<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Roedyanto Wasito &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/roedyanto-wasito/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Dec 2025 05:28:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Roedyanto Wasito &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>BASS3 Reuni Setelah 15 Tahun, Suarakan Krisis Lingkungan Lewat “Rimba Terakhir”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/bass3-reuni-setelah-15-tahun-suarakan-krisis-lingkungan-lewat-rimba-terakhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 05:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[BASS3]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Indrianto]]></category>
		<category><![CDATA[deforestasi]]></category>
		<category><![CDATA[isu lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Padi Reborn]]></category>
		<category><![CDATA[Rimba Terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[Rindra Risyanto Noor]]></category>
		<category><![CDATA[Roedyanto Wasito]]></category>
		<category><![CDATA[single baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37668</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="cover artwork bass3 rimba terakhir" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Industri musik Indonesia kembali menghadirkan peristiwa menarik ketika tiga bassist kenamaan lintas generasi—Bintang Indrianto, Roedyanto Wasito, dan Rindra Risyanto Noor—memutuskan menyatukan kembali energi kreatif mereka setelah terpisah selama 15 tahun. Lewat proyek bernama BASS3, ketiganya resmi merilis single terbaru berjudul Rimba Terakhir, sebuah karya yang bukan hanya menandai reuni musikal, tetapi juga membawa pesan kuat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri musik Indonesia kembali menghadirkan peristiwa menarik ketika tiga bassist kenamaan lintas generasi—<strong>Bintang Indrianto</strong>, <strong>Roedyanto Wasito</strong>, dan <strong>Rindra Risyanto Noor</strong>—memutuskan menyatukan kembali energi kreatif mereka setelah terpisah selama 15 tahun. Lewat proyek bernama <strong>BASS3</strong>, ketiganya resmi merilis single terbaru berjudul <strong>Rimba Terakhir</strong>, sebuah karya yang bukan hanya menandai reuni musikal, tetapi juga membawa pesan kuat tentang krisis lingkungan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan kembali ini seolah menjadi kelanjutan dari momen ikonik mereka di panggung Java Jazz Festival 2010. Namun kali ini, BASS3 hadir dengan tujuan yang lebih dalam. Latar belakang musikal yang kontras justru menjadi fondasi utama komposisi “Rimba Terakhir”. Eksplorasi bunyi etnik dan eksperimental ala Bintang Indrianto berpadu dengan groove fusion khas Roedyanto Wasito, sementara sentuhan pop alternatif yang solid dan melodis dari Rindra Risyanto Noor—yang dikenal luas sebagai bassist <strong>Padi Reborn</strong>—membuat karya ini terasa komunikatif sekaligus reflektif bagi pendengar lintas segmen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik dialog tiga bass tersebut, tersimpan kegelisahan kolektif terhadap kondisi alam Indonesia. “Rimba Terakhir” lahir dari keprihatinan atas masifnya deforestasi dan alih fungsi lahan yang berdampak langsung pada meningkatnya bencana alam. Melalui pendekatan instrumental yang kuat, BASS3 menyampaikan pesan bahwa kerusakan hutan bukan hanya mengancam flora dan fauna, tetapi juga masa depan manusia. “Kami sadar warna musik kami sangat berbeda, terutama Rindra yang kuat di ranah pop alternatif. Justru perbedaan itu yang menyatukan kami kembali setelah 15 tahun, kali ini untuk menyuarakan pentingnya menjaga dan melestarikan rimba-rimba terakhir,” ungkap perwakilan BASS3 dalam sesi wawancara.</p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/361X5v7GrtoRbDunDSW9Mf?