<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Rapsodia Nusantara &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/rapsodia-nusantara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Dec 2023 00:05:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Rapsodia Nusantara &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Berry Fun Dari Manado Bawa Rapsodi Reggae Bertajuk Brother</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/berry-fun-dari-manado-bawa-rapsodi-reggae-bertajuk-brother/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Dec 2023 00:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[Berry Fun]]></category>
		<category><![CDATA[Brother]]></category>
		<category><![CDATA[Rapsodia Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Reggae]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=17462</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="214" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-300x214.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="berry fun" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-300x214.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-150x107.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-600x429.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-696x497.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-588x420.jpg 588w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-100x70.jpg 100w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Musisi reggae bernama Berry Fun paham betul sukacita yang tercipta dari sebuah persahabatan. Di usianya yang kini menginjak angka 46 tahun, Berry Fun yang&#160; berprofesi sebagai penyanyi dan penulis lagu yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara tersebut telah menyaksikan bagaimana persahabatan sejati mampu bermuara pada tidak hanya mimpi yang lebih besar, tetapi juga kreativitas yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musisi <em>reggae</em> bernama Berry Fun paham betul sukacita yang tercipta dari sebuah persahabatan.</p>



<p>Di usianya yang kini menginjak angka 46 tahun, Berry Fun yang&nbsp; berprofesi sebagai penyanyi dan penulis lagu yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara tersebut telah menyaksikan bagaimana persahabatan sejati mampu bermuara pada tidak hanya mimpi yang lebih besar, tetapi juga kreativitas yang melampaui daya imajinasi terliar.</p>



<p>Alhasil, ia pun memutuskan untuk merangkum nikmat persahabatan dalam karya solo perdananya yang bertajuk &#8220;Brother&#8221;, yang sudah bisa didengarkan di <em>digital streaming platform</em> saat ini juga.</p>



<p>&#8220;Brother&#8221; bukanlah lagu <em>reggae</em> yang sifatnya tipikal. Karya musik <em>uptempo</em> berdurasi 4 menit dan 6 detik ini ditulis tunggal oleh Berry Fun dan diilhami dari persahabatan yang terjalin antara <strong>dirinya </strong>dan Agung Ngurah: salah satu penggerak Bali Reggae Star Festival 2019.</p>



<p>Dari segi produksi, Berry Fun mengemas lagu &#8220;Brother&#8221; dengan sentuhan yang futuristik, menghasilkan karya produksi <em>reggae fusion</em> yang turut menginkorporasikan elemen <em>hip hop</em> dan R&amp;B. Dendang bariton Berry Fun mengundang rasa syukur dan ceria seraya sang musisi berkumandang: <em>&#8220;Rangkul pundakku, kawan / Jalan lurus ke depan / Sebarkan pesan damai / Biarlah tetap seperti ini kita jalani / You&#8217;re my brother from another mother / More than just a fighter&#8221;</em></p>



<p>Berry Fun mengurai seluk-beluk lagu &#8220;Brother&#8221;, &#8220;Lagu ini mencerminkan bahwa saya dan sang sahabat adalah lebih dari sekedar pemenang. Kita telah berjuang bersama-sama dan kemudian, kita sama-sama menggelorakan mimpi yang sama pula. Sebagai manusia, kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hanya semata berdiri dengan kedua kaki kita. Kehadiran sesama manusia di dalam hidup kita menciptakan energi yang positif, terutama mereka yang mendorong kita untuk bertumbuh dan menanam bibit kebaikan.&#8221;</p>



<p>Dedikasi Berry Fun terhadap genre musik <em>reggae</em> melampaui rasa suka belaka. Dia pun mengemukakan bahwa terdapat suatu keindahan filosofis mengenai genre musik tersebut yang belum tentu dimiliki oleh semesta-semesta musik lainnya.</p>



<p>&#8220;Apa yang magis mengenai musik <em>reggae</em>, setidaknya menurut saya pribadi, adalah bagaimana musik tersebut mampu bercerita tentang hubungan spiritual antara sesama manusia, antara umat manusia dan Yang Mahakuasa, dan antara umat manusia dan alam sekitarnya,&#8221; terang Berry Fun.</p>



<p>&#8220;Ternyata musik <em>reggae</em> sangatlah &#8216;dalam&#8217;, dan dari situ saya semakin menggiati &#8212; dan semakin jatuh cinta kepada &#8212; musik <em>reggae</em>.&#8221;</p>



