua, Tembaana Bula, serta berbagai permainan tradisional. Namun, atraksi tersebut hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu, tergantung tradisi masyarakat Buton serta pada setiap event budaya lainnya di Kota Baubau.</p>



<p>Dengan potensi desa wisata yang begitu besar, Menparekraf Sandiaga berharap kesejahteraan masyarakat bisa meningkat dengan semakin terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja melalui pengembangan desa yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan suatu prestasi tapi harus dijaga, harus dipertahankan dan harus bisa menyejahterakan masyarakat,&#8221; kata Menparekraf.</p>



<p>Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menyampaikan terima kasih kepada Menparekraf yang telah berkenan hadir memberikan dorongan serta motivasi kepada masyarakat Buton dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Semoga dengan pariwisata Indonesia bisa bangkit setelah masa pandemi dan kita raih kembali Kota Baubau sebagai kota yang maju, adil, dan sejahtera,&#8221; katanya. <strong>XPOSEINDONESIA  Foto : Dokumetasi</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_c01ff45f-cd02-43e7-8c45-454fc98a2ba2" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Desa-Wisata-Limbo-Wolio-Sultra.jpeg" alt="desa wisata limbo wolio sultra" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">desa wisata limbo wolio sultra</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Desa-Wisata-Limbo-Wolio.jpeg" alt="desa wisata limbo wolio" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">desa wisata limbo wolio</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara.jpeg" alt="sandiaga di sulawesi tenggara" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">sandiaga di sulawesi tenggara</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-saat-melakukan-kunjungan-kerja-ke-Sulawesi-Tenggara.jpeg" alt="sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke sulawesi tenggara" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke sulawesi tenggara</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/benteng-terluas-di-dunia-ada-di-desa-wisata-limbo-wolio-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11034</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sandiaga-di-Sulawesi-Tenggara-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
	</channel>
</rss>