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<p class="wp-block-paragraph">Secara produksi, single ini dikemas dengan aransemen dinamis yang diperkuat loop dan synth pad garapan <strong>Oxy Arya Wijaya</strong>, memberi lapisan atmosfer yang mempertegas nuansa rimba dan kegelisahan yang ingin disampaikan. Visual artwork single digarap oleh <strong>Seorang Dida</strong>, yang menerjemahkan pesan ekologis “Rimba Terakhir” ke dalam visual simbolik tentang alam yang kian terdesak oleh keserakahan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar karya kolaboratif, “Rimba Terakhir” dapat dibaca sebagai manifesto musikal. BASS3 mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, merenungi relasi manusia dengan alam, dan menyadari bahwa tanpa tindakan nyata, kehancuran ekologis akan berujung pada penderitaan kolektif. Pesan tersebut disampaikan tanpa kata-kata berlebihan, melainkan melalui kekuatan bunyi bass yang saling berdialog, menegaskan bahwa musik juga dapat menjadi medium advokasi yang relevan di tengah krisis global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Single “Rimba Terakhir” telah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital mulai 19 Desember 2025, termasuk <strong>Spotify</strong>, <strong>YouTube Music</strong>, <strong>Apple Music</strong>, <strong>TikTok Music</strong>, dan <strong>Langit Musik</strong>. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37668</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/cover-artwork-bass3-rimba-terakhir-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Angkat  Isu Mental Health, Rahma Savitri Gandeng Roedyanto Merilis Album 432</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/angkat-isu-mental-health-rahma-savitri-gandeng-roedyanto-merilis-album-432/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 08:41:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[album 432]]></category>
		<category><![CDATA[Mental Health]]></category>
		<category><![CDATA[Rahma Savitri]]></category>
		<category><![CDATA[Roedyanto Wasito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=18853</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-300x300.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="rahma roedyanto dsp 06" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-1536x1536.jpg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-2048x2048.jpg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-96x96.jpg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Penyanyi muda, Rahma Savitri&#160; merilis album hasil kolaborasinya dengan Musisi dan Produser Senior Roedyanto Wasito. Album berisi 10 lagu tersebut diberi judul 432&#160; dirilis pada 23 Februari 2024. Menurut Rahma yang merupakan kelahiran 2 Juni 1987 dan berbintang Gemini, Angka 432 sebagai judul albummerupakan simbol keseimbangan dan keselarasan, dari segi frekuensi 432 Hz merupakan harmonik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Penyanyi muda, Rahma Savitri&nbsp; merilis album hasil kolaborasinya dengan Musisi dan Produser Senior Roedyanto Wasito.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album berisi 10 lagu tersebut diberi judul <strong><em>432</em></strong><em>&nbsp; </em>dirilis pada 23 Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rahma  yang merupakan kelahiran 2 Juni 1987 dan berbintang Gemini, Angka <strong><em>432</em></strong><em> </em>sebagai judul albummerupakan simbol keseimbangan dan keselarasan, dari segi frekuensi 432 Hz merupakan harmonik dari getaran alam bumi dan sering digunakan untuk menunjang proses penyembuhan mental.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Album 432 adalah perjalanan menemukan makna mendalam cinta diri melalui penemuan diri, penerimaan, pengampunan, syukur, akhirnya kembali pada diri kita sendiri,” kata Rahma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Musik kolaborasi yang diperdengatkan Rahma dan Roedy Wasito ini, menghadirkan sensasi tenang namun membangkitkan semangat. Rahma menyebut&nbsp; tema lagu yang dihasilkan sebagai &#8220;mantra yang menenangkan jiwa&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma punya alasan khusus mengambil sisi tersebut dalam menghasilkan lagunya. &nbsp;“Aku ingin menulis lagu yang dapat membuat orang tenang dan mendengar lebih dalam, &nbsp;tentang apa yang benar-benar ia rasakan dari hatinya, dan mengajak orang untuk merasakan emosinya dengan cara yang tenang,” ungkap &nbsp;Rahma.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>10 Lagu Yang Membentuk Kalimat Utuh</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Album <strong><em>432</em></strong> berisi 10 &nbsp;lagu yakni <em>Mantra Cinta Diri (Ho’oponopono),</em> <em>Saat Dalam Raga, Kala, Menanti Cinta, Kasih, Rayakan, Akhir Penantian, Sang Pencari Cahaya, Bahagia Kembali, Pulang ( I’m home).