<p>Mengingat musik <em>reggae</em> termasuk salah satu genre musik yang paling &#8216;berumur&#8217;, Berry Fun sengaja menghembuskan sedikit elemen <em>hip hop</em> dan R&amp;B ke dalam produksi musik lagu &#8220;Brother&#8221; &#8212; dengan harapan &#8220;Brother&#8221; bisa memikat hati para audiens musik generasi modern.</p>



<p>Berry Fun pun mengakui bahwa cinta pertamanya di dunia musik adalah karya-karya yang berasal dari skena musik <em>hip hop</em> dan R&amp;B.</p>



<p>&#8220;Saya pun meracik produksi <em>reggae fusion</em> seperti ini dengan tujuan untuk memperkenalkan cita rasa musik <em>reggae</em> yang sepenuhnya khas seorang Berry Fun,&#8221;lanjut sang musisi. &#8220;Terlepas demikian, karakter saya dalam bermusik tidaklah sebatas aransemen dan produksi musik.&#8221;</p>



<p>Berry Fun semakin memperkenalkan estetika musiknya yang khas tersebut lewat mini album perdananya yang bertajuk <em>H.O.M.E</em>, yang dirilis bersamaan dengan lagu &#8220;Brother&#8221;. Sebagai contoh, lagu pembuka mini album yang bertajuk &#8220;Having Fun&#8221; bercerita tentang keteduhan hati Berry Fun ketika berhadapan dengan kritik dan sindir dunia: &#8220;Ku takut kau tak bahagia lihat aku tertawa / <em>Sorry bro, I just wanna having fun</em> / Aku dan kehidupanku, beginilah adanya / Maunya yang selow selow aja&#8221;</p>



<p>&#8220;Di zaman modern ini, banyak sekali manusia di luar sana yang rela mengeluarkan banyak energi dan tenaga untuk menciptakan kebencian. Padahal, orang yang mereka benci tersebut sedang sibuk menikmati kehidupan mereka. Mungkin perspektif hidup saya ini turut dipengaruhi oleh masa kecil saya dan kehidupan saya di Manado. Di keluarga saya, saya terkenal sebagai anak yang paling santai menghadapi segala sesuatu. Selain itu, keluarga selalu memberikan saya kebebasan untuk berekspresi. Nah, begitu saya pindah ke Manado, saya belajar bahwa ternyata orang Manado itu lebih <em>chill</em> lagi daripada saya. Dan mereka suka makan-makan besar!&#8221;</p>



<p>Tentunya, narasi dan pesan kehidupan yang disampaikan oleh lagu &#8220;Brother&#8221; dan &#8220;Having Fun&#8221; seyogyanya memberikan cuplikan bagi para audiens musik Indonesia mengenai identitas Berry Fun sebagai tidak hanya seorang musisi, tetapi juga sebagai seorang <em>storyteller</em>. Terlepas dari citra musik <em>reggae</em> yang kerap kali terkesan santai, Berry Fun menyelipkan pesan bahwa musik <em>reggae</em> suguhannya adalah lebih dari sekedar rayuan daun kelapa.</p>



<p>&#8220;Pada akhirnya, lagu-lagu saya terinspirasi dari pengalaman pribadi saya,&#8221; lanjut Berry Fun. &#8220;Saya menarik ilham dari apa yang saya alami, apa yang saya saksikan, dan apa yang saya pelajari dari aktivisme sosial saya.&#8221;</p>



<p>Selain bermusik, Berry Fun senantiasa meluangkan waktu dan tenaga untuk aktivisme sosial. Bersama Agung Ngurah, Berry Fun kerap kali mengambil bagian dalam kegiatan Yayasan Temanmu Peduli Bangsa. Yayasan tersebut berfokus pada tiga hal esensial: Ketahanan pangan dan kepedulian sosial; Pengembangan sumber daya manusia; dan Kesadaran spiritual dan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Kami menyediakan pengobatan gratis dan memberikan bantuan makanan bagi warga sekitar yang mengalami kesulitan sepanjang pandemik COVID-19 yang lalu,&#8221; imbuh Berry Fun.</p>



<p>&#8220;Saya pun belajar bahwa kita tidak perlu menunda diri untuk menciptakan kebaikan &#8212; entah itu dalam bentuk karya musik atau dalam bentuk aksi kemanusiaan. Setelah saya menjalani semuanya, ternyata terdapat sebuah simbiosis yang indah antara dunia musik dan dunia sosial.&#8221;</p>