</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma menyarankan untuk mendengarkan lagu-lagu &nbsp;karyanya tersebut &nbsp;secara berurutan, “Untuk sepenuhnya mengalami aliran dan getaran musik, dan secara berurutan judul lagi itu membentuk kalimat utuh,”ujarnya menjelaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai single pertama, Rahma menyebut lagu <em>Mantra (Ho&#8217;oponopono)</em> sebagai sebuah <em>healing practice</em> yang biasa dilakukan penduduk tradisional Hawai untuk <em>forgiveness</em>, <em>gratitude</em> dan <em>instrospection</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mantra itu berisi 4 kalimat yaitu&nbsp; <em>I&#8217;m Sorry, Please forgive me, I thank you, I love you</em>, yang diucapkan secara berulang dan ditunjukan kepada diri sendiri,” ujar anak pertama dari dua bersaudara&nbsp; puteri pasangan Yuliarto Joko Putranto dan Nuk Milwaryani ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu <em>Mantra (Ho&#8217;oponopono)</em>&nbsp; dipilih menjadi&nbsp; lagu pembuka album <strong><em>432</em></strong>, “Karena untuk mengawali perjalanan kita dalam mencintai diri, kita mulai dengan menyapa diri dan menjalin koneksi kembali dengan diri, dengan memakai mantra ho&#8217;oponopono,” ujar Rahma&nbsp; yang mengaku sebetulnya seorang <em>loner</em>, seorang <em>introvert</em> yang membutuhkan banyak waktu untuk menyendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Matang Di Tangan Roedyanto Wasito</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pengerjaan album <strong><em>432</em></strong>, selain menyanyi, Rahma bertugas sebagai Penulis Vokal &amp; Lagu juga&nbsp; Komposer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma &nbsp;mengakui karyanya bisa menjadi lebih matang dan bisa dirilis&nbsp; di industry musik tanah air berkat tangan dingin Roedyanto Wasito, personal Emerald Band yang sangat populer di era 80-an-90-an sebagai ikon jazz fusion Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Roedy&nbsp; sendiri&nbsp; bertindak rangkap&nbsp; menjadi Produser bersama dirinya, membuat aransemen dan melakukan <em>mixing &nbsp;dan mastering.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma percaya Roedyanto orang yang tepat untuk&nbsp; menjadi arranger dan menangani beberapa bagian penting di album ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">”Karena&nbsp; Mas&nbsp; Roedy&nbsp; ternyata tertarik juga dengan <em>sound healing</em> dan <em>healing frequencies</em> yang kebetulan sejalan dengan keinginanku membuat lagu-lagu bertema <em>mental health</em>,” ungkap Rahma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma memuji kerja kreatif Roedy, “Mas Roedy punya pengalaman &nbsp;panjang di&nbsp; industry ini.&nbsp; Ia bisa menginterpretasikan laguku dengan begitu indah dan murni, membuat aku percaya ia adalah orang yang selama ini kucari untuk kupercayakan menangani laguku,” ujar&nbsp; Rahma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara di mata Roedy,&nbsp; Rahma Savitri adalah penyanyi muda yang unik, langka dan&nbsp; berbeda dari&nbsp; kebanyakan&nbsp; penyanyi&nbsp; muda yang ada sekarang ini.&nbsp; “Gaya nyanyi berbeda, lirik lagu yang ditulisnya &nbsp;memuat pesan yang dalam dan sangat kuat!”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buat Roedy setelah rilis album ini, ia akan sedikit kerepotan ketika harus menyiapkan Rahma Savitri bakal pentas secara <em>live</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena ada <em>sound orchstra</em>, &nbsp;pakai <em>brass section</em> juga terus beberapa teman yang biasa&nbsp; <em>live</em>, melihat musiknya rada ribet. Saya ingin sih pemain tetap untuk band Rahma ini cukup tiga orang aja!”ungkap Roedy</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album Musik&nbsp; 432 ini berjalan tanpa konsep, dasar lagu dari Rahma, baru kemudian aransement berkembang di tangan Roedy.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena tidak ada tekanan pesanan harus begini begitu,&nbsp; kerja saya&nbsp; jadi enteng, dan ini bisa selesai dikerjakan hanya sebulan,”kata&nbsp; Roedy lagi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Roedy&nbsp; ingin menamakan&nbsp; genre musik album ini kedalam Celtic&nbsp; Pop. “Tetapi tidak sama persis sihsebagai&nbsp; Celtic pop,&nbsp; karena ketika kita dengerin utuh, ada jazz nya juga!” ujar pria berkacamata yang berulang tahun pada 23 Februari itu,</p>



<h2 class="wp-block-heading">Musik Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Emosional </h2>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma Savitri memulai karier solo  dengan merilis single pertama  dirilis pada 6 Juni 2023. Single yang ia tulis sendiri berjudul &#8220;Kau Akan Baik Baik Saja&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahma Savitri juga seorang guru yoga bersertifikat yang peduli dengan kesehatan mental dan pengembangan diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan&nbsp; Rahma percaya, musik bukan sekedar bunyi, musik bisa meningkatkan kesehatan fisik dan emosional.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terlebih di tengah dunia yang penuh hiruk pikuk&nbsp; seperti sekarang&nbsp; di mana semakin sulit untuk orang mencari ketenangan, terutama ketenangan jiwa,” tutup Rahma Savitri. <strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_32aae7b9-3828-4dfc-9ea3-381867ef5770" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA-SAVITRI-DSP-03jpg.jpg" alt="rahma savitri dsp 03jpg" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">rahma savitri dsp 03jpg</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/ROEDYANTO-DSP-10-3-scaled.jpg" alt="roedyanto dsp 10 3" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">roedyanto dsp 10 3</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/ROEDYANTO-DSP-05.jpg" alt="roedyanto dsp 05" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">roedyanto dsp 05</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-scaled.jpg" alt="rahma roedyanto dsp 06" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">rahma roedyanto dsp 06</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_R0EDYANTO_DSP_05-scaled.jpg" alt="rahma r0edyanto dsp 05" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">rahma r0edyanto dsp 05</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18853</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/RAHMA_ROEDYANTO_DSP_06-300x300.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Odoy Turunkan Berat Badan Hingga 12 Kilo,  Dei Singel Ketiga</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/odoy-turunkan-berat-badan-hingga-12-kilo-dei-singel-ketiga/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/new-release/odoy-turunkan-berat-badan-hingga-12-kilo-dei-singel-ketiga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2022 02:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Odoy]]></category>
		<category><![CDATA[Paduan suara kampusm]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Roedyanto Wasito]]></category>
		<category><![CDATA[single ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Syarif Hidayatullah]]></category>
		<category><![CDATA[untuk sampaikan ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=12890</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-300x300.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="odoy merilis lagu ciptaan roedyanto wasito dengan lirik ld sinaringati." decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-1536x1536.jpg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-2048x2048.jpg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-96x96.jpg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Tahun 2022, merupakan tahun produkif bagi Odoy, penyanyi muda, yang mengawali karier menyanyi via Paduan suara kampusnya UIN Syarif Hidayatullah. Karena di penghujung&#160; tahun ini, Odoy kembali lagi merilis single&#160; ketiga,&#160; berjudul “Untuk Sampaikan Ini” di bawah&#160; label Musik Hana Midori. “Untuk Sampaikan Ini” merupakan sebuah lagu galau yang diciptakan musisi Roedyanto Wasito, dengan lirik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tahun 2022, merupakan tahun produkif bagi Odoy, penyanyi muda, yang mengawali karier menyanyi via Paduan suara kampusnya UIN Syarif Hidayatullah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena di penghujung&nbsp; tahun ini, Odoy kembali lagi merilis single&nbsp; ketiga,&nbsp; berjudul “Untuk Sampaikan Ini” di bawah&nbsp; label Musik Hana Midori.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk Sampaikan Ini” merupakan sebuah lagu galau yang diciptakan musisi Roedyanto Wasito, dengan lirik ditulis LD Sinaringati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Awal dengerin musik lagu tanpa lirik, saya&nbsp; langsung suka dan sangat tertarik,”kata Odoy. “Apalagi&nbsp; setelah diisi lirik lagu yang bikin baper, saya malah makin cinta,” ungkap Odoy sambil menyebut lagu ini sudah menayangan via toko musik digital dan Youtube.