<p>Lagu &#8220;Brother&#8221; dan mini album <em>H.O.M.E</em> oleh Berry Fun dirilis di bawah bendera label musik God Island Music Factory dan bisa didengarkan di semua <em>digital streaming platforms</em> (DSPs) saat ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17462</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Berry-Fun-300x214.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="214" />	</item>
		<item>
		<title>Dengan Rapsodia Nusantara, Dwiki Dharmawan Menggelar Panggung Spektakuler di Klenteng Sam Poo Kong</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/dengan-rapsodia-nusantara-dwiki-dharmawan-menggelar-panggung-spektakuler-di-klenteng-sam-poo-kong/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/dengan-rapsodia-nusantara-dwiki-dharmawan-menggelar-panggung-spektakuler-di-klenteng-sam-poo-kong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 17:35:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Dwiki Dharmawan]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Rapsodia Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=11510</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="dwiki dharmawan dan gabriel harvianto, salah satu tenor ternama indonesia" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Tanggal 13 Agustus 2022, kawasan Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang, Jawa Tengah dipastikan &#160;bakal meriah. Di sana akan berdiri sebuah panggung musik seluas 50 meter, dan muncul &#160;92 musisi pop dan musisi tradisi, yang dikomando langsung oleh Dwiki Dharmawan dalam pentas bertajuk Rapsodia Nusantara. Hari itu, Dwiki Dharmawan &#160;dengan &#160;kelompok musik World Peace Orchestra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tanggal 13 Agustus 2022, kawasan Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang, Jawa Tengah dipastikan &nbsp;bakal meriah.</p>



<p>Di sana akan berdiri sebuah panggung musik seluas 50 meter, dan muncul &nbsp;92 musisi pop dan musisi tradisi, yang dikomando langsung oleh Dwiki Dharmawan dalam pentas bertajuk Rapsodia Nusantara.</p>



<p>Hari itu, Dwiki Dharmawan &nbsp;dengan &nbsp;kelompok musik World Peace Orchestra &nbsp;(WPO) &nbsp;yang dikomandonya akan menggelar konser orkestra yang dimainkan 45 musisi dari Yogjakarta.</p>



<p>Bukan hanya musik orkestrasi,&nbsp; Dwiki&nbsp; juga merancang pentas ini berisi kolaborasi &nbsp;dengan 30 penabuh gamelan Soepra dan 10 pemain Kolintang Gratia dari Semarang.</p>



<p>Para musisi tersebut &nbsp;akan mengiringi &nbsp;Andi/rif, Dira Sugandi, Gabriel Harvianto,&nbsp; Sruti Respati, NDX AKA Filda.C.Wibowo dan Nano Tirto.</p>



<p>“Pentas ini digagas &nbsp;langsung oleh Pak Gubernur &nbsp;Ganjar Pranowo bekerja sama dengan &nbsp;Direktur Utama Bank&nbsp; Jateng, Pak Nano Tirto. Bahkan nama Rapsodia Nusantara pun usulan Pak Ganjar,” ungkap Dwiki Dharmawan dalam <em>press conference</em> di Jakarta 5/8</p>



<p>Dwiki menyebut dirinya terlibat di sini atas usulan Pak Nano Tirto, &nbsp;banker yang &nbsp;juga musisi jazz.</p>



<p>“Saya dinilai cocok membawakan musik kolaborasi barat dan tradisi untuk mengisi panggung &nbsp;yang dirancang&nbsp; untuk merayakan hari kemerdekaan RI &nbsp;ke 77 sekaligus ulang tahun Jawa Tengah ke 72,” &nbsp;lanjut Dwiki lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lagu &nbsp;Daerah, Nasional &nbsp;&amp; Barat</h2>



<p>Dwiki menyebut, diperkirakan akan ada 5000 penonton yang datang ke Klenteng Agung Sam Poo Kong. Mereka akan dihibur sepanjang dua jam dengan sekitar 20 &nbsp;lagu.</p>



<p>&nbsp;“80 persen &nbsp;dari materi lagu itu &nbsp;saya yang mengorkestrasi. Ada dua orkestrator yang saya sertakan dari Yogyakarta, yakni Joko Lemas dan Puput Pramuditya!”</p>



<p>Pementasan ini didedikasikan untuk merayakan dan mengangkat keberagaman dan keindahan.</p>