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Odoy, lirik lagu “Untuk Sampaikan Ini” merupakan suara hati seorang pria, yang hubungan cintanya&nbsp; diselesaikan sepihak oleh sang kekasih tanpa sebab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">”Perpisahan itu membuat si pria merasa sia-sia telah memperjuangkan hubungan mereka selama ini,” kata Odoy menceritakan tema lirik lagunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam proses&nbsp; penggarapan&nbsp; rekaman lagu, Odoy diam-diam memendam beban&nbsp; berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Soalnya, single ini langsung dibuat sekaligus diproduseri Mas Roedyanto Wasito, saya khawatir hasilnya tidak sesuai dan mengecewakan&nbsp; dia,” ungkap pria berkacamata&nbsp; yang&nbsp; sudah bisa memasak sejak usia 14 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Odoy ada proses yang cukup lama antara rekaman lagu dengan pembuatan musik video lagu ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada jeda sekitar empat bulan. Soalnya saya  dalam program menurunkan berat badan. Lumayan sekarang udah turun 12 kilo nih,  biar tampil lebih fresh,” ujar Odoy yang kini membuka bisnis Catering khusus Rice Bowl, khas makanan Indonesia dan Jepang yang telah tersedia pula di Gofood. <strong>XPOSEINDONESIA Foto: Dolumentasi</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_b7e7b97f-23c9-4279-9f69-419f9464fb77" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati..jpg" alt="odoy merilis lagu ciptaan roedyanto wasito dengan lirik ld sinaringati." style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">odoy merilis lagu ciptaan roedyanto wasito dengan lirik ld sinaringati.</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Single-Ketiga.jpeg" alt="odoy merilis single ketiga" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">odoy merilis single ketiga</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-produktif-di-2022.jpg" alt="odoy produktif di 2022" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">odoy produktif di 2022</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy.jpeg" alt="odoy" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">odoy</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/new-release/odoy-turunkan-berat-badan-hingga-12-kilo-dei-singel-ketiga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12890</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/Odoy-Merilis-Lagu-Ciptaan-Roedyanto-Wasito-dengan-lirik-LD-Sinaringati.-300x300.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Dengan Memohon AmpunanMu, Odoy Jadi Penyanyi Profesional</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/dengan-memohon-ampunanmu-odoy-jadi-penyanyi-profesional/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/new-release/dengan-memohon-ampunanmu-odoy-jadi-penyanyi-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2022 10:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Memohon AmpunanMu”_]]></category>
		<category><![CDATA[Odoy]]></category>
		<category><![CDATA[Roedyanto Wasito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=10698</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-300x200.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="khairul odoy amin atau biasa dipanggil odoy 1 1" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-300x200.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-1024x683.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-768x512.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-150x100.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-600x400.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-696x464.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-1068x712.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-630x420.jpeg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1.jpeg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Di tengah &#160;bulan penuh Ramadhan yang penuh berkah, &#160;penyanyi pendatang baru Khairul Odoy Amin atau biasa dipanggil Odoy, merilis single bertajuk “Memohon AmpunanMu” Menurut Odoy, lirik &#160;single “Memohon AmpunanMu” ditulisnya sendiri. “Terinspirasi dari kata mutiara yang berbunyi, dosaku sebanyak pasir di pantai, namun ampunan dari Allah &#160;SWT begitu luas,” ujar Odoy &#160;sambil menyebut single ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di tengah &nbsp;bulan penuh Ramadhan yang penuh berkah, &nbsp;penyanyi pendatang baru <strong>Khairul Odoy Amin </strong> atau biasa dipanggil <strong>Odoy</strong>, merilis single bertajuk “Memohon AmpunanMu”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Odoy, lirik &nbsp;single “Memohon AmpunanMu” ditulisnya sendiri. “Terinspirasi dari kata mutiara yang berbunyi, dosaku sebanyak pasir di pantai, namun ampunan dari Allah &nbsp;SWT begitu luas,” ujar Odoy &nbsp;sambil menyebut single ini bukan hanya sekadar lagu religi Islami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;“Lebih luas lagi, &nbsp;sesungguhnya &nbsp;ini adalah lagu pop&nbsp; yang bisa disimak kapanpun!” jelas Odoy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Odoy, lirik &nbsp;lagu yang ditulisnya menjadi lagu &nbsp;yang utuh, “Karena peran <strong>Roedyanto </strong>Wasito, bassist<strong> Emerald Band</strong>. Di sini ia &nbsp;sebagai pencipta lagu &nbsp;sekaligus arranger!”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Single &nbsp;yang diproduksi <strong>Musik Hana Midori</strong> ini, sudah bisa didengar di berbagai toko musik digital, musik videonya &nbsp;pun sudah diupload ke Youtube.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Matang di Belakang Panggung</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia musik dan tarik suara sesungguhnya bukan hal yang baru bagi Odoy.&nbsp; Sewaktu kuliah, ia pernah bergabung dalam Paduan Suara di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia &nbsp;juga mengambil kursus vocal secara khusus pada Tanti Hudoro</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak tahun 2015, Odoy menjadi manager sekaligus pelatih vocal kelompok musik Harmoni 8 di bawah bendera Musik Hanna Midori.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pekerjaan saya cukup banyak dalam mengurus rekaman maupun kegiatan pentas Harmoni 8.&nbsp; Mulai dari melatih vocal, mengatur blocking penyanyi sampai ngurus kostum!” ucap pria kelahiran Jakarta berdarah Jawa ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang menjalani pekerjaan itu, Odoy seolah melupakan hasratnya menyanyi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk rekaman dan menyanyi solo, memang baru sekarang &nbsp;ada kesempatan dan &nbsp;berani mengeluarkan rekaman,” ujar pria yang &nbsp;punya hobby memasak &nbsp;sejak kecil, bahkan pernah membuat konten memasak untuk diposting di Youtube.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="CnhKM18H108"><iframe loading="lazy" title="ODOY - &quot;Mengharap Ampunan-Mu&quot; (Official Lyric Video)" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/CnhKM18H108?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam soal memasak, menurut Odoy, &#8220;Mungkin karena aku senang mencoba bermacam makanan dari seluruh pelosok Indonesia bahkan juga dari luar negeri,” kata Odoy&nbsp; yang disela hobi memasak menjadi vendor Rice Bowl di berbagai restaurant.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selepas beredarnya single ini, label Musik Hana Midori berencana mengeluarkan Mini Album untuk Odoy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sudah ada beberapa lagu, salah satunya&nbsp; akan diduetkan dengan penyanyi perempuan. Tapi Namanya masih rahasia, ya!” <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dokumentasi Musik Hana Midori</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_ad47eefa-75e1-4651-b7a7-a3430630e2c8" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1.jpeg" alt="khairul odoy amin atau biasa dipanggil odoy 1 1" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">khairul odoy amin atau biasa dipanggil odoy 1 1</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Menulis-Lirik-untuk-single-yang-dinyanyikannnya-Memohon-AmpunanMu.jpeg" alt="menulis lirik untuk single yang dinyanyikannnya memohon ampunanmu" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">menulis lirik untuk single yang dinyanyikannnya memohon ampunanmu</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Odoy-di-tengah-syuting-video-musik.jpeg" alt="odoy di tengah syuting video musik" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">odoy di tengah syuting video musik</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/new-release/dengan-memohon-ampunanmu-odoy-jadi-penyanyi-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10698</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/04/Khairul-Odoy-Amin-atau-biasa-dipanggil-Odoy-1-1-300x200.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>VK Remaja Multibakat &#038; Tahan Banting</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/vk-remaja-multibakat-tahan-banting/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/vk-remaja-multibakat-tahan-banting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2015 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[RnB]]></category>