<p>“Dengan mengangkat keberagaman lagu-lagu nusantara, lagu nasional, lagu popular dan karya musik baru dengan balutan musik orkestra audiens dapat menikmati nada dan ritmis yang berbeda- beda tapi bersatu dalam harmonisasi yang indah,” ujarnya</p>



<p>Ada sejumlah lagu Nusantara yang dibawakan dalam bentuk Medley. Seperti Tak Tontong (Minangkabau), Jali-Jali (Betawi), Janeger (Bali), Bolelebo (NTT), Sajojo (Maluku), Apuse (Papua).</p>



<p>Ada pula lagu barat yang akan dibawakan Dira Sugandi bersama Gabriel &nbsp;Harvianto. Misalnya &#8220;Your Rise Me Up&#8221; &nbsp;yang diciptakan Secret Garden, dipopulerkan &nbsp;ulang oleh Josh Groban &nbsp;dan Westlife.</p>



<p>Menurut Dwiki, ada pula lagu kejutan&nbsp; yang idenya datang dari Pak Ganjar, yakni &nbsp;&nbsp;penyanyi Sruti Respati akan menyanyikan lagu &nbsp;hit dari Didi Kempot (alm).</p>



<p>“Ini semacam Tribute to Didi Kempot. Sruti&nbsp; juga akan menyanyikan Gambang Semarang, dan lagu Melati Suci karya Guruh!” ungkap Dwiki</p>



<p>Penyanyi tenor, Gabriel Harvianto mengaku terkejut mendengar ide Dwiki Dharmawan yang akan memanggungkan&nbsp; dia dan musisi lain di atas panggung sepanjang 50 meter.</p>



<p>“Jujur&nbsp; saya baru dengar ini. &nbsp;Dan jujur &nbsp;ini &nbsp;pertama kali dalam sejarah saya menyanyi. Mas Dwiki sudah saya kenal sejak lama. Ia memang musisi hebat yang dimiliki Indonesia. Idenya dalam mempertemukan musik kolaborasi &nbsp;Barat dan Timur dalam satu panggung, menurut saya sangat memukau!”</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemerataan Lapangan Kerja</h2>



<p>Dwiki menyebut kesempatan membuat pagelaran di Jawa Tengah ini, dimanfaatkannnya untuk pemerataan kesempatan kerja bagi seniman daerah</p>



<p>“Saya hanya membawa tujuh orang seniman dari Jakarta. Selebihnya &nbsp;semuanya seniman daerah!”</p>



<p>Dwiki &nbsp;menyebut pagelaran orkestrasi yang mengkolaborasikannya&nbsp; dengan Gamelan Soepra sekaligus Kolintang, memang baru pertama kali terjadi dalam sejarah kariernya. &nbsp;</p>



<p>Dwiki tidak mengelak untuk mengakui mungkin &nbsp;ini juga pertama kali &nbsp;terjadi di Indonesia. Apalagi &nbsp;dengan melibatkan seniman di atas pentas dalam jumlah yang sangat besar.</p>



<p>Bisa masuk museum rekor nih? “Hahahaha..Pak Jaya Suprana memang kabarnya berencana nonton. &nbsp;Bagian saya kerja dan main musik saja deh, tidak mikir rekor-rekoran!” kata Dwiki &nbsp;merendah <strong>XPOSEINDONESIA -NS Foto: Muhamad Ihsan &#8211; Dudut</strong> <strong>Suhendra Putra</strong></p>



<div class="wp-block-advgb-images-slider advgb-images-slider-block advg-images-slider-d075bcd0-721c-4af6-87b4-9a0cd868b1ec"><div class="advgb-images-slider" dir="ltr"><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia.jpg" class="advgb-image-slider-img" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-Membuat-Sejarah-Baru-di-Panggung-Sam-Poo-Kong.jpg" class="advgb-image-slider-img" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-Membuat-SEjarah.jpg" class="advgb-image-slider-img" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div></div></div>



<div class="wp-block-advgb-images-slider advgb-images-slider-block advg-images-slider-e093fb6c-a14a-4734-a157-f8f2deff6319"><div class="advgb-images-slider" dir="ltr"></div></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/dengan-rapsodia-nusantara-dwiki-dharmawan-menggelar-panggung-spektakuler-di-klenteng-sam-poo-kong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11510</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Dwiki-Dharmawan-dan-Gabriel-Harvianto-salah-satu-tenor-ternama-Indonesia-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
	</channel>
</rss>