		<category><![CDATA[rock]]></category>
		<category><![CDATA[Roedyanto Wasito]]></category>
		<category><![CDATA[Victoria Veronica Tietiesari Kosasieputri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=6007</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-768x499.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-600x390.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6.jpg 770w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Ini remaja dan musisi berbakat langka.&#160;Victoria Veronica Tietiesari Kosasieputri&#160;nama lengkapnya. Anda boleh memanggil gadis berwajah oriental ini dengan&#160;Vickay (VK). Sejak kecil, puteri kedua dari pasangan&#160;Dr. Alexander Kecil Kosasie dan&#160;Ratih Soe&#160;(peragawati era 80-an) senang menyanyi. Di usia 7 tahun, Mamanya mengarahkan musikalitasnya dengan memasukannya kursus piano.&#160; Ia kemudian juga belajar vokal dan gitar sendiri. VK kemudian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ini remaja dan musisi berbakat langka.&nbsp;<strong>Victoria Veronica Tietiesari Kosasieputri</strong>&nbsp;nama lengkapnya. Anda boleh memanggil gadis berwajah oriental ini dengan<strong>&nbsp;Vickay (VK)</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak kecil, puteri kedua dari pasangan&nbsp;<strong>Dr. Alexander Kecil Kosasie dan</strong>&nbsp;<strong>Ratih Soe</strong>&nbsp;(peragawati era 80-an) senang menyanyi. Di usia 7 tahun, Mamanya mengarahkan musikalitasnya dengan memasukannya kursus piano.&nbsp; Ia kemudian juga belajar vokal dan gitar sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">VK kemudian menyadari musik adalah&nbsp; sesuatu yang sangat memikat&nbsp; dan terobsesi mengembangkan karir di dunia musik. “Karena&nbsp; musik membuat saya bahagia,&nbsp; mampu melepaskan stress di sekolah. Dan itulah yang saya inginkan ketika dewasa kelak&#8230;<em>&nbsp;just be happy</em>!” kata VK dalam bahasa Inggris pada<strong>&nbsp;xposeindonesia.com</strong>, di suatu sore sehabis sesi perkenalan album barunya&nbsp; pada Music Director&nbsp; dari Radio Jakarta dan&nbsp; Bogor di Foodism, Kemang Jakarta Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya&#8230;di&nbsp; usia ke 15 dan masih&nbsp; bersekolah di kelas 8 di&nbsp;<strong>Canggu International School Bali</strong>, VK sudah bisa merampungkan sebuah album bertajuk&nbsp;<strong>“You Dont Know Me</strong>. Album yang digarap di bawah komando produser&nbsp;<strong>Roedyanto Wasito</strong>&nbsp;(basis&nbsp;<strong>Emerald Band</strong>) ini berisi 9 lagu. Empat di antaranya merupakan karya VK sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam album ini, VK memperlihatkan kepintarannya menyanyi memainkan keyboard/piano, juga gitar. Bukan hanya itu ia juga mendisain cover album dan marchandaise untuk kepentingan promosi album ini. “Saya memang juga gemar melukis, sketch, misalnya,”&nbsp; katanya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album VK ini memuat banyak ragam genre, ada RnB, rock dan lain-lain. “Saya ingin<em>&nbsp;find something that to suits me</em>,” kata VK&nbsp; lagi “Album ini sengaja digarap dalam banyak genre, agar saya tahu mana lagu yang kuat dan yang lemah. Jika dapat kesempatan membuat album kedua, saya tahu apa yang mesti dilakukan!”&nbsp; ungkap VK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Roedianto sang produser&nbsp; mengakui&nbsp; VK kuat ketika melagukan RnB. “Lagu yang paling cocok “<em>What Going On”</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>“Beggin</em>”!” pujinya. Dan bukan kebetulan, dua lagu itu&nbsp; karya VK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal kreativitas menulis lagu, VK yang lahir 7 Februari itu mengaku tidak&nbsp; terbentur pada tempat dan waktu. Meski tinggal di Bali yang merupakan Island of Art, ia tidak merasa terjebakharus menulis karya hanya di Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, inspirasi bisa datang di sembarang tempat dan waktu. Bisa di kamar mandi, di pesawat bahkan juga di sekolah ketika menjalani tes Matematika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">VK kemudian memberi contoh ketika ia mendapat insiprasi lagu “Bahagia Lagi”. “Saya lagi di pesawat. Saya tidak bisa nyanyi, tapi main cord saja, tapi inspirasinya jalan.”&nbsp; Begitu juga ketika menemukan tone lagu “What’s Going On” .</p>



<p class="wp-block-paragraph">VK menyebut;&nbsp;&nbsp;<em>“there is a funny thing</em>&nbsp;saat proses penemuannya!” Saat itu saya sedang main gitar di kamar,&nbsp;<em>and suddenly my Dad come</em>. Dia tanya; ”De mau makan apa? Saya bingung, karena sedang main gitar,&nbsp; dan&nbsp; saya jawab “I dont know to want to eat”,” ujarnya sambil melagukan kalimat itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian sang Ayah bilang;&nbsp; “Wah,&nbsp; coba bikin lagu seperti itu. Dan saya setujui usul itu. Dari situlah terbentuk tone&nbsp;<em>“What’s Going On”</em>&nbsp; dengan lirik asli&nbsp; dibentuk dengan bait ;<em>&nbsp; I dont know what to want to eat but I am so very hunggry</em>,” VK menerangkan sambil menyanyikan lirik asli lagu itu. “Tapi untuk kepentingan album, liriknya diubah seperti sekarang!”</p>



<p class="wp-block-paragraph">VK menyebut inspirasinya tidak pernah hilang, meskipun ia sedang&nbsp;<em>boring</em>. Ia menyebut ada sebuah keanehan dalam proses kreatifnya. “Kalau secara sengaja mencari-cari inspirasi, malah tidak pernah dapat. Tapi it just come. It really weird!”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah acara memperdengarkan karyanya pada&nbsp;<em>Music Director</em>&nbsp; Radio Jakarta dan Bogor, VK secara terbuka dikritik habis-habisan. Karya lagunya dinilai kurang matang, musiknya terlalu&nbsp;<em>old school</em>,&nbsp; padahal usianya masih muda. Dan suaranya dinilai wajib harus&nbsp; banyak dilatih lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendapati kritik tajam itu VK mengaku tak terganggu, malah bersyukur.&nbsp;<em>&nbsp;“I absolutely respect their opinion so much.</em>&nbsp;Because mereka sudah berpengalaman dalam mendengar musik dan menyebarkan musik untuk penengar radio mereka. Jadi mereka&nbsp; orang penting. Saya respek dengan apa yang mereka katakan.&nbsp;<em>And plan to build on it, I want to learn from those critics, like a construction critics, so I just thank for their critics.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi VK lebih bagus dikritik dibanding menerima kata kata manis, namun kemudian perjalanan karirnya malah salah. “Itu&nbsp; jelas tidak baik untuk perkembangan saya.&nbsp; Kalau mengutip&nbsp; kata-kata&nbsp;<strong>Kanya West</strong>&nbsp;‘<em>what can kills you&nbsp; make you stronger!”</em>&nbsp;ujarnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini bukan sekadar kalimat gagah dan basa-basi. Karena usai dikritik, justru VK tampil live dengan gitarnya dan terdengar sangat cemerlang&nbsp; membawakan&nbsp;<em>“What Going On”</em>&nbsp;dan “Bahagia Lagi”. Ia tahan banting dan seolah sama sekali tak terganggu dengan “hantaman” kritik&nbsp; yang didengarnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Suaranya Bluesy. Talenta baru yang “bahaya” banget!” puji&nbsp; pengamat musik&nbsp;<strong>Gideon Momongan</strong>, yang menjadi pembawa acara hari itu.&nbsp;<strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto Dudut Suhendra Putra, Muhamad Ihsan</strong></p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-more-pictures"><strong>More Pictures</strong></h3>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_d2019da0-01de-4578-8e65-ddcd36ea29a1" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting1.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting2.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting3.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting4.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting5.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-13-at-07.42.51-1-1.jpeg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/vk-remaja-multibakat-tahan-banting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6007</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/VK-Remaja-Multibakat-Tahan-Banting6-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
	</channel>
</rss